• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

DLH Kerahkan Puluhan Alat Berat untuk Angkut Sampah di Pasar Banjaran

bydejurnalcom
Jumat, 25 Februari 2022
Reading Time: 3 mins read
DLH Kerahkan Puluhan Alat Berat untuk Angkut Sampah di Pasar Banjaran
ShareTweetSend

Dejurnal,com, Bandung – Sampah harian yang dibuang ke lahan kosong di sekitar Pasar Banjaran Kabupaten Bandung mencapai 30 meter kubik.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, jumlah itu diluar sampah pasar. ” Makanya, ketika kita melakukan opsih dan sudah berjalan tiga hari, sudah diangkut hampir 650 meter kubik atau ton. Diharapkan, hari ini bisa tuntas semuanya sampah diangkut ke TPA Sarimukti,” kata Asep Kusumah di Soreang, Jumat (25/2/2022).

Menurut Asep, untuk mengangkut sampah di Pasar Banjaran itu, pihaknya pada Kamis kemarin mengerahkan 50 dump truck, 5 unit tronton. Untuk melayani tronton, pihaknya menurunkan alat berat wheel loader, dan diturunkan juga wheel loader yang kecil, yang masih bisa mengangkut material sampah untuk dimuat ke dump truck.

BacaJuga :

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal

Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027

Selain sampah yang lama, Asep berharap setelah ada sidak bupati sampah baru juga diupayakan tuntas hari ini. ” Kita juga koordinasi dengan Kadis Perdagangan dan Perindustrian untuk menentukan titik buang, titik pembatas antara sampah baru dan sampah lama, untuk penempatan sampah yang paling tepat di mana. Ini tantangan kita untuk melakukan edukasi kepada masyarakat,” terangnya.

Tetapi di titik baru, kata Asep Kusumah, setelah dilakukan pengangkutan sampah lama, kemudian datang lagi sampah baru. Pihaknya pun minta arahan dari Bupati Bandung, bahwa tempat sampah awal atau yang lama dipasang pagar pembatas.

“Supaya ada edukasi untuk masyarakat, bahwa Pemkab Bandung sudah melakukan upaya serius. Termasuk Pak Bupati juga serius dan sudah memerintahkan kami untuk opsih. Tapi di sebelahnya, ada datang sampah baru,” ujarnya.

Untuk penanganan sampah kedepan, imbuh dia, Bupati Bandung melalui Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian sudah memerintahkan untuk pengadaan kontainer. Kontainer itu difungsikan untuk menampung sampah pasar. “Nanti kita siapkan landasan kontainernya, supaya sistem penangannya lebih mapan,” katanya.

Asep Kusumah mengungkapkan di Pasar Banjaran saat ini ada kondisi yang spesifik, karena di pasar itu ada lahan yang cukup besar yang diinformasikan untuk revitalisasi pasar tersebut.

“Tentu kita lihat setelah ada space kosong, kemudian berdekatan dengan TPS (Tempat Pemhuangan Sampah) sehingga memancing sampah-sampah yang berasal dari luar kawasan pasar tersebut. Nah itulah fakta yang terjadi di Pasar Banjaran,” kata Asep Kusumah.

Hampir 15 RW, imbuh Asep Kusumah, yang berasal dari desa sekitar di Kecamatan Banjaran, membuang sampah ke TPS Pasar Banjaran. “Ini sebenarnya sudah rutin, Pasar Banjaran dibantu dalam penanganan sampah sesuai dengan arahan dari Pak Bupati Bandung dalam upaya peningkatan pelayanan publik. Apapun kondisinya, setelah sampah menumpuk kita bersihkan,” tuturnya.

Menurutnya, penumpukan sampah di TPS tersebut kembali terulang, sampai terakhir Bupati Bandung turun langsung ke lapangan untuk melakukan langkah-langkah penanganan darurat atau opsih secara langsung di lapangan.

“Diharapkan nantinya menjadi titik edukasi awal bagaimana nanti di Pasar Banjaran ada sistem pengamanan di kawasan. Bagaimana caranya, Pak Kadis Perdagangan dan Perinduatrian sudah diperintahkan Pak Bupati, bagaimana mengamankan area. Sehingga tidak dijadikan titik buang sampah dari orang-orang atau oknum, atau sebagian masyarakat yang seharusnya tidak buang sampah ke TPS itu,” tuturnya.

Ia juga sudah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Banjaran, supaya pemerintahan desa mengambil langkah dalam penanganan sampah masyarakat.

“Dulu, kita sempat rapat dengan Pak Camat Banjaran dan empat kepala desa, bagaimana para kepala desa untuk menyiapkan titik kumpul sampah. Karena ada kewajiban pemerintah desa untuk menyiapkan TPS 3-R (Reuse, Reduce, Recycle). Nanti, akan menjadi titik layanan kami, dan kemudian ditentukan jadwal pengangkutannya,” tuturnya.

Menurutnya, dalam penanganan sampah itu membutuhan keterlibatan, kepedulian, dan pemikiran dari para pihak yang terlibat, tidak hanya satu institusi.

Ia pun sudah menindaklanjuti kebijakan Bupati Bandung, bahwa kawasan-kawasan potensial atau tertentu harus memiliki sistem pengolahan sampah mandiri.

Di dokumen lingkungan sudah kita siapkan. Misalnya, kawasan komersial di pasar, perumahan, wisata. Kita sedang merintis sistem pengolahan sampah mandiri. Jadi nantinya, tidak menjadi beban karena kita sudah punya siklus.

Kita sudah lakukan, bagaimana dalam pengolahan sampah itu bisa memberikan sirkular ekonomi. Misalnya, sampah organik bisa digunakan atau dikonversikan untuk budidaya maggot. Anorganik untuk pengolahan daur ulang, dan residunya masuk ke teknologi lain yang saat ini sedang dipersiapkan. Residu bisa dimanfaatkan untuk bahan bakar,” tutupnya. ***di

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kapolri Instruksikan Jajaran Gerak Cepat Bantu Warga Korban Gempa Pasaman Sumbar

Next Post

Peresmian Bedah Rutilahu Dan Pemantauan Langsung Secara Virtual Oleh Kapolda Jabar

Related Posts

HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah
deNews

HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026
Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI
deNews

Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agustus 2026
Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy
deNews

Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy

Jumat, 21 Agustus 2026
Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga
deNews

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Jumat, 21 Agustus 2026
Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal
deNews

Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal

Jumat, 21 Agustus 2026
Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027
deNews

Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027

Jumat, 21 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Mengaku Ada “Rekomendasi” Pejabat Provinsi, SMK Ini Sudah Berjalan Tanpa Ijin Operasional?

Kamis, 10 Juni 2021

Anggota DPRD Purwakarta Yang Gunakan Sabu Dibawa Ke BNN Karawang

Rabu, 3 Agustus 2022

Kadis LHK Garut : Pelaku Kejahatan Lingkungan Laporkan Saja

Jumat, 3 Juli 2020

BAZNAS Kabupaten Bandung Gelar Pembinaan Ratusan Ustaz dan Ustazah, Begini Pesan Bupati dan Kepala Kemenag

Sabtu, 1 November 2025

Brigade Rakyat Sampaikan Ketidakpuasan Enam Poin Kinerja Pelayanan Publik Pemkab Garut

Jumat, 17 Januari 2020
Kepala Badan Kesbangpol Garut, Drs. Wahyudijaya, M.Si.

Kesbangpol : Belum Ada Tercatat NGO di Garut yang Khusus Sikapi Pekerja Migran Indonesia

Sabtu, 27 Maret 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste