Dejurnal.com, Subang – Biaya Pendaftaran RSUD Ciereng Subang mengalami kenaikan hingga 500 persen. Kenaikan ini adalah kali pertamanya dalam 10 tahun terakhir ini.
Direktur Utama RSUD Ciereng Subang dr Ahmad Nasuhi saat di temui dejurnal.com mengatakan, dalam 10 tahun terakhir ini, RSUD Ciereng baru kali ini melakukan kenaikan tarif pendaftaran.
Jika sebelumnya pasien dikenakan Rp15 ribu, sejak 1 Maret ini dilakukan penyesuain di angka Rp90 ribu atau sekitar 500 persen
“Pada tahun 2008 pendaptaran di kenakan tarip Rp15 Ribu dan di tahun 2022 ini menjadi Rp90 ribu untuk biaya pendaftaran. Kesannya sangat tinggi, tapi kalo dilihat daerah tetangga, kita sangat tertinggal,” kata dr Ahmad Nasuhi
Kenaikan tarif ini akan diberlakukan secara bertahap. Pada Maret ini, meskipun dinyatakan sudah diberlakukan tarif baru, namun belum sepenuhnya dilakukan atau tahap sosialisasi kepada warga masyarakat Subang.
Tanggal 1-30 Maret ini kita akan sosialisasi, selama sosialisasi masih berlaku Rp15 Ribu. Di bulan berikutnya, atau April, kita akan lakukan kenaikan secara bertahap, sampai pada endingnya 90 ribu, sampai habis hari raya idul fitri.”Ungkap dr. Ahmad Nasuhi
Kenaikan tarif pendaftaran ini berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 40 tahun 2022. Beberapa dasar dari kenaikan tarif tersebut diantaranya penyesuaian harga alat kesehatan, kondisi infrastruktur RS dan lainnya.
“Kami memaklumi dan mengerti banyak keluarga pasien yang mengeluh dengan pelayanan. Dan kenaikan ini demi kebaikan dalam memberikan layanan terbaik,” Ujarnya
Di saat yang sama, dr Ahmad juga memastikan terkait ketersediaan obat sehingga pasien tidak lagi membeli obat di luar. Masalah layanan dari tenaga kesehatan, kata dr Ahmad, pihaknya akan menjadi catatan untuk ditingkatkan.
Tanpa ada kenaikan, 5 M (senyum, sapa, salam, sopan dan santun) semestinya harus jadi bagian dari layanan, tentu saja ini jadi masukan untuk kami,” Pungkasnya.***Asep