Dejurnal.com, Bandung – Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat (Fornas) ke-VI 2023 setelah pada Fornas ke VI tahun 2021 di Palembang Sumatera Selatan meraih juara umum.
Fornas ke VII 2023 rencananya dilangsungkan tanggal 2 – 9 Juli 2023, diikuti oleh 34 kabupaten / kota se Indonesia.
Kabid Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud ) Kabupaten Bandung Vena Andriawan mengatakan, untuk menangkap puang ekonomi dalam perhelatan ini, ada 7 kecamatan yang akan dilibatkan menjadil lokus.
“Di antarananya Kecamatan Margahayu, venuenya di Lanud Sulaiman. Kemudian di Kecamatan Soreang, areanya ada di Pemda, Gesung Budaya Soreang, dan Hotel Grand Sunshin, di kawasan Stadion Si Jalak Harupat pulis destinasi wisata di Rancabali, ” kata Vena saat sosoalisaai pendataan akomodasi dan UMKM di Kecamatan Margahayu, Senin (13/3/20239.
Menurut Vena, pihaknya mendata dulu akomodasi dan UMKM. “Tentunya nanti akan menyesuaikan. ” Dilihat nanti bagaimana di masing-masing venue itu , berapa banyak orang yang terlibat , tentunya itu akan sebanding lurus sengan prosdu UMKM yang diperlukan, mulai dari makanan, oleh -oleh sampai pakaian,” terangnya.
Jadi, lanjut Vena yang pihaknya lakuka dari 31 Maret 2023 ini mendata dulu kaitan dengan kesiapam akomodasi di masing- masing. “Kalau jumlah pelaku UMKN tergantung di wilayah. Kita data dulu, setelah itu kita petakan,” terangnya.
Camat Nargahayu Asep Suryadi, melalui Sekcam Agus Setia Rohmana, mengatakan pohaknya sebelumnya sudah mendata home stay yang akan dipakai atau disewakan, untuk menangkap peluang meningkatkan ekonomo.
Menurut Agus, banyak pelaku UMKM di Margahayu, ada Kampung Boneka di Desa Sayati, Kampug Rangsel di Desa Margahayu Tengah, dan kuliner di desa lainnya.
“Ada sekitar 50 pelaku UMKM di Kecamatan Marghayu, tapi yang lebih utama Kampung Boneka. Tapi UMKM yang laiin,Kampung Rangsel dan kuliner tiap desa itu harus disiapkan,” pungkasnya. *** Sopandi