Dejurnal.com, Kota Bandung – Ribuan suporter dari berbagai daerah memadati Stadion GBLA Kota Bandung guna menyaksikan petandingan sepak bola liga satu PERSIB VS PERSIKABO, Sabtu (15/04/2023).
Penonton dan suporter yang bisa masuk adalah yang sudah memiliki tiket yang dibeli secara online dan sudah ditukar dengan barkot gelang. Namun diantara suporter yang hendak menonton dan sudah memiliki tiket harus kecewa, pasalnya tiket yang dibeli barcodenya tidak bisa di scan.
Salah satu suporter asal Bogor, Siti Nurlaela (25) bersama puluhan temannya harus gigit jari tak bisa masuk stadion. Tiket yang dibeli Siti Nurlela cs tak bisa discan barcodenya ketika di pintu masuk, sehingga adu argumen dengan petugas penjaga pintu masuk.
Hal yang sama menimpa Deri asal Subang, yang membawa ratusan teman dan ternyata ada sebagian tiket yang tak bisa terdeteksi barcodenya.
Diduga karcis yang dibeli Siti Nurlela dan teman-temannya aspal, mereka mengaku membelinya di wilayah stadion GBLA dengan harga yang fantastis. “Saya beli Rp 100 ribu per karcisnya,” ujar Siti Nurlela dengan nada kecewa karena karcis yang dibelinya tak memiliki barcode.
Setelah meminta pertanggungjawaban kepada penjuak tiket, akhirnya para suporter ini bisa masuk.
Kekecewaan para suporter bertambah ketika pertandingan berakhir dengan skor 4-1, Persib kalah di kandangnya sendiri. Kekesalan para suporter atas kekalahan Persib dilampiaskan dengan menyalakan petasan dan mengakibatkan kepulan asap yang sangat pekat di dalam stadion.
Pertandingan Persib vs Persikabo di Stadion GBLA mendapat penjagaan ketat Satuan Brimob dan Sabara Polda Jabar.***Atep