Dejurnal.com, Garut – Siswa Siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Garut untuk kelas 9 yang lulus tahun 2023 sebanyak 338 siswa, untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023 yang mendaftar ke SMPN 3 Garut kurang lebih 500 siswa dan yang diterima sekitar 390 siswa.
“Itu juga pendaftar yang diterima dengan berbagai jalur, diantaranya ada jalur afirmasi, prestasi akademik, prestasi non akademik dan zonasi”, terang Wakasek bidang kesiswaan Dadan, M.Si kepada Dejurnal.com di ruang Kepala SMPN 3 Garut, Selasa (25/7/2023).
Dani berharap bahwa untuk PPDB di tahun depan terutama dari orang tua juga kepada pihak dinas ataupun sekolah dasar di persiapkan lagi dari sekarang untuk di sosialisasikan terkait pendaftaran ke jenjang SMPN itu dengan jalur jalur afirmasi, prestasi dan zonasi. “Jadi orangtua tidak bingung lagi untuk mendaftar anaknya ke jalur mana yang pantas dengan kemampuan atau yang pas jalur apa buat anaknya,” ujarnya.
Dani menepis adanya isu diluar sekolah terkait Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) di SMPN 3 Garut. “Tidak ada DSP, tapi kalau pembelian untuk kelengkapan buat siswa memang ada, seperti baju olahraga, baju batik, baju nyunda, atribut sekolah dan itupun orangtua siswa membelinya ke koperasi sekolah, jadi baju baju yang saya sebutkan itu untuk keseragaman siswa SMPN 3 Garut, terkecuali baju putih biru dan pramuka bisa di beli dimana saja karena itu umum”, paparnya.
Ia berharap dan menginginkan peran aktif orangtua siswa bekerjasama dengan pihak sekolah selalu berkomunikasi agar siswa terpantau karena pihak sekolah punya aturan terkait tata tertib di sekolah khususnya kedisiplinan seperti jam masuk sekolah, rambut, sepatu dan lain lain, jadi ada interaksi antara pihak orangtua siswa dengan pihak sekolah.
“Alhamdulillah setiap PPDB di sekolah kami selalu berjalan aman terkendali dan kondusif selama saya berada di SMPN 3 Garut ini”, pungkas Dadan selaku kesiswaan di SMPN 3 Garut. ***Deri Acong