• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Agustus 31, 2025
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in OpiniKita

Ilusi Visual Dalam Menentukan Mode Pakaian Menurut Perspektif Psikologi

bydejurnalcom
Selasa, 28 November 2023
Reading Time: 4 mins read
Ilusi Visual Dalam Menentukan Mode Pakaian Menurut Perspektif Psikologi
ShareTweetSend

Oleh : Indah Fatmawati dan Mia Chandra Dewi

Pernahkah kita merasa bingung saat memilih pakaian untuk kita pakai?
Atau bahkan merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuh?

Ya kebanyakan dari kita pasti pernah merasakan hal itu, ada yang merasa tubuhnya lebih berisi, ada yang merasa tubuhnya lebih pendek, ada juga yang ingin terlihat memiliki bahu yang lebih bidang, pinggang yang ramping, terlihat lebih tinggi, dsb.

BacaJuga :

OKP -RGPI Kabupaten Bandung Menebarkan Kebaikan di Jumat Berkah

Gerakan Kemanusiaan: Yudha Puja Turnawan Dorong Generasi Muda Jadi Donor Darah Pemula

Akhmad Munir Terpilih Jadi Ketua Umum PWI Pusat dalam Kongres Persatuan

Misalnya pada kebanyakan wanita yang memiliki tubuh lebih berisi cenderung memilih pakaian dengan berwarna gelap untuk menutupi kekurangannya tersebut. Akan tetapi, sebenarnya kita bisa menggunakan trik illusi pada pakaian untuk menutupi kekurangan tersebut dengan motif garis dan titik.

Pada pria yang memiliki tubuh mungil bisa menggunakan trik pola garis horizontal di bagian atas agar terlihat memiliki bahu yang lebih bidang.

Terkadang kita menghabiskan waktu cukup lama ketika memilih pakaian yang akan kita pakai. Koleksi pakaian yang kita miliki meskipun dengan ukuran sama memiliki efek yang berbeda saat kita pakai. Ukuran sama tapi dampak yang terlihat saat kita bercermin juga berbeda. Terkadang kita terlihat ramping, terlihat tinggi, akan tetapi pada beberapa koleksi pakaian kita membuat kita terlihat lebih pendek dan lebih gemuk. Membingungkan bukan??

Hal ini bisa saja dari pemilihan motif pakaian yang dipilih saat kita membeli pakaian. Pemilihan motif pakaian yang tepat bisa saja menutupi kekurangan pada tubuh pemakainya. Kepuasan akan citra tubuh yang terlihat bisa meningkatkan kepercayaan diri pada pemakainya. Ilusi visual di industri fashion sudah banyak diterapkan mengingat banyaknya minat pembeli terhadap penggunaan motif yang memberikan kesan tubuh ideal.

Kaitannya dengan ilusi adalah sebuah persepsi panca indera yang disebabkan karena adanya stimulus panca indera atau penafsiran yang salah dari suatu rangsangan. Ilusi visual merupakan satu hubungan yang terputus antara persepsi dan realitas fisik yang sebenarnya. Pada saat mengalami ilusi visual, seseorang akan seperti melihat sesuatu yang berbeda dari kenyataan fisiknya. Hal ini disebabkan karena adanya gambaran yang mengelabui penglihatan seseorang. Sehingga otak akan menafsirkan yang salah atau tidak sesuai objek sesungguhnya. Hal ini yang menjadikan salah dalam menafsirkan sesuatu karena kondisi tersebut.

Banyaknya pendekatan ilmiah terhadap seni dan desain menandakan keunikan manusia dalam menggunakan aspek-aspek kognitifnya dalam mempersepsi fenomena tersebut. Salah satu pendekatan ilmiah adalah psikologi kognitif, yang berusaha mencari serta menjelaskan prinsip-prinsip umum tentang bagaimana indera visual dan otak mempersepsi dan menginterprestasi seni dan desain.

Menurut teori Gestalt dalam teori psikologi yang mempelajari bagaimana manusia mengorganisasikan informasi yang diterima melalui panca indera. Teori ini menekankan bahwa manusia cenderung mengorganisasikan informasi yang diterima menjadi bentuk yang lebih sederhana dan teratur. Dalam konteks pemilihan corak pakaian, teori Gestalt dapat berhubungan dengan persepsi kita terhadap pola dan warna pada pakaian. Misalnya, ketika kita melihat pakaian dengan pola yang teratur, kita cenderung melihat pola tersebut sebagai satu kesatuan yang utuh, bukan sebagai kumpulan bentuk-bentuk yang terpisah. Hal ini dapat membantu kita dalam memilih pakaian yang sesuai dengan selera dan gaya kita. Namun, terdapat beberapa ilusi optik yang dapat mempengaruhi persepsi kita terhadap pola dan warna pada pakaian.

Sebagai contoh, ilusi kontras warna dapat membuat kita melihat warna yang berbeda-beda pada pola yang sebenarnya memiliki warna yang sama. Oleh karena itu, dalam memilih corak pakaian, kita perlu memperhatikan ilusi optik yang mungkin terjadi dan memilih pakaian yang sesuai dengan selera dan kebutuhan kita.

Teori gestalt juga banyak diaplikasikan pada bidang lain, terutama pada bidang seni dan desain. Gestalt memiliki beberapa prinsip dasar yang dapat diadopsi dan diaplikasikan dalam tampilan visual. Sepanjang sejarah, para seniman dan desainer telah menggunakan berbagai prinsip Gestalt dalam membuat rancangan visual yang baik. Dalam hal ini illusi visual menjadi tren dalam dunia seni dan diterapkan oleh banyak designer di dunia fashion dalam menciptakan mode pakaian karyanya.

Berdasarkan analisis prinsip ilusi garis pada gambar diatas, garis sebagai elemen desain didesain ulang dan digabungkan dengan struktur pakaian, menghasilkan prototipe desain sebagai berikut:
(1) Segmentasi visual tipe vertikal: desain yang berlimpah dengan garis-garis vertikal di bagian depan dan belakang pakaian menggunakan prinsip segmentasi ilusi visual, dan melakukan pengujian dengan teknik jarak yang sama, bertahap, dan pergeseran.

(2) Segmentasi visual tipe horizontal: desain yang berlimpah dengan garis-garis horizontal di bagian depan dan belakang pakaian yang menggunakan segmentasi garis horizontal.

(3) Segmentasi visual tipe miring: Karena garis miring adalah sejenis garis antara garis vertikal dan garis horizontal, maka, kesan ketinggian garis miring yang mendekati garis tegak lebih kuat daripada segmentasi vertikal,, dan kesan lebar garis miring yang mendekati garis horizontal lebih kuat daripada segmentasi horizontal. Segmentasi garis miring 45° menunjukkan efek netralisasi dari kedua jenis garis, sehingga dapat diterapkan untuk menutupi cacat berbagai bentuk tubuh dan cocok untuk orang yang gemuk maupun yang langsing.
Dalam kebanyakan kasus, desainer tidak akan memilih segmentasi garis miring untuk keseluruhan desain, tetapi untuk sebagian saja, karena desain seperti itu membuat orang merasa fleksibel dan modis.

(4) Segmentasi visual tipe kurva: Kurva disebut garis wanita. Menambahkan lekukan ke dalam suatu desain, dapat membuat pakaian penuh dengan kesan irama. Gambar 5-①② menerapkan lekukan horizontal dan vertikal pada suatu segmen, dan mengintegrasikan keduanya untuk mencapai kesan keindahan yang elegan dan konservatif.

Sejak tahun 1860-an, seni ilusi visual elemen garis telah digunakan oleh perancang busana sebagai elemen artistik dalam kreasi artistik pakaian, aksesori, dan sebagainya. Efek visual yang dihasilkan oleh kombinasi dan komposisi pola-pola tersebut juga telah dipelajari oleh para akademisi, seperti Thompson, yang menerapkan ilusi visual Helmholtz pada garmen dan berpendapat bahwa garis-garis bergaris horizontal menciptakan ilusi ketipisan yang lebih besar dibandingkan garis-garis bergaris vertikal. Jung Hyun dkk. juga melakukan penelitian terkait, dan mereka mengusulkan bahwa perubahan bentuk garis dan arah garis, penumpukan elemen garis, dan kombinasi desain pola elemen garis dapat menyebabkan efek ilusi visual, yang dapat mempengaruhi persepsi pemirsa terhadap bentuk pakaian.

Mempertimbangkan hal tersebut, produk fashion menghasilkan penilaian nilai yang dihasilkan dari persepsi aspek kegunaan, kesenangan, kenyamanan, kenikmatan, dan kepuasan kebutuhan individu. Dengan cara ini, karakteristik fisik dan pemilihan motif berpola garis banyak dipilih individu dalam memilih pakaian agar sesuai dengan postur tubuh yang diinginkan.(*)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Panwas Kecamatan Margaasih Siap Lakukan Pengawasan Logistik Pemilu 2024

Next Post

DKUPP Purwakarta Fasilitasi Ratusan Usaha Mikro Menjadi Usaha Kecil

Related Posts

Meriah, Jalan Sehat Karang Taruna Jaya Dibuana Kelurahan Kertasari Peringati HUT RI ke-80
deNews

Meriah, Jalan Sehat Karang Taruna Jaya Dibuana Kelurahan Kertasari Peringati HUT RI ke-80

Minggu, 31 Agustus 2025
Bupati Herdiat Himbau Jaga Kondusivitas Ajak Warga Ciptakan Kabupaten yang Aman
deNews

Bupati Herdiat Himbau Jaga Kondusivitas Ajak Warga Ciptakan Kabupaten yang Aman

Minggu, 31 Agustus 2025
Tersangka Kasus Perusakan Gedung DPRD Ditetapkan Kapolres, Bupati dan Ulama Serukan Kondusifitas
deNews

Tersangka Kasus Perusakan Gedung DPRD Ditetapkan Kapolres, Bupati dan Ulama Serukan Kondusifitas

Minggu, 31 Agustus 2025
OKP -RGPI Kabupaten Bandung Menebarkan Kebaikan di Jumat Berkah
deNews

OKP -RGPI Kabupaten Bandung Menebarkan Kebaikan di Jumat Berkah

Minggu, 31 Agustus 2025
Gerakan Kemanusiaan: Yudha Puja Turnawan Dorong Generasi Muda Jadi Donor Darah Pemula
deHumaniti

Gerakan Kemanusiaan: Yudha Puja Turnawan Dorong Generasi Muda Jadi Donor Darah Pemula

Minggu, 31 Agustus 2025
Akhmad Munir Terpilih Jadi Ketua Umum PWI Pusat dalam Kongres Persatuan
Nasional

Akhmad Munir Terpilih Jadi Ketua Umum PWI Pusat dalam Kongres Persatuan

Minggu, 31 Agustus 2025

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

Foto : kegiatan kaji banding SMPN 1 Baregbeg

Keren, Sekolah Percontohan UKS Terbaik di Jawa Barat Ada di Ciamis

Minggu, 23 Maret 2025

Penemuan Mayat Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Dievakuasi Sat Polairud

Kamis, 3 April 2025

Kepala DPMPTSP Subang Jelaskan Status Perusahaan Peternakan Ayam, TKP Pengeroyokan Wartawan

Jumat, 11 April 2025

Warga Korban Banjir Sungai Cimanuk Gerudug Gedung DPRD Garut

Rabu, 10 Juli 2019

Hari Libur, Kapolres Garut Bersama Forkompinda Tetap Pimpin Operasi Yustisi

Sabtu, 19 September 2020

Dugaan Pemotongan Dana UMKM Sektor Perikanan, PPL dan Kabid DKPP Cianjur Lepas Tanggung Jawab?

Selasa, 20 Oktober 2020

Kanal

  • Budaya
  • BumDesa
  • deBisnis
  • deEdukasi
  • deHumaniti
  • deNews
  • dePolitik
  • dePraja
  • deSport
  • deWisata
  • GerbangDesa
  • Hukum dan Kriminal
  • Kalam
  • Legislator
  • Nasional
  • OpiniKita
  • Parlementaria
  • Regional
deJurnal.com

PT. MEDIA PANTURA GROUP
Jalan Raya Rawadalem Blok Bunga Rangga
Balongan - Indramayu
Email : redaksi.dejurnal@gmail.com

Dapur Redaksi :
Jl. Mekar Biru II No. 56 Cileunyi - Bandung

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Karir

© 2025 deJURNAL.com. Allright Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste