• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, September 4, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in OpiniKita

Ilusi Visual Dalam Menentukan Mode Pakaian Menurut Perspektif Psikologi

bydejurnalcom
Selasa, 28 November 2023
Reading Time: 4 mins read
Ilusi Visual Dalam Menentukan Mode Pakaian Menurut Perspektif Psikologi
ShareTweetSend

Oleh : Indah Fatmawati dan Mia Chandra Dewi

Pernahkah kita merasa bingung saat memilih pakaian untuk kita pakai?
Atau bahkan merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuh?

Ya kebanyakan dari kita pasti pernah merasakan hal itu, ada yang merasa tubuhnya lebih berisi, ada yang merasa tubuhnya lebih pendek, ada juga yang ingin terlihat memiliki bahu yang lebih bidang, pinggang yang ramping, terlihat lebih tinggi, dsb.

BacaJuga :

Bantuan Beras Tiga Bulan Disalurkan, Warga Cigembor Terbantu

Jajaran Polsek Leles Amankan 10 Knalpot Brong dari Pelajar di Kabupaten Garut

DPRD Kabupaten Bandung Soroti Tarif Blogger di Destinasi Wisata: Harus Ada Batas Atas dan Bawah

Misalnya pada kebanyakan wanita yang memiliki tubuh lebih berisi cenderung memilih pakaian dengan berwarna gelap untuk menutupi kekurangannya tersebut. Akan tetapi, sebenarnya kita bisa menggunakan trik illusi pada pakaian untuk menutupi kekurangan tersebut dengan motif garis dan titik.

Pada pria yang memiliki tubuh mungil bisa menggunakan trik pola garis horizontal di bagian atas agar terlihat memiliki bahu yang lebih bidang.

Terkadang kita menghabiskan waktu cukup lama ketika memilih pakaian yang akan kita pakai. Koleksi pakaian yang kita miliki meskipun dengan ukuran sama memiliki efek yang berbeda saat kita pakai. Ukuran sama tapi dampak yang terlihat saat kita bercermin juga berbeda. Terkadang kita terlihat ramping, terlihat tinggi, akan tetapi pada beberapa koleksi pakaian kita membuat kita terlihat lebih pendek dan lebih gemuk. Membingungkan bukan??

Hal ini bisa saja dari pemilihan motif pakaian yang dipilih saat kita membeli pakaian. Pemilihan motif pakaian yang tepat bisa saja menutupi kekurangan pada tubuh pemakainya. Kepuasan akan citra tubuh yang terlihat bisa meningkatkan kepercayaan diri pada pemakainya. Ilusi visual di industri fashion sudah banyak diterapkan mengingat banyaknya minat pembeli terhadap penggunaan motif yang memberikan kesan tubuh ideal.

Kaitannya dengan ilusi adalah sebuah persepsi panca indera yang disebabkan karena adanya stimulus panca indera atau penafsiran yang salah dari suatu rangsangan. Ilusi visual merupakan satu hubungan yang terputus antara persepsi dan realitas fisik yang sebenarnya. Pada saat mengalami ilusi visual, seseorang akan seperti melihat sesuatu yang berbeda dari kenyataan fisiknya. Hal ini disebabkan karena adanya gambaran yang mengelabui penglihatan seseorang. Sehingga otak akan menafsirkan yang salah atau tidak sesuai objek sesungguhnya. Hal ini yang menjadikan salah dalam menafsirkan sesuatu karena kondisi tersebut.

Banyaknya pendekatan ilmiah terhadap seni dan desain menandakan keunikan manusia dalam menggunakan aspek-aspek kognitifnya dalam mempersepsi fenomena tersebut. Salah satu pendekatan ilmiah adalah psikologi kognitif, yang berusaha mencari serta menjelaskan prinsip-prinsip umum tentang bagaimana indera visual dan otak mempersepsi dan menginterprestasi seni dan desain.

Menurut teori Gestalt dalam teori psikologi yang mempelajari bagaimana manusia mengorganisasikan informasi yang diterima melalui panca indera. Teori ini menekankan bahwa manusia cenderung mengorganisasikan informasi yang diterima menjadi bentuk yang lebih sederhana dan teratur. Dalam konteks pemilihan corak pakaian, teori Gestalt dapat berhubungan dengan persepsi kita terhadap pola dan warna pada pakaian. Misalnya, ketika kita melihat pakaian dengan pola yang teratur, kita cenderung melihat pola tersebut sebagai satu kesatuan yang utuh, bukan sebagai kumpulan bentuk-bentuk yang terpisah. Hal ini dapat membantu kita dalam memilih pakaian yang sesuai dengan selera dan gaya kita. Namun, terdapat beberapa ilusi optik yang dapat mempengaruhi persepsi kita terhadap pola dan warna pada pakaian.

Sebagai contoh, ilusi kontras warna dapat membuat kita melihat warna yang berbeda-beda pada pola yang sebenarnya memiliki warna yang sama. Oleh karena itu, dalam memilih corak pakaian, kita perlu memperhatikan ilusi optik yang mungkin terjadi dan memilih pakaian yang sesuai dengan selera dan kebutuhan kita.

Teori gestalt juga banyak diaplikasikan pada bidang lain, terutama pada bidang seni dan desain. Gestalt memiliki beberapa prinsip dasar yang dapat diadopsi dan diaplikasikan dalam tampilan visual. Sepanjang sejarah, para seniman dan desainer telah menggunakan berbagai prinsip Gestalt dalam membuat rancangan visual yang baik. Dalam hal ini illusi visual menjadi tren dalam dunia seni dan diterapkan oleh banyak designer di dunia fashion dalam menciptakan mode pakaian karyanya.

Berdasarkan analisis prinsip ilusi garis pada gambar diatas, garis sebagai elemen desain didesain ulang dan digabungkan dengan struktur pakaian, menghasilkan prototipe desain sebagai berikut:
(1) Segmentasi visual tipe vertikal: desain yang berlimpah dengan garis-garis vertikal di bagian depan dan belakang pakaian menggunakan prinsip segmentasi ilusi visual, dan melakukan pengujian dengan teknik jarak yang sama, bertahap, dan pergeseran.

(2) Segmentasi visual tipe horizontal: desain yang berlimpah dengan garis-garis horizontal di bagian depan dan belakang pakaian yang menggunakan segmentasi garis horizontal.

(3) Segmentasi visual tipe miring: Karena garis miring adalah sejenis garis antara garis vertikal dan garis horizontal, maka, kesan ketinggian garis miring yang mendekati garis tegak lebih kuat daripada segmentasi vertikal,, dan kesan lebar garis miring yang mendekati garis horizontal lebih kuat daripada segmentasi horizontal. Segmentasi garis miring 45° menunjukkan efek netralisasi dari kedua jenis garis, sehingga dapat diterapkan untuk menutupi cacat berbagai bentuk tubuh dan cocok untuk orang yang gemuk maupun yang langsing.
Dalam kebanyakan kasus, desainer tidak akan memilih segmentasi garis miring untuk keseluruhan desain, tetapi untuk sebagian saja, karena desain seperti itu membuat orang merasa fleksibel dan modis.

(4) Segmentasi visual tipe kurva: Kurva disebut garis wanita. Menambahkan lekukan ke dalam suatu desain, dapat membuat pakaian penuh dengan kesan irama. Gambar 5-①② menerapkan lekukan horizontal dan vertikal pada suatu segmen, dan mengintegrasikan keduanya untuk mencapai kesan keindahan yang elegan dan konservatif.

Sejak tahun 1860-an, seni ilusi visual elemen garis telah digunakan oleh perancang busana sebagai elemen artistik dalam kreasi artistik pakaian, aksesori, dan sebagainya. Efek visual yang dihasilkan oleh kombinasi dan komposisi pola-pola tersebut juga telah dipelajari oleh para akademisi, seperti Thompson, yang menerapkan ilusi visual Helmholtz pada garmen dan berpendapat bahwa garis-garis bergaris horizontal menciptakan ilusi ketipisan yang lebih besar dibandingkan garis-garis bergaris vertikal. Jung Hyun dkk. juga melakukan penelitian terkait, dan mereka mengusulkan bahwa perubahan bentuk garis dan arah garis, penumpukan elemen garis, dan kombinasi desain pola elemen garis dapat menyebabkan efek ilusi visual, yang dapat mempengaruhi persepsi pemirsa terhadap bentuk pakaian.

Mempertimbangkan hal tersebut, produk fashion menghasilkan penilaian nilai yang dihasilkan dari persepsi aspek kegunaan, kesenangan, kenyamanan, kenikmatan, dan kepuasan kebutuhan individu. Dengan cara ini, karakteristik fisik dan pemilihan motif berpola garis banyak dipilih individu dalam memilih pakaian agar sesuai dengan postur tubuh yang diinginkan.(*)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Panwas Kecamatan Margaasih Siap Lakukan Pengawasan Logistik Pemilu 2024

Next Post

DKUPP Purwakarta Fasilitasi Ratusan Usaha Mikro Menjadi Usaha Kecil

Related Posts

Milad & Syukuran 1 Tahun SPPG Citalang 02 Purwakarta, Mitra: “Satu Hidangan, Seribu Harapan” Jadi Semangat ke Depan
deHumaniti

Milad & Syukuran 1 Tahun SPPG Citalang 02 Purwakarta, Mitra: “Satu Hidangan, Seribu Harapan” Jadi Semangat ke Depan

Jumat, 4 September 2026
BP2D Bidik Nyangku Panjalu 2026, Konsep Wisata Terintegrasi Ciamis
deNews

BP2D Bidik Nyangku Panjalu 2026, Konsep Wisata Terintegrasi Ciamis

Jumat, 4 September 2026
Bantuan Pangan Bantu Penuhi Kebutuhan Keluarga di Ciamis
deNews

Bantuan Pangan Bantu Penuhi Kebutuhan Keluarga di Ciamis

Jumat, 4 September 2026
Bantuan Beras Tiga Bulan Disalurkan, Warga Cigembor Terbantu
deNews

Bantuan Beras Tiga Bulan Disalurkan, Warga Cigembor Terbantu

Jumat, 4 September 2026
Jajaran Polsek Leles Amankan 10 Knalpot Brong dari Pelajar di Kabupaten Garut
deNews

Jajaran Polsek Leles Amankan 10 Knalpot Brong dari Pelajar di Kabupaten Garut

Jumat, 4 September 2026
DPRD Kabupaten Bandung Soroti Tarif Blogger di Destinasi Wisata: Harus Ada Batas Atas dan Bawah
deNews

DPRD Kabupaten Bandung Soroti Tarif Blogger di Destinasi Wisata: Harus Ada Batas Atas dan Bawah

Jumat, 4 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

KabarDaerah

Kepala Desa Pameuntasan Kecamatan Kutawaringin, H. Amat Suganda sedang memantau pembangunan TPS3R di tanah cari desa.

Dibangun di Tanah Carik Desa Pameuntasan TPS3R untuk Tangani Sampah 13 RW

Jumat, 21 November 2025
Aktifis Garut, Rawink Rantik. (Foto : Istimewa)

Aktivis Rawink Soroti Kebijakan Bupati Garut Terkait Penataan PKL

Kamis, 7 Oktober 2021

Dampak Pandemi Covid-19 Pasar Induk Kembang TU Bogor Sepi Pembeli

Rabu, 13 Mei 2020
Ketua FPPG, Asep Nurjaman

Misteri Munculnya Salinan SK PPPK Relokasi dari Bungbulang ke Cilawu, Produk Rekayasa?

Senin, 9 Oktober 2023
Foto : Sejumlah kendaraan roda dua terpakir di pusat kota alun alun Ciamis pada saat sore hari

Meski Cuaca Tidak Bersahabat, Selama Puasa dan Libur Lebaran, Pendapatan Retribusi Parkir Naik

Jumat, 11 April 2025
Ilustrasi/borobudurnews

Tersangka Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Munjul Resmi Ditahan Kejari Cianjur

Selasa, 22 Desember 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste