Selasa, 16 Juli 2024
BerandadeNewsPLN Terpilih sebagai Perusahaan Utilitas Terbaik di Asia Tenggara Versi Fortune 500

PLN Terpilih sebagai Perusahaan Utilitas Terbaik di Asia Tenggara Versi Fortune 500

Jakarta, 21 Juni 2024 – PT PLN (Persero) berhasil menempati posisi teratas di daftar Fortune 500 untuk sektor _Utilities: Gas and Electric_ di Asia Tenggara. Transformasi digital yang dilakukan secara menyeluruh membuat PLN diakui sebagai perusahaan utilitas nasional terbaik di kancah global.

PLN meraih posisi keenam dalam daftar ini, mengungguli 25 perusahaan utilitas lainnya di kawasan tersebut. Perusahaan asal Malaysia, Tenaga Nasional, berada di peringkat 21, disusul oleh Manila Electric dari Filipina di peringkat 34, serta Singapore Power dan Sembcorp Industries dari Singapura yang masing-masing berada di peringkat 63 dan 68. Dengan demikian, PLN menjadi pemimpin di sektor utilitas di daftar Fortune 500 Asia Tenggara.

Direktur Utama PLN, Darmawan, menegaskan bahwa PLN sebagai BUMN terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Transformasi bisnis yang dilakukan membuat PLN lebih gesit dalam mengembangkan bisnisnya, sehingga mampu meraih prestasi sebagai perusahaan utilitas terkemuka di Asia Tenggara.

“Khususnya untuk sektor kelistrikan, PLN tidak hanya memberikan pelayanan terbaik, tetapi juga terus menjalankan mandat untuk melistriki masyarakat di pelosok daerah. Capaian ini bukan hanya untuk PLN, tetapi juga untuk nama baik bangsa Indonesia,” kata Darmawan.

PLN mencatat pendapatan sebesar USD 32,01 miliar dengan laba sebesar USD 1,44 miliar. Total aset yang dimiliki PLN mencapai USD 108,51 miliar, dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 51.245 orang.

“Prestasi positif ini sejalan dengan visi PLN untuk menjadi _Top 500 Global Company_. Kami berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan penuh dari masyarakat serta pemerintah, sehingga PLN mampu menjaga kemandirian dan ketahanan energi nasional,” ungkap Darmawan.

Editor Eksekutif Fortune Asia, Clay Chandler, menyatakan bahwa fokus Fortune di kawasan ini semakin penting mengingat peran Asia Tenggara dalam perekonomian global. Chandler mencatat bahwa daftar Asia Tenggara 500 didominasi oleh 10 besar perusahaan besar dengan operasi internasional yang luas.

Fortune Southeast Asia 500 tahun 2024 menunjukkan bahwa Indonesia mendominasi dengan 110 perusahaan, diikuti oleh Thailand dengan 107 perusahaan. Malaysia memiliki 89 perusahaan dalam daftar tersebut, mengungguli Singapura dengan 84 perusahaan. Sementara itu, Vietnam memiliki 70 perusahaan, Filipina 38 perusahaan, dan Kamboja dua perusahaan.

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI