Dejurnal,Ciamis – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis mencatat sejarah dengan memecahkan rekor Original Rekor Indonesia (ORI) atas pencapaian luar biasa warga binaannya. Sebanyak 15 warga binaan berhasil menciptakan 55 lagu dari berbagai genre hanya dalam waktu 28 hari. Prestasi ini mendapat apresiasi berupa piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Presiden ORI, Guruh Susanto, pada Senin (25/11/2024) di Aula Lapas Kelas IIB Ciamis.
“Ini adalah pencapaian pertama di Indonesia. Dengan waktu yang sangat singkat, 55 lagu berhasil diluncurkan. Saya berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi lapas-lapas lain di seluruh negeri,” ujar Guruh Susanto dalam konferensi pers usai penyerahan penghargaan.
Piagam penghargaan diberikan kepada 15 warga binaan yang terlibat dalam proses kreatif pembuatan lagu. Selain itu, sebanyak 17 sertifikat juga diserahkan kepada pihak yang mendukung pencapaian ini, termasuk KZ Musik Bandung.
Kalapas Kelas IIB Ciamis, Beni Nurrahman, A.Md.I.P., S.H., M.H., turut menerima dua sertifikat penghargaan sebagai penggagas dan penyelenggara kegiatan ini. Menurutnya, pencapaian ini adalah bagian dari program pembinaan bakat yang diberikan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP).
“Kami memfasilitasi proses kreatif ini dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kreativitas dapat tumbuh di mana saja, bahkan di balik jeruji,” ujar Beni.
Selain piagam untuk warga binaan, ORI juga menyerahkan 37 sertifikat penghargaan kepada pihak-pihak yang terlibat, termasuk Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., yang diwakili oleh Kalapas dalam acara tersebut.
Guruh Susanto berharap para warga binaan yang berhasil menciptakan lagu-lagu tersebut dapat menjadi individu yang lebih bermanfaat bagi masyarakat setelah kembali ke kehidupan bermasyarakat.
“Prestasi ini membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukanlah penghalang untuk menghasilkan karya berkualitas dan berdaya saing. Semoga mereka terus berkarya setelah bebas nanti,” tambah Guruh.
Dengan pencapaian ini, Lapas Kelas IIB Ciamis tidak hanya membanggakan, tetapi juga menunjukkan bahwa pembinaan di lapas mampu memberikan dampak positif. Rekor ini menjadi bukti bahwa warga binaan yang berkelakuan baik mampu berkontribusi secara nyata bagi masyarakat dan negara.
By. Jepri tio