• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Februari 2, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Proyek Miliaran TPST Oxbow Mekarrahayu Tidak Maksimal Pemanfaatannya

bydejurnalcom
Sabtu, 1 Februari 2025
Reading Time: 2 mins read
Proyek Miliaran TPST Oxbow Mekarrahayu Tidak Maksimal Pemanfaatannya
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Oxbow Cicukang Desa Mekarrahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, keberadaanya kini boleh disebut terbengkalai, jika menilik tujuan dibangunnya proyek ini.

TPST Oxbow Mekarrahayu dibangun mulai 22 Desember 2021dengan anggaran Rp 18.413.096.558,86,- dengan masa pengerjaan sampai 15 Desember 2022.

Rencananya TPST Oxbow akan diserahterimakan kepada Pemda Bandung, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bulan Maret 2024, namun sampai saat ini belum dilakukan. Meski pengelolaannya sekarang oleh DLH. Sat ini masih dalam masa pendampingan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves).

BacaJuga :

Atlet Panahan Al Asad Tunjukkan Dominasi di Student Archeries Open Panah Indonesia CIS 2026

Diduga Disebabkan Oleh Penebangan Pohon yang Mengakibatkan Tiang Listrik Roboh di Banjarwangi

Sidak Menteri LH, Ciamis Digadang Jadi Lokomotif Penyelesaian Krisis Sampah Nasional

Proyek TPST Oxbow yang didanai oleh bank dunia ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan persampahan di Kabupaten yang berada di daerah aliran sungai.

TPST Oxbow Mekarrahayu direncanakan dapat mengolah sampah yang bersumber dari kegiatan domestik rumah tangga dan sampah pasar dengan kapasitas 20 ton perhari untuk diolah menjadi 9 ton/ hari biomas, 500 ton/ hari kompos dari 200 kg / hari BSF.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Asep Kusumah dalam satu kesempatan di kantornya belum lama ini mengatakan, belum ada informasi lagi kapan TPST Oxbow Mekarrahayu diserahterimakan. Apakah ini penyebab TPST ini kurang maksimal termanfaatkan?

Padahal, menurut Asep Kusumah kalau nanti full dikelola oleh Pemda Kabupaten Bandung diharapkan bisa mengoptimalkan pengelolaan sampah minimal di Desa Mekarrahayu.

Dalam satu kegiatan sosialisasi di Desa Mekarrahayu, Asep Kusumah menyebutkan, kapasitas dari TPST Oxbow Cicukang 20 ton, disiapkan untuk beberapa desa.

“Jika penanganan sampah berhasil dari hulu, nanti kapasitasnya akan naik. tidak hanya melayani di Desa Mekarrahayu, tetapi melayani dengan desa-desa di sekitarnya, ” katanya.

Apalagi, sambung Asep, Bupati sudah menerapkan pendekatan teknoligi berbasis Refused Derived Fuel(RDF).. “Dengan adanya teknologi RDF, sampah bisa diolah menjadi bahan bakar turunan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi pengganti batu bara. Harapannya dua tahun ke depan sudah tidak lagi tergantung pada TPA, karena sampah sudah menjadi nilai-nilai baru, ” pungkas Asep.

Namun, kini TPST Oxbow Mekarrahayu seperti terbengkalai. Dari pantauan di lokasi terlihat tidak ada aktivitas yang signifikan. Beberapa mesin mati karena ruksak. Ruksaknya mesin pengolah sampah di TPST Oxbow diakui oleh Asep Kusumah.

Karena mesin pengolah sampah mati, tumpukan sampah di dalam gedung tersebut tidak diolah, ditambah di luar gedung pun sampah menggunung, yang konon hanya transit di sana setelah diangkut dari rumah penduduk, untuk kemudian dibawa ke Sarimukti.

Proyek magot di salah satu ruangan di gedung TPST Oxbow Mekarrahayu pun terbengkalai, tak terurus.

Menurut pengakuan beberapa warga Desa Mekarrahayu, TPST Oxbow jangankan berjalan sesuai harapan, untuk menampung sampah di Desa Mekarrahayu saja menyisakan masalah.

Kamis, 31 Januari 2025 Dansektor Citarum Harum 8 memediasi pertemuan pihak pemerintah desa dengan UPTD TPST Oxbow Mekarrahayu. Inti dari pertemuan tersebut, kata Dansektor 8 Citarum Harum Kolonel Kav Edward Francis agar pihak desa setempat mendapat manfaat dari pengelolaan sampah di TPST Oxbow Mekarrahayu.

Seperti diakui Kepala Desa Mekarrahayu H. Iip Syaripulloh, selama ini pihak desa tidak dilibatkan dalam pengelolaan sampah, baik dari pengangkutan dari warga desa maupun dari pengelolaan sampah. Warga secara individu, tanpa berkordinasi dengan pihak desa langsung bekerjasama dengan pihak TPST Oxbow.

“Jadi, saya ingin 28 RW di desa saya sampahnya dikelola oleh desa, agar bisa diatur pemanfaatannya yang nantinya kembali kepada masyarakat,” kata H.Iip Syaripulloh saat pertemuan di lokasi TPST Oxbow Mekarrahayu.*Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Polemik Pengiriman Sampah Dari Kota Bandung, Kepala DLH Garut : Sejak 29 Januari Sudah Dihentikan

Next Post

Optimalisasi Potensi di Tingkat Kecamatan, Pemkab Bandung Gelar Rakor Peningkatan PAD

Related Posts

Mafia Tanah di Cianjur, 9 Sertifikat Hak Milik Terbit dari Dokumen Palsu Terbongkar Oleh Pihak Kepolisian
deNews

Mafia Tanah di Cianjur, 9 Sertifikat Hak Milik Terbit dari Dokumen Palsu Terbongkar Oleh Pihak Kepolisian

Senin, 2 Februari 2026
Sekda Ciamis Hadiri Panen SRI GACCORS di Sadananya, Tegaskan Arah Baru Pertanian Organik
deNews

Sekda Ciamis Hadiri Panen SRI GACCORS di Sadananya, Tegaskan Arah Baru Pertanian Organik

Senin, 2 Februari 2026
Anggota DPRD Ciamis, Asep Rahmat Temukan Ketimpangan Data Kondisi Sekolah Saat Musrenbang di Pamarican
deNews

Anggota DPRD Ciamis, Asep Rahmat Temukan Ketimpangan Data Kondisi Sekolah Saat Musrenbang di Pamarican

Senin, 2 Februari 2026
Atlet Panahan Al Asad Tunjukkan Dominasi di Student Archeries Open Panah Indonesia CIS 2026
deNews

Atlet Panahan Al Asad Tunjukkan Dominasi di Student Archeries Open Panah Indonesia CIS 2026

Minggu, 1 Februari 2026
Diduga Disebabkan Oleh Penebangan Pohon yang Mengakibatkan Tiang Listrik Roboh di Banjarwangi
deNews

Diduga Disebabkan Oleh Penebangan Pohon yang Mengakibatkan Tiang Listrik Roboh di Banjarwangi

Minggu, 1 Februari 2026
Sidak Menteri LH, Ciamis Digadang Jadi Lokomotif Penyelesaian Krisis Sampah Nasional
deNews

Sidak Menteri LH, Ciamis Digadang Jadi Lokomotif Penyelesaian Krisis Sampah Nasional

Minggu, 1 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Putusan Panpilkades Mekarsari Menuai Polemik

Selasa, 21 Januari 2020
Kolase : Pertemuan Pengurus Segi dengan Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman saat menyampaikan pernyataan sikap terkait putusan Ombudsman RI. (Foto : Istimewa)

Ombudsman Temukan Maladministrasi Dalam Seleksi Cakep Cawas 2020, SEGI Desak Kadisdik Garut Minta Maaf Serta Dicopot

Rabu, 22 September 2021

Asep Saeful Rahmat Terpilih Jadi Ketua PGRI Ciamis

Senin, 18 Oktober 2021

Warga Kampung Talanca Kecewa Nilai Kerohiman Atas Penggusuran Hanya Sebesar Rp 3 Juta

Sabtu, 21 Juni 2025

PPDB SMPN 3 Garut Tahun 2023/2024 Berjalan Kondusif, 390 Siswa Diterima

Rabu, 26 Juli 2023

Di momen Haornas, Ini Pesan Bupati Purwakarta Untuk Masyarakat

Rabu, 9 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste