• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Oktober 26, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Bupati Garut Serukan Gerakan Mitigasi Lingkungan Terpadu untuk Cegah Bencana Alam

bydejurnalcom
Senin, 26 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
Bupati Garut Serukan Gerakan Mitigasi Lingkungan Terpadu untuk Cegah Bencana Alam

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah.

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Pemerintah Kabupaten Garut semakin memperkuat komitmen dalam upaya pencegahan bencana alam melalui pendekatan mitigasi lingkungan yang terstruktur dan masif. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (26/1/2026).

Dalam arahannya, Bupati Garut menegaskan bahwa kerusakan lingkungan menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko bencana alam, seperti longsor, banjir, dan tanah bergerak. Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan wilayah, mulai dari Camat hingga Kepala Desa, untuk memperkuat peran aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengintensifkan langkah-langkah mitigasi bencana secara berkelanjutan.

Menurutnya, mitigasi bukan sekadar program seremonial, melainkan ikhtiar nyata yang harus dijalankan secara konsisten demi melindungi keselamatan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa bencana tidak hanya terjadi karena faktor alam semata, tetapi juga akibat ulah manusia yang merusak keseimbangan lingkungan.

BacaJuga :

Korban Tewas Penyerangan di Pasar Caringin Bandung Bertambah Jadi Dua Orang

Hattrick! Ciamis Juara Umum Porsadin, Kembali Berjaya di Cianjur

Tekan Gangguan Kamtibmas, Polres Garut Sita 75 Botol Miras Ilegal

“Kita tidak boleh hanya bersandar pada takdir (Qudrah dan Iradah Allah SWT), lalu bersikap pasif. Justru itu harus dibarengi dengan ikhtiar maksimal. Pencegahan adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Bupati Garut secara khusus menyoroti fenomena alih fungsi lahan yang terjadi di sejumlah wilayah, terutama kawasan hutan dan perbukitan yang sebelumnya memiliki tegakan pohon keras dengan sistem perakaran kuat. Perubahan fungsi tersebut dinilai sangat berbahaya karena tanaman pengganti umumnya tidak memiliki kemampuan mengikat tanah secara optimal, sehingga meningkatkan potensi terjadinya longsor dan banjir.

“Salah satu yang diduga menjadi penyebab bencana kemarin adalah alih fungsi lahan. Kalau kita tidak hati-hati, bukan tidak mungkin bencana serupa terjadi di wilayah kita. Ini harus jadi pelajaran serius,” ujarnya.

Ia pun meminta para Camat dan Kepala Desa untuk tidak lelah melakukan edukasi kepada masyarakat, baik melalui pendekatan persuasif, sosialisasi langsung, maupun kebijakan konkret di tingkat desa.

“Saya minta Camat dan Kepala Desa tidak bosan-bosannya menghimbau, mengajak, bahkan bila perlu memerintahkan warga untuk menjaga lingkungan. Jangan merusak alam. Jangan menunggu ada bencana atau korban dulu baru kita bergerak,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Garut juga mendorong perubahan pola pikir dalam penggunaan anggaran, agar tidak hanya difokuskan pada penanganan pascabencana, tetapi lebih diarahkan pada pencegahan dan mitigasi sejak dini.

“Lebih baik dana itu dikumpulkan dan diupayakan untuk mitigasi pencegahan. Ini mohon jadi pengingat bagi kita semua. Jaga lingkungan kita sebelum alam ‘menegur’ kita,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Garut dalam waktu dekat akan meluncurkan gerakan penanaman pohon keras secara masif di berbagai wilayah rawan bencana. Program ini dirancang sebagai upaya rehabilitasi lingkungan sekaligus penguatan daya dukung alam terhadap potensi bencana.

“Dalam waktu dekat kita akan banyak menghimbau untuk melakukan penanaman pohon-pohon keras. Insyaallah bibitnya sudah bisa kita dapatkan, saya sudah berkomunikasi dengan lembaga terkait,” pungkasnya.

Melalui gerakan ini, Pemkab Garut berharap tercipta kesadaran kolektif antara pemerintah dan masyarakat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga investasi jangka panjang untuk keselamatan generasi mendatang.***Willy/Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha Pariwisata, Garut Siapkan Arah Baru Pengembangan Wisata Berbasis Event dan UMKM

Next Post

Bupati Bandung Turut Belasungkawa Atas Bencana Longsor di KBB

Related Posts

Gol Menit Akhir Adam Alis, Persib Taklukkan Garudayaksa FC 2-1, Naik Klasemen  Lima
deNews

Gol Menit Akhir Adam Alis, Persib Taklukkan Garudayaksa FC 2-1, Naik Klasemen Lima

Minggu, 25 Oktober 2026
BAZNAS Ciamis Turunkan Tim Bantu Penanganan Karhutla Gunung Ciremai
deNews

BAZNAS Ciamis Turunkan Tim Bantu Penanganan Karhutla Gunung Ciremai

Minggu, 25 Oktober 2026
Magister Administrasi Pendidikan FKIP Universitas Galuh Lepas Alumni, Dorong Lulusan Jadi Agen Perubahan
deNews

Magister Administrasi Pendidikan FKIP Universitas Galuh Lepas Alumni, Dorong Lulusan Jadi Agen Perubahan

Minggu, 25 Oktober 2026
Korban Tewas Penyerangan di Pasar Caringin Bandung Bertambah Jadi Dua Orang
deNews

Korban Tewas Penyerangan di Pasar Caringin Bandung Bertambah Jadi Dua Orang

Minggu, 25 Oktober 2026
Hattrick! Ciamis Juara Umum Porsadin, Kembali Berjaya di Cianjur
deNews

Hattrick! Ciamis Juara Umum Porsadin, Kembali Berjaya di Cianjur

Minggu, 25 Oktober 2026
Tekan Gangguan Kamtibmas, Polres Garut Sita 75 Botol Miras Ilegal
deNews

Tekan Gangguan Kamtibmas, Polres Garut Sita 75 Botol Miras Ilegal

Minggu, 25 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Diskop Garut : Jika Ada yang Potong Dana Bantuan UKM, Laporkan Ke Penegak Hukum

Kamis, 29 Oktober 2020
Foto : al-zaytun.sch.id

Ponpes Al-Zaitun Indramayu Disebut Terkoneksi Dengan Gerakan Baiat di Garut

Senin, 17 Juli 2023

Camat Kutawaringin Apresiasi Desa Bangun Pembangunan TP3SR

Rabu, 26 November 2025

Operasi Yustisi Garut : Masih Ada Warga Terjaring Razia Dan Diberi Sanksi

Kamis, 24 September 2020

Pembangunan Sumur Bor Desa Cimaragas Diduga Mangkrak, Camat : Saya Akan Cek Lagi

Jumat, 8 Mei 2020

Bikin Heran, Apel Gabungan di Lapangan Setda Garut Dipimpin Wakil Bupati Tatkala Bupati Hadir

Senin, 17 Maret 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste