• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, April 28, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Bupati Garut Serukan Gerakan Mitigasi Lingkungan Terpadu untuk Cegah Bencana Alam

bydejurnalcom
Senin, 26 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
Bupati Garut Serukan Gerakan Mitigasi Lingkungan Terpadu untuk Cegah Bencana Alam

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah.

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Pemerintah Kabupaten Garut semakin memperkuat komitmen dalam upaya pencegahan bencana alam melalui pendekatan mitigasi lingkungan yang terstruktur dan masif. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (26/1/2026).

Dalam arahannya, Bupati Garut menegaskan bahwa kerusakan lingkungan menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko bencana alam, seperti longsor, banjir, dan tanah bergerak. Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan wilayah, mulai dari Camat hingga Kepala Desa, untuk memperkuat peran aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengintensifkan langkah-langkah mitigasi bencana secara berkelanjutan.

Menurutnya, mitigasi bukan sekadar program seremonial, melainkan ikhtiar nyata yang harus dijalankan secara konsisten demi melindungi keselamatan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa bencana tidak hanya terjadi karena faktor alam semata, tetapi juga akibat ulah manusia yang merusak keseimbangan lingkungan.

BacaJuga :

Rajah Bubuka Diposisikan di Penghujung GPBG, Budayawan Garut Soroti Minimnya Pemahaman ‘Tetekon’

Lag Lagi Seorang Pria Yang Diduga Pengedar Obat Terlarang Diringkus Satres Narkoba Polres Garut

Program “Ciamis Sehat”, BAZNAS Ciamis, Pastikan Warga Kurang Mampu Tetap Bisa Berobat dan Pulang dari Rumah Sakit

“Kita tidak boleh hanya bersandar pada takdir (Qudrah dan Iradah Allah SWT), lalu bersikap pasif. Justru itu harus dibarengi dengan ikhtiar maksimal. Pencegahan adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Bupati Garut secara khusus menyoroti fenomena alih fungsi lahan yang terjadi di sejumlah wilayah, terutama kawasan hutan dan perbukitan yang sebelumnya memiliki tegakan pohon keras dengan sistem perakaran kuat. Perubahan fungsi tersebut dinilai sangat berbahaya karena tanaman pengganti umumnya tidak memiliki kemampuan mengikat tanah secara optimal, sehingga meningkatkan potensi terjadinya longsor dan banjir.

“Salah satu yang diduga menjadi penyebab bencana kemarin adalah alih fungsi lahan. Kalau kita tidak hati-hati, bukan tidak mungkin bencana serupa terjadi di wilayah kita. Ini harus jadi pelajaran serius,” ujarnya.

Ia pun meminta para Camat dan Kepala Desa untuk tidak lelah melakukan edukasi kepada masyarakat, baik melalui pendekatan persuasif, sosialisasi langsung, maupun kebijakan konkret di tingkat desa.

“Saya minta Camat dan Kepala Desa tidak bosan-bosannya menghimbau, mengajak, bahkan bila perlu memerintahkan warga untuk menjaga lingkungan. Jangan merusak alam. Jangan menunggu ada bencana atau korban dulu baru kita bergerak,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Garut juga mendorong perubahan pola pikir dalam penggunaan anggaran, agar tidak hanya difokuskan pada penanganan pascabencana, tetapi lebih diarahkan pada pencegahan dan mitigasi sejak dini.

“Lebih baik dana itu dikumpulkan dan diupayakan untuk mitigasi pencegahan. Ini mohon jadi pengingat bagi kita semua. Jaga lingkungan kita sebelum alam ‘menegur’ kita,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Garut dalam waktu dekat akan meluncurkan gerakan penanaman pohon keras secara masif di berbagai wilayah rawan bencana. Program ini dirancang sebagai upaya rehabilitasi lingkungan sekaligus penguatan daya dukung alam terhadap potensi bencana.

“Dalam waktu dekat kita akan banyak menghimbau untuk melakukan penanaman pohon-pohon keras. Insyaallah bibitnya sudah bisa kita dapatkan, saya sudah berkomunikasi dengan lembaga terkait,” pungkasnya.

Melalui gerakan ini, Pemkab Garut berharap tercipta kesadaran kolektif antara pemerintah dan masyarakat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga investasi jangka panjang untuk keselamatan generasi mendatang.***Willy/Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha Pariwisata, Garut Siapkan Arah Baru Pengembangan Wisata Berbasis Event dan UMKM

Next Post

Bupati Bandung Turut Belasungkawa Atas Bencana Longsor di KBB

Related Posts

Sempat Kritis Digigit Ular, Dilan Pulang Selamat Berkat Layanan Humanis RSUD Ciamis
deNews

Sempat Kritis Digigit Ular, Dilan Pulang Selamat Berkat Layanan Humanis RSUD Ciamis

Selasa, 28 April 2026
“Kami Bangga Jadi Warga Ciamis”, Gaung Prestasi dari Daerah Menggema di Panggung Nasional
deNews

“Kami Bangga Jadi Warga Ciamis”, Gaung Prestasi dari Daerah Menggema di Panggung Nasional

Selasa, 28 April 2026
DPRD Garut Gelar Rapat Paripurna Bahas LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025
Parlementaria

DPRD Garut Gelar Rapat Paripurna Bahas LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

Senin, 27 April 2026
Rajah Bubuka Diposisikan di Penghujung GPBG, Budayawan Garut Soroti Minimnya Pemahaman ‘Tetekon’
Budaya

Rajah Bubuka Diposisikan di Penghujung GPBG, Budayawan Garut Soroti Minimnya Pemahaman ‘Tetekon’

Senin, 27 April 2026
Lag Lagi Seorang Pria Yang Diduga Pengedar Obat Terlarang Diringkus Satres Narkoba Polres Garut
deNews

Lag Lagi Seorang Pria Yang Diduga Pengedar Obat Terlarang Diringkus Satres Narkoba Polres Garut

Senin, 27 April 2026
Program “Ciamis Sehat”, BAZNAS Ciamis, Pastikan Warga Kurang Mampu Tetap Bisa Berobat dan Pulang dari Rumah Sakit
deNews

Program “Ciamis Sehat”, BAZNAS Ciamis, Pastikan Warga Kurang Mampu Tetap Bisa Berobat dan Pulang dari Rumah Sakit

Senin, 27 April 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

KabarDaerah

Apdesi dan Kodim 0619 Purwakarta PT. Abang Ijo Gelar Penanaman Tumpangsari

Kamis, 10 November 2022

Upaya Lestarikan Seni dan Budaya Sunda, Kang DS Dukung Mulok Sekolah

Minggu, 11 April 2021
Camat Ciwidey Nardi Sunardi, M.Si (kanan) dan Kasi Pemberdayaan Diki Darmansyah.

Tujuh Desa di Kecamatan Ciwidey Kelar Bentuk Koperasi Merah Putih, Camat Nardi Optimistis Bisa Maju

Senin, 16 Juni 2025

Masyarakat Desa Suci Pertanyakan Kepastian Hukum Ruislag Tanah Carik

Minggu, 13 Oktober 2019
Enam kandidat Ketua KAMMI Garut.

Musda KAMMI Garut Siap Menjadi Motor Penggerak Pemuda, Perubahan Garut

Jumat, 30 Oktober 2020

Sertijab Camat Pagaden Berlangsung Khidmat

Jumat, 24 Februari 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste