• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Juni 12, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Bupati Garut Serukan Gerakan Mitigasi Lingkungan Terpadu untuk Cegah Bencana Alam

bydejurnalcom
Senin, 26 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
Bupati Garut Serukan Gerakan Mitigasi Lingkungan Terpadu untuk Cegah Bencana Alam

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah.

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Pemerintah Kabupaten Garut semakin memperkuat komitmen dalam upaya pencegahan bencana alam melalui pendekatan mitigasi lingkungan yang terstruktur dan masif. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (26/1/2026).

Dalam arahannya, Bupati Garut menegaskan bahwa kerusakan lingkungan menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko bencana alam, seperti longsor, banjir, dan tanah bergerak. Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan wilayah, mulai dari Camat hingga Kepala Desa, untuk memperkuat peran aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengintensifkan langkah-langkah mitigasi bencana secara berkelanjutan.

Menurutnya, mitigasi bukan sekadar program seremonial, melainkan ikhtiar nyata yang harus dijalankan secara konsisten demi melindungi keselamatan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa bencana tidak hanya terjadi karena faktor alam semata, tetapi juga akibat ulah manusia yang merusak keseimbangan lingkungan.

BacaJuga :

Seorang Warga Garut Menemukan Bayi Laki-Laki dalam Tas di Gang Permukiman, Polisi Telusuri Identitas Orang Tua.

Pemuda Akhir Zaman Geruduk Kantor UKPJ Garut, Dorong Transparansi

Soroti Pemetaan Calon Murid Baru, Begini Kata Sekretaris Ormas XTC Garut

“Kita tidak boleh hanya bersandar pada takdir (Qudrah dan Iradah Allah SWT), lalu bersikap pasif. Justru itu harus dibarengi dengan ikhtiar maksimal. Pencegahan adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Bupati Garut secara khusus menyoroti fenomena alih fungsi lahan yang terjadi di sejumlah wilayah, terutama kawasan hutan dan perbukitan yang sebelumnya memiliki tegakan pohon keras dengan sistem perakaran kuat. Perubahan fungsi tersebut dinilai sangat berbahaya karena tanaman pengganti umumnya tidak memiliki kemampuan mengikat tanah secara optimal, sehingga meningkatkan potensi terjadinya longsor dan banjir.

“Salah satu yang diduga menjadi penyebab bencana kemarin adalah alih fungsi lahan. Kalau kita tidak hati-hati, bukan tidak mungkin bencana serupa terjadi di wilayah kita. Ini harus jadi pelajaran serius,” ujarnya.

Ia pun meminta para Camat dan Kepala Desa untuk tidak lelah melakukan edukasi kepada masyarakat, baik melalui pendekatan persuasif, sosialisasi langsung, maupun kebijakan konkret di tingkat desa.

“Saya minta Camat dan Kepala Desa tidak bosan-bosannya menghimbau, mengajak, bahkan bila perlu memerintahkan warga untuk menjaga lingkungan. Jangan merusak alam. Jangan menunggu ada bencana atau korban dulu baru kita bergerak,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Garut juga mendorong perubahan pola pikir dalam penggunaan anggaran, agar tidak hanya difokuskan pada penanganan pascabencana, tetapi lebih diarahkan pada pencegahan dan mitigasi sejak dini.

“Lebih baik dana itu dikumpulkan dan diupayakan untuk mitigasi pencegahan. Ini mohon jadi pengingat bagi kita semua. Jaga lingkungan kita sebelum alam ‘menegur’ kita,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Garut dalam waktu dekat akan meluncurkan gerakan penanaman pohon keras secara masif di berbagai wilayah rawan bencana. Program ini dirancang sebagai upaya rehabilitasi lingkungan sekaligus penguatan daya dukung alam terhadap potensi bencana.

“Dalam waktu dekat kita akan banyak menghimbau untuk melakukan penanaman pohon-pohon keras. Insyaallah bibitnya sudah bisa kita dapatkan, saya sudah berkomunikasi dengan lembaga terkait,” pungkasnya.

Melalui gerakan ini, Pemkab Garut berharap tercipta kesadaran kolektif antara pemerintah dan masyarakat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga investasi jangka panjang untuk keselamatan generasi mendatang.***Willy/Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha Pariwisata, Garut Siapkan Arah Baru Pengembangan Wisata Berbasis Event dan UMKM

Next Post

Bupati Bandung Turut Belasungkawa Atas Bencana Longsor di KBB

Related Posts

Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di Forum CSR Jawa Barat 2026
deBisnis

Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di Forum CSR Jawa Barat 2026

Jumat, 12 Juni 2026
Haru dan Syukur Warnai Kepulangan Jemaah Haji Ciamis Kloter 15, Dua Orang Wafat di Tanah Suci
deNews

Haru dan Syukur Warnai Kepulangan Jemaah Haji Ciamis Kloter 15, Dua Orang Wafat di Tanah Suci

Jumat, 12 Juni 2026
Hari Jadi Ciamis ke-384, Sekda Jabar Sebut Galuh Pilar Penting Sejarah Tatar Sunda
deNews

Hari Jadi Ciamis ke-384, Sekda Jabar Sebut Galuh Pilar Penting Sejarah Tatar Sunda

Jumat, 12 Juni 2026
Seorang Warga Garut Menemukan Bayi Laki-Laki dalam Tas di Gang Permukiman, Polisi Telusuri Identitas Orang Tua.
deNews

Seorang Warga Garut Menemukan Bayi Laki-Laki dalam Tas di Gang Permukiman, Polisi Telusuri Identitas Orang Tua.

Jumat, 12 Juni 2026
Pemuda Akhir Zaman Geruduk Kantor UKPJ Garut, Dorong Transparansi
deNews

Pemuda Akhir Zaman Geruduk Kantor UKPJ Garut, Dorong Transparansi

Kamis, 11 Juni 2026
Soroti Pemetaan Calon Murid Baru, Begini Kata Sekretaris Ormas XTC Garut
deNews

Soroti Pemetaan Calon Murid Baru, Begini Kata Sekretaris Ormas XTC Garut

Kamis, 11 Juni 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

KabarDaerah

Kepala DPMD Garut Sebut Dari 335.036 Pemilih, 266.602 Warga Gunakan Hak Pilihnya di Pilkades Serentak

Rabu, 17 Mei 2023

Seluruh Entitas di Kabupaten Garut Bersatu Padu Bersihkan Situ Bagendit

Kamis, 27 Juli 2023

Seleksi Calon Sekretaris Desa Gembor Pagaden, LSM Mepeling : Jangan Sampai Ada Kecurangan!

Kamis, 14 Mei 2020

Polres Garut Bersama Forkompimda Garut, Gelar Operasi Yustisi Serentak

Selasa, 15 September 2020
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung melaunching 10 poin bidang garapan 100 hari kerja Bupati Bandung di Gedung Mohamad Toha Soreang.

Ini 10 Bidang Garapan DLH dalam Dukung 100 Hari Program Kerja Bupati Bandung

Sabtu, 10 Mei 2025

Ketua GOW Ciamis Tekankan Peran Perempuan dalam Menguatkan Empat Pilar Kebangsaan

Jumat, 3 Oktober 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste