Dejurnal.com, Garut – Persigar Garut berhasil membuka langkahnya di babak 64 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 dengan hasil positif. Tim berjuluk Laskar Domba Garut itu sukses menaklukkan Bolsel FC dengan skor tipis 3-2 dalam laga perdana Grup N yang berlangsung penuh tensi dan drama. Kemenangan tersebut mengantarkan Persigar Garut memuncaki klasemen sementara grup sekaligus memperbesar peluang untuk melangkah ke babak berikutnya.
Pertandingan Persigar dan Bolsel FC berlangsung di Stadion R. Soedarsono, Bangil, Pasuruan. Bolsel FC yang merupakan juara dari wilayah Sulawesi Utara memberikan perlawanan ketat kepada Persigar. Namun berkat kerja keras, disiplin permainan, serta dukungan penuh dari para pendukung, Persigar mampu mengamankan tiga poin penting di laga pembuka.
Ketua Umum Persigar Garut, Dr. H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP., saat ditemui dejurnal.com pada Minggu (31/5/2026), menyampaikan rasa syukur atas kemenangan yang diraih timnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa perjalanan Persigar masih sangat panjang dan kemenangan tersebut baru merupakan langkah awal menuju target yang lebih besar.
“Perjalanan masih panjang, tetapi ini adalah awal dari sebuah kesuksesan. Bolsel FC merupakan juara Sulawesi Utara sehingga pertandingan ini tidak mudah. Kami juga datang ke kompetisi ini dengan status juara di wilayah kami. Karena itu kemenangan ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri tim,” ujarnya.
Menurut Rudy Gunawan, target terdekat Persigar adalah memastikan diri lolos ke babak 32 besar. Ia menjelaskan bahwa apabila Persigar mampu meraih dua kemenangan, peluang untuk melaju ke fase berikutnya akan semakin terbuka lebar.
“Kalau kita bisa meraih dua kemenangan, maka peluang masuk ke babak 32 besar sangat besar. Setelah itu tentu tantangannya akan semakin berat karena lawan-lawan yang dihadapi merupakan tim-tim terbaik dari berbagai daerah. Oleh karena itu kami harus lebih berhati-hati dan mempersiapkan tim dengan lebih matang,” katanya.
Rudy juga mengungkapkan optimismenya terhadap peluang Persigar untuk naik kasta kompetisi. Ia menargetkan tim kebanggaan masyarakat Garut tersebut dapat menembus Divisi 3 dan terus berkembang hingga mencapai Divisi 2 sepak bola nasional.
“Saya optimistis Persigar bisa masuk Divisi 3. Setelah itu kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mencapai Divisi 2. Namun tentu semuanya membutuhkan proses, kerja keras, dan dukungan dari semua pihak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rudy menjelaskan bahwa kompetisi di Divisi 2 memiliki standar profesional yang jauh lebih tinggi. Selain harus berbadan hukum perseroan terbatas (PT), klub juga diwajibkan memenuhi berbagai persyaratan administratif dan finansial yang tidak sedikit.
“Kalau sudah masuk Divisi 2, modal yang dibutuhkan sangat besar. Klub harus berbentuk PT dan ada kewajiban memberikan dana jaminan kepada operator liga yang nilainya bisa mencapai sekitar Rp10 miliar. Namun ketika sudah berada di level tersebut, peluang mendapatkan sponsor juga akan semakin terbuka,” jelasnya.
Meski memiliki target besar di masa depan, Rudy menegaskan bahwa fokus utama Persigar saat ini adalah menghadapi setiap pertandingan secara bertahap. Ia meminta seluruh pemain dan jajaran tim untuk tetap fokus serta tidak cepat puas dengan hasil yang telah diraih.
Terkait komposisi skuad, Rudy memastikan tidak akan ada perubahan dalam susunan pemain selama babak ini berlangsung. Menurutnya, seluruh pemain yang telah didaftarkan merupakan hasil seleksi dan persiapan yang matang sebelum kompetisi dimulai.
“Untuk komposisi pemain tidak akan ada perubahan karena daftar pemain sudah ditetapkan. Saat ini kami fokus memaksimalkan potensi yang ada dan menjaga kekompakan tim agar tetap tampil konsisten di setiap pertandingan,” tegasnya.
Kemenangan atas Bolsel FC menjadi modal berharga bagi Persigar Garut dalam mengarungi persaingan Liga 4 Piala Presiden 2026. Dengan raihan tiga poin perdana dan posisi puncak klasemen sementara Grup N, harapan masyarakat Garut untuk melihat tim kebanggaannya melangkah lebih jauh di kompetisi nasional semakin terbuka lebar. Dukungan suporter, manajemen, dan seluruh elemen sepak bola Garut diharapkan menjadi energi tambahan bagi Laskar Domba Garut dalam mewujudkan target promosi ke level kompetisi yang lebih tinggi.***Willy














