• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Juli 13, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Dampak Mengejutkan Pemadaman Listrik di Ciamis, Ini Kata Pengusaha

bydejurnalcom
Senin, 22 Juni 2026
Reading Time: 2 mins read
Dampak Mengejutkan Pemadaman Listrik di Ciamis, Ini Kata Pengusaha
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,-  Pemadaman listrik bergilir yang terjadi tanpa kepastian informasi dinilai mulai mengganggu aktivitas dunia usaha di Kabupaten Ciamis, terutama UMKM dan sektor industri yang sangat bergantung pada pasokan listrik.

Hal itu disampaikan pengusaha muda asal Ciamis yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Ciamis sekaligus pemilik Naratas Farm, Hary Adam.

Menurutnya, listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan utama dalam operasional usaha. Gangguan sekecil apa pun pada pasokan listrik dapat berdampak langsung pada proses produksi.

BacaJuga :

Haflah Akhirussanah Ponpes Al-Qur’an Alqirom Asysyamsiah, Wabup” Jaga Semangat Belajar”

Wabup Sukabumi Ajak Petani Tingkatkan Kapasitas dan Penyesuaian Diri dengan Kebutuhan Dasar

Diikuti 750 Peserta Hilo Strong Festival Ajak Masyarakat “Nabung Otot” Guna Hindari Sarkopenia

“Sekarang hampir semua usaha bergantung pada listrik. Di peternakan misalnya, kandang modern butuh listrik untuk sirkulasi udara. Begitu listrik padam, langsung berdampak ke produksi,” ujarnya Senin (22/06/2026)

Ia menjelaskan, sebagian pelaku usaha memang sudah memiliki genset sebagai cadangan. Namun kapasitasnya terbatas dan tidak semua pelaku UMKM mampu menyediakannya.

“Ada genset yang hanya tahan dua jam, empat jam, atau enam jam. Kalau pemadaman lebih lama dari itu, tetap saja ada kerugian,” katanya.

Dalam kasus di Naratas Farm, Hary menyebut kerugian akibat pemadaman listrik bisa mencapai sekitar Rp100 juta hingga Rp120 juta, terutama karena terganggunya proses produksi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelaku usaha pada dasarnya memiliki jiwa berjuang dan terbiasa menghadapi risiko usaha. Namun, ia menyayangkan kurangnya komunikasi dari pihak penyedia listrik.

“Pelaku usaha itu sebenarnya punya jiwa struggle. Ini bagian dari risiko usaha, dan kami bisa memahami itu,” ujarnya.

“Yang disayangkan adalah kurangnya komunikasi dari pihak PLN. Sampai saat ini belum ada informasi yang disampaikan secara masif terkait jadwal maupun durasi pemadaman,” tambahnya.

Ia menilai, ketiadaan informasi membuat pelaku usaha tidak bisa melakukan antisipasi. Akibatnya, aktivitas produksi menjadi terganggu karena semua terjadi secara mendadak.

“Kalau ada informasi, kita bisa atur produksi, siapkan genset, atau menyesuaikan jadwal kerja. Tapi kalau tiba-tiba padam tanpa pemberitahuan, semuanya jadi sulit,” jelasnya.

Hary menegaskan, persoalan utama bukan pada pemadaman listriknya, tetapi pada keterbukaan informasi yang seharusnya bisa disampaikan lebih awal.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara penyedia listrik dan pelaku usaha sangat penting agar dampak ekonomi bisa diminimalkan.

“Kita tidak mencari siapa yang salah. Tapi komunikasi ini penting supaya dampaknya tidak terlalu besar ke pelaku usaha,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar pelaku usaha tetap adaptif dalam menghadapi kondisi seperti ini, termasuk dengan menyiapkan sistem cadangan seperti genset.

“Pelaku usaha harus tetap adaptif. Tapi adaptif itu bukan berarti tanpa informasi. Harus ada keseimbangan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Hary menyebut belum ada komunikasi secara masif dari pihak penyedia listrik kepada pelaku usaha terkait jadwal maupun pola pemadaman bergilir yang sedang berlangsung.

Ia berharap ke depan ada pola komunikasi yang lebih jelas, terjadwal, dan mudah diakses, sehingga dunia usaha bisa tetap berjalan tanpa gangguan yang tidak perlu.

“Kalau informasinya jelas, semua bisa siap. Tidak ada yang dirugikan dan tidak ada yang panik,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Disdukcapil dan TP Posyandu Ciamis Teken Komitmen Perkuat Tertib Adminduk untuk Kesejahteraan Warga

Next Post

Warga Duafa Korban Bencana Belum Tertangani, Yudha Puja Turnawan Soroti Lemahnya Pelayanan Kesejahteraan Sosial di Garut

Related Posts

Peresmian Jembatan Gantung Prima Jantake, Bupati Sukabumi Dukung Akses Perekonomian Masyarakat
deNews

Peresmian Jembatan Gantung Prima Jantake, Bupati Sukabumi Dukung Akses Perekonomian Masyarakat

Senin, 13 Juli 2026
Pengukuhan Sekda, Bupati Sukabumi Tegaskan Kebijakan Kepegawaian Berdasarkan Sistem Merit, Kompetensi dan Kinerja
deNews

Pengukuhan Sekda, Bupati Sukabumi Tegaskan Kebijakan Kepegawaian Berdasarkan Sistem Merit, Kompetensi dan Kinerja

Senin, 13 Juli 2026
Program Berehan, Ikhtiar Perkuat ekonomi Daerah Melalui Pemberdayaan Peternak Lokal
deNews

Program Berehan, Ikhtiar Perkuat ekonomi Daerah Melalui Pemberdayaan Peternak Lokal

Minggu, 12 Juli 2026
deNews

Haflah Akhirussanah Ponpes Al-Qur’an Alqirom Asysyamsiah, Wabup” Jaga Semangat Belajar”

Minggu, 12 Juli 2026
deNews

Wabup Sukabumi Ajak Petani Tingkatkan Kapasitas dan Penyesuaian Diri dengan Kebutuhan Dasar

Minggu, 12 Juli 2026
Diikuti  750 Peserta Hilo Strong Festival Ajak  Masyarakat “Nabung Otot” Guna Hindari  Sarkopenia
deNews

Diikuti 750 Peserta Hilo Strong Festival Ajak Masyarakat “Nabung Otot” Guna Hindari Sarkopenia

Minggu, 12 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

KabarDaerah

Gugatan Dikabulkan Hakim PA, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Resmi Bercerai Dengan Dedi Mulyadi?

Rabu, 22 Februari 2023

Pemutaran Film Dokumenter Gunung Nagara : Menggali Objek Pemajuan Kebudayaan Peninggalan Masa Lalu

Rabu, 12 November 2025

Legislator Demokrat Cucu Suhendar Ingatkan Bupati Garut : Sehatkan BIJ, Jangan Naikan Tarif PDAM

Minggu, 12 November 2023

DPC GRIB Kabupaten Garut Intruksikan Pengurus GRIB Tiap Kecamatan Investigasi Dugaan Penyelewengan Bansos Di Desa

Senin, 7 September 2020

Masjid An-Nur SMPN 1 Margahayu Diresmikan, Kadisdik Enjang Wahyudin : Pilar Penting Dalam Pembangunan Moral

Rabu, 14 Mei 2025

Cegah Penularan Covid-19 Tak Terkendali, FPPG Usulkan Pelaksanaan Pilkades di Zona Merah Ditunda

Kamis, 3 Juni 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste