• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Juni 22, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Dampak Mengejutkan Pemadaman Listrik di Ciamis, Ini Kata Pengusaha

bydejurnalcom
Senin, 22 Juni 2026
Reading Time: 2 mins read
Dampak Mengejutkan Pemadaman Listrik di Ciamis, Ini Kata Pengusaha
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,-  Pemadaman listrik bergilir yang terjadi tanpa kepastian informasi dinilai mulai mengganggu aktivitas dunia usaha di Kabupaten Ciamis, terutama UMKM dan sektor industri yang sangat bergantung pada pasokan listrik.

Hal itu disampaikan pengusaha muda asal Ciamis yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Ciamis sekaligus pemilik Naratas Farm, Hary Adam.

Menurutnya, listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan utama dalam operasional usaha. Gangguan sekecil apa pun pada pasokan listrik dapat berdampak langsung pada proses produksi.

BacaJuga :

Finis di Cirebon Run 10K, Sekda Ciamis Ajak ASN dan Masyarakat Budayakan Olahraga

Bukan Argentina atau Brasil, Bupati Herdiat Justru Jagokan Spanyol di Piala Dunia 2026

Bupati Herdiat Yakin BAZNAS Kabupaten Ciamis Bisa Lebih Besar

“Sekarang hampir semua usaha bergantung pada listrik. Di peternakan misalnya, kandang modern butuh listrik untuk sirkulasi udara. Begitu listrik padam, langsung berdampak ke produksi,” ujarnya Senin (22/06/2026)

Ia menjelaskan, sebagian pelaku usaha memang sudah memiliki genset sebagai cadangan. Namun kapasitasnya terbatas dan tidak semua pelaku UMKM mampu menyediakannya.

“Ada genset yang hanya tahan dua jam, empat jam, atau enam jam. Kalau pemadaman lebih lama dari itu, tetap saja ada kerugian,” katanya.

Dalam kasus di Naratas Farm, Hary menyebut kerugian akibat pemadaman listrik bisa mencapai sekitar Rp100 juta hingga Rp120 juta, terutama karena terganggunya proses produksi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelaku usaha pada dasarnya memiliki jiwa berjuang dan terbiasa menghadapi risiko usaha. Namun, ia menyayangkan kurangnya komunikasi dari pihak penyedia listrik.

“Pelaku usaha itu sebenarnya punya jiwa struggle. Ini bagian dari risiko usaha, dan kami bisa memahami itu,” ujarnya.

“Yang disayangkan adalah kurangnya komunikasi dari pihak PLN. Sampai saat ini belum ada informasi yang disampaikan secara masif terkait jadwal maupun durasi pemadaman,” tambahnya.

Ia menilai, ketiadaan informasi membuat pelaku usaha tidak bisa melakukan antisipasi. Akibatnya, aktivitas produksi menjadi terganggu karena semua terjadi secara mendadak.

“Kalau ada informasi, kita bisa atur produksi, siapkan genset, atau menyesuaikan jadwal kerja. Tapi kalau tiba-tiba padam tanpa pemberitahuan, semuanya jadi sulit,” jelasnya.

Hary menegaskan, persoalan utama bukan pada pemadaman listriknya, tetapi pada keterbukaan informasi yang seharusnya bisa disampaikan lebih awal.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara penyedia listrik dan pelaku usaha sangat penting agar dampak ekonomi bisa diminimalkan.

“Kita tidak mencari siapa yang salah. Tapi komunikasi ini penting supaya dampaknya tidak terlalu besar ke pelaku usaha,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar pelaku usaha tetap adaptif dalam menghadapi kondisi seperti ini, termasuk dengan menyiapkan sistem cadangan seperti genset.

“Pelaku usaha harus tetap adaptif. Tapi adaptif itu bukan berarti tanpa informasi. Harus ada keseimbangan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Hary menyebut belum ada komunikasi secara masif dari pihak penyedia listrik kepada pelaku usaha terkait jadwal maupun pola pemadaman bergilir yang sedang berlangsung.

Ia berharap ke depan ada pola komunikasi yang lebih jelas, terjadwal, dan mudah diakses, sehingga dunia usaha bisa tetap berjalan tanpa gangguan yang tidak perlu.

“Kalau informasinya jelas, semua bisa siap. Tidak ada yang dirugikan dan tidak ada yang panik,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Disdukcapil dan TP Posyandu Ciamis Teken Komitmen Perkuat Tertib Adminduk untuk Kesejahteraan Warga

Next Post

Warga Duafa Korban Bencana Belum Tertangani, Yudha Puja Turnawan Soroti Lemahnya Pelayanan Kesejahteraan Sosial di Garut

Related Posts

Dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Garut Gelar Bakti Sosial Pembagian Sembako Kepada Masyarakat
deNews

Dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Garut Gelar Bakti Sosial Pembagian Sembako Kepada Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026
Warga Duafa Korban Bencana Belum Tertangani, Yudha Puja Turnawan Soroti Lemahnya Pelayanan Kesejahteraan Sosial di Garut
Legislator

Warga Duafa Korban Bencana Belum Tertangani, Yudha Puja Turnawan Soroti Lemahnya Pelayanan Kesejahteraan Sosial di Garut

Senin, 22 Juni 2026
Disdukcapil dan TP Posyandu Ciamis Teken Komitmen Perkuat Tertib Adminduk untuk Kesejahteraan Warga
deNews

Disdukcapil dan TP Posyandu Ciamis Teken Komitmen Perkuat Tertib Adminduk untuk Kesejahteraan Warga

Senin, 22 Juni 2026
Finis di Cirebon Run 10K, Sekda Ciamis Ajak ASN dan Masyarakat Budayakan Olahraga
deNews

Finis di Cirebon Run 10K, Sekda Ciamis Ajak ASN dan Masyarakat Budayakan Olahraga

Senin, 22 Juni 2026
Bukan Argentina atau Brasil, Bupati Herdiat Justru Jagokan Spanyol di Piala Dunia 2026
deNews

Bukan Argentina atau Brasil, Bupati Herdiat Justru Jagokan Spanyol di Piala Dunia 2026

Senin, 22 Juni 2026
Bupati Herdiat Yakin BAZNAS Kabupaten Ciamis Bisa Lebih Besar
deNews

Bupati Herdiat Yakin BAZNAS Kabupaten Ciamis Bisa Lebih Besar

Senin, 22 Juni 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Dilaporkan Hilang, Akhirnya Driver Ojol Cianjur Ditemukan Di Gunung Sindur Bogor Dalam Kondisi Linglung

Rabu, 21 Oktober 2020

Insentif Guru Ngaji Belum Cair Juga, Kadisdik Kabupaten Bandung : Insya Allah Tak Sampai Lewat November

Minggu, 6 November 2022

Ketua DPRD Apresiasi Gerak Cepat Polres Garut Tangani Kasus Tindak Kekesaran Seksual Oknum Dokter

Jumat, 18 April 2025

Polsek Binong Monitoring Program Lembur Tohaga Di Desa Kediri

Minggu, 6 September 2020
Ilustrasi pencabulan.

Jelang Ramadan, Oknum Guru Ngaji Tega Cabuli Enam Muridnya

Senin, 12 April 2021

Buru Pembuat Macet dan Pemeras Warga, Puluhan Preman Digaruk Polres Garut

Rabu, 14 Juni 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste