Dejurnal.com, Garut – Perjalanan penuh semangat, kerja keras, dan kecintaan terhadap dunia literasi mengantarkan Hasan meraih prestasi membanggakan sebagai Juara 1 Kategori Mahasiswa pada Sayembara Duta Baca Kabupaten Garut Tahun 2026. Ajang bergengsi yang mengusung tema “Optimalisasi Peran Duta Baca untuk Mewujudkan Garut Hebat dan Literat” tersebut berlangsung di Gedung Pemuda Garut, Kamis (25/6/2026).
Keberhasilan Hasan menjadi juara tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Garut untuk terus mengembangkan budaya membaca, meningkatkan kemampuan literasi, serta berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas dan berdaya saing.
Usai menerima penghargaan berupa piala dan hadiah, Hasan mengaku masih tidak menyangka dirinya berhasil meraih posisi tertinggi dalam kompetisi tersebut. Dengan wajah penuh haru dan rasa syukur, ia menyampaikan bahwa kemenangan yang diraihnya merupakan sebuah mimpi yang kini menjadi kenyataan.
“Pastinya saya sangat senang dan bersyukur. Jujur saja, saya tidak menyangka bisa sampai di titik ini. Awalnya prestasi seperti ini hanya bisa saya lihat dari orang lain dan hanya menjadi sebuah mimpi. Namun hari ini, mimpi itu bisa menjadi kenyataan,” ujar Hasan saat ditemui dejurnal.com seusai acara penyerahan hadiah.
Menurut Hasan, kemenangan yang diraihnya bukanlah akhir dari sebuah perjuangan. Justru, prestasi tersebut menjadi titik awal untuk terus berkembang, belajar, dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat melalui gerakan literasi.
“Ini bukan perjalanan terakhir. Justru saya menganggap ini sebagai langkah awal untuk terus berkembang, bertumbuh, dan melangkah lebih jauh lagi. Tanggung jawab yang saya emban setelah menjadi Duta Baca tentu lebih besar, karena saya harus mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” katanya.
Siap Membawa Nama Garut ke Tingkat Jawa Barat
Setelah berhasil menjadi yang terbaik di tingkat Kabupaten Garut, Hasan berpeluang untuk mewakili daerahnya pada ajang Duta Baca tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan mempertemukan para duta baca terbaik dari berbagai kabupaten dan kota.
Hasan mengaku siap menghadapi tantangan tersebut dan akan mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Garut.
“Insyaallah jika dipercaya mewakili Kabupaten Garut ke tingkat Jawa Barat, saya akan berusaha semaksimal mungkin. Mohon doa dan dukungannya agar semua proses persiapan berjalan lancar dan saya bisa memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Garut,” ungkapnya.
Ia menyadari bahwa persaingan di tingkat provinsi akan jauh lebih ketat. Oleh karena itu, berbagai persiapan akan dilakukan, mulai dari memperdalam wawasan literasi, meningkatkan kemampuan komunikasi, hingga memperkuat program-program yang telah dirancang sebelumnya.
Fokus Menjalankan Program Literasi yang Berdampak
Sebagai Duta Baca terpilih, Hasan tidak ingin prestasi yang diraihnya hanya menjadi simbol penghargaan semata. Ia berkomitmen untuk menjalankan berbagai program literasi yang telah dirancang dan disiapkan selama mengikuti proses seleksi.
Menurutnya, program-program tersebut nantinya akan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
“Saya akan fokus menjalankan program-program yang sudah saya rencanakan sejak awal. Program itu bukan hanya untuk kebutuhan kompetisi, tetapi memang saya siapkan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat. Saya ingin program tersebut benar-benar berjalan dan memberikan manfaat,” jelasnya.
Hasan menambahkan bahwa penguatan literasi tidak cukup hanya dengan mengajak masyarakat membaca buku. Literasi harus mampu menjawab berbagai tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Karena itu, dirinya berencana memperdalam berbagai aspek literasi, mulai dari literasi membaca, literasi digital, hingga literasi informasi yang dapat membantu masyarakat lebih bijak dalam menyaring berbagai informasi yang beredar.
Ajak Generasi Muda Aktif dalam Gerakan Literasi
Dalam kesempatan tersebut, Hasan juga mengajak para pelajar, mahasiswa, dan generasi muda Kabupaten Garut untuk lebih aktif dalam kegiatan literasi. Menurutnya, membaca bukan hanya sekadar aktivitas menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi jalan untuk membangun karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis.
Ia berharap semakin banyak anak muda yang terlibat dalam berbagai kegiatan literasi, baik melalui komunitas baca, perpustakaan, taman bacaan masyarakat, maupun platform digital yang edukatif.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Literasi adalah gerakan bersama. Karena itu saya berharap teman-teman pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Garut bisa ikut terlibat, berkolaborasi, dan menjadi bagian dari perubahan positif melalui budaya membaca dan belajar,” ujarnya.
Menjadi Motivasi untuk Terus Berkarya
Prestasi yang diraih Hasan dalam Sayembara Duta Baca Kabupaten Garut Tahun 2026 menjadi bukti bahwa kerja keras, konsistensi, dan kecintaan terhadap dunia literasi mampu membuka jalan menuju kesuksesan.
Bagi Hasan, penghargaan ini bukan sekadar trofi atau gelar juara, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus bermimpi, belajar, dan berani mengambil peran dalam membangun masyarakat yang lebih maju.
“Dengan literasi, kita bisa membuka banyak peluang, memperluas wawasan, dan menciptakan perubahan yang lebih baik. Semoga apa yang saya raih hari ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman lainnya untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Keberhasilan Hasan menjadi Juara 1 Duta Baca Kabupaten Garut 2026 kategori mahasiswa sekaligus menegaskan bahwa generasi muda Garut memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam membangun budaya literasi yang kuat demi terwujudnya Garut yang hebat, cerdas, dan literat.***Willy















