• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kadinsos Garut : Penentuan Lokasi Sekolah Rakyat Masih Dikaji, Samarang dan Cikelet Sama-Sama Dipertimbangkan

bydejurnalcom
Senin, 8 Juni 2026
Reading Time: 4 mins read
Kadinsos Garut : Penentuan Lokasi Sekolah Rakyat Masih Dikaji, Samarang dan Cikelet Sama-Sama Dipertimbangkan
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, dr. Hj. Marlinda Siti Hana, MKM, memberikan penjelasan terkait perkembangan rencana pembangunan Program Sekolah Rakyat yang saat ini menjadi perhatian masyarakat. Penjelasan tersebut disampaikan usai menghadiri audiensi bersama anggota DPRD Komisi II Kabupaten Garut di ruang rapat Komisi II DPRD Kabupaten Garut, Senin (8/6/2026).

Dalam keterangannya kepada awak media, Marlinda menjelaskan bahwa hingga saat ini pemerintah daerah masih melakukan berbagai kajian dan pembahasan terkait lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Hal tersebut menyusul adanya pertanyaan dari masyarakat, khususnya warga Kecamatan Samarang, mengenai kejelasan pemanfaatan lahan yang sebelumnya direncanakan untuk pembangunan sekolah tersebut.

Menurut Marlinda, informasi yang beredar mengenai kemungkinan pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cikelet memang benar adanya. Namun, ia menegaskan bahwa pembahasan tersebut masih berada pada tahap kajian awal dan belum menjadi keputusan final pemerintah daerah.

BacaJuga :

Tim LCC SMPN 1 Mangunjaya Raih Juara, Aqilla dan Rekan Tampil Gemilang

Gol Menit ke-88, Persib Takluk 0-1 dari Madura United

DAHANA Tunjukkan Peran Strategis, Industri Pertahanan Nasional Jadi Perhatian

“Memang ada informasi mengenai kemungkinan pembangunan Sekolah Rakyat di Cikelet. Akan tetapi, itu masih dalam tahap kajian awal. Belum ada keputusan resmi yang menyatakan bahwa lokasi pembangunan dipindahkan dari Samarang ke Cikelet,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat menargetkan proses pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera dimulai pada tahun ini. Tahapan lelang diperkirakan berlangsung antara Juni hingga Juli 2026, atau paling lambat Agustus 2026. Karena itu, pemerintah daerah dituntut untuk segera menyiapkan berbagai persyaratan administratif maupun teknis yang dibutuhkan.

Namun demikian, kondisi tersebut dihadapkan pada sejumlah kendala, terutama terkait ketersediaan lahan dan pembiayaan. Untuk lokasi di Samarang, proses pembelian lahan hingga saat ini belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran daerah.

Marlinda mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah daerah sedang menghadapi pengurangan anggaran akibat kebijakan efisiensi dan penyesuaian anggaran yang terjadi di berbagai sektor. Kondisi tersebut berdampak pada kemampuan daerah untuk merealisasikan pembelian lahan dalam waktu cepat.

“Anggaran pemerintah daerah saat ini banyak mengalami penyesuaian dan pengurangan. Karena itu, berbagai upaya terus dilakukan agar program Sekolah Rakyat tetap bisa terealisasi. Pak Bupati, Pak Sekda, dan seluruh jajaran pemerintah daerah terus mencari solusi terbaik agar Garut bisa memiliki Sekolah Rakyat tahun ini,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan program yang sangat strategis karena bertujuan memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah daerah berupaya semaksimal mungkin agar Kabupaten Garut dapat menjadi salah satu daerah yang mendapatkan program tersebut.

Terkait alternatif lokasi di Kecamatan Cikelet, Marlinda menjelaskan bahwa saat ini sejumlah tim teknis dari pemerintah pusat dan daerah masih melakukan peninjauan lapangan. Tim tersebut terdiri dari unsur Kementerian Pekerjaan Umum, PUPR, BPKAD, Dinas Pertanian, serta sejumlah perangkat daerah terkait lainnya.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan apakah lahan yang tersedia memenuhi seluruh persyaratan teknis yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan lokasi sebelum diajukan untuk proses penetapan lebih lanjut.

“Kalau hasil kajian teknis menyatakan lokasi tersebut memenuhi syarat, maka proses berikutnya adalah pengajuan penetapan lokasi dan berbagai tahapan administrasi lainnya. Tetapi proses itu tidak sederhana karena harus melalui banyak tahapan dan prosedur,” katanya.

Marlinda juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi terbaru yang diterimanya, terdapat sejumlah kendala teknis terkait lahan yang sedang dikaji di Cikelet. Bahkan, menurut hasil pembahasan awal dengan pihak terkait, terdapat indikasi bahwa lahan tersebut sulit memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.

Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah hasil kajian dari sektor pertanian yang disebutkan telah memberikan kesimpulan bahwa lahan tersebut tidak dapat digunakan sesuai kebutuhan program.

“Informasi yang saya terima, hasil dari pihak pertanian sudah cukup jelas bahwa ada kendala yang membuat lahan tersebut tidak memungkinkan untuk digunakan. Kalau memang secara teknis tidak memungkinkan, tentu kita tidak bisa memaksakan karena semua harus sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Sebelumnya, pemerintah daerah sempat mempertimbangkan skema tukar guling lahan sebagai solusi untuk mempercepat proses penyediaan lahan. Skema tersebut dinilai dapat mempercepat pemenuhan persyaratan sehingga target pembangunan Sekolah Rakyat tahun ini dapat tercapai.

Namun setelah dilakukan berbagai kajian lintas sektor, upaya tersebut ternyata menghadapi berbagai hambatan sehingga prosesnya tidak dapat berjalan secepat yang diharapkan.

Meski demikian, Marlinda menegaskan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Garut tidak pernah memutuskan untuk membatalkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Samarang. Begitu pula tidak pernah ada keputusan resmi yang menyatakan bahwa lokasi pembangunan dipindahkan ke Cikelet.

Ia menekankan bahwa seluruh proses yang dilakukan saat ini semata-mata untuk mencari alternatif terbaik agar program tersebut tetap dapat direalisasikan sesuai target pemerintah pusat.

“Tidak pernah ada pernyataan dari Pak Bupati maupun Pak Sekda yang menyebutkan bahwa Samarang dibatalkan. Yang ada adalah upaya mencari kemungkinan-kemungkinan terbaik agar program ini bisa berjalan. Semua masih dalam proses kajian,” tegasnya.

Menurut Marlinda, selama beberapa bulan terakhir Bupati Garut, Sekretaris Daerah, dan berbagai perangkat daerah telah bekerja keras mencari solusi pendanaan maupun alternatif teknis yang memungkinkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera dimulai.

Berbagai sumber anggaran telah dikaji, termasuk kemungkinan penggunaan skema pendanaan tertentu. Namun seluruh langkah tersebut harus tetap mengikuti aturan dan regulasi yang berlaku sehingga tidak dapat dilakukan secara sembarangan.

“Kita tidak bisa melanggar aturan. Semua harus sesuai mekanisme yang berlaku. Karena itu prosesnya membutuhkan waktu dan kehati-hatian,” ujarnya.

Marlinda optimistis dalam waktu dekat pemerintah daerah akan segera memperoleh kejelasan terkait lokasi yang paling memungkinkan untuk digunakan. Hasil kajian lapangan yang masih berlangsung akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menentukan langkah selanjutnya.

Ia memastikan bahwa setelah seluruh kajian selesai dan keputusan diperoleh, pemerintah daerah akan segera menyampaikan informasi secara terbuka kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun simpang siur informasi.

“Saat ini kami masih menunggu hasil kajian teknis dari tim yang sedang bekerja di lapangan. Setelah ada keputusan yang jelas, tentu akan segera disampaikan kepada masyarakat. Yang pasti pemerintah daerah tetap berkomitmen agar Program Sekolah Rakyat dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Garut,” pungkasnya.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kadis DPMD Garut Apresiasi APDESI Cup I, Dinilai Perkuat Disiplin, Kekompakan, dan Kebersamaan Desa

Next Post

PWI Purwakarta Serahkan Apresiasi dan Dukungan kepada Kejaksaan Agung Melalui Kejari Purwakarta

Related Posts

Bupati Herdiat Andalkan UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Ciamis di Tengah Tekanan Anggaran
deNews

Bupati Herdiat Andalkan UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Ciamis di Tengah Tekanan Anggaran

Jumat, 23 Oktober 2026
Todong Pelajar dengan Pistol Mainan, Pelaku Curas di Leuwigoong Ditangkap
deNews

Todong Pelajar dengan Pistol Mainan, Pelaku Curas di Leuwigoong Ditangkap

Jumat, 23 Oktober 2026
Sekda Andang Lepas Kafilah Porsadin, Ciamis Pasang Target Juara Umum
deNews

Sekda Andang Lepas Kafilah Porsadin, Ciamis Pasang Target Juara Umum

Jumat, 23 Oktober 2026
Tim LCC SMPN 1 Mangunjaya Raih Juara, Aqilla dan Rekan Tampil Gemilang
deNews

Tim LCC SMPN 1 Mangunjaya Raih Juara, Aqilla dan Rekan Tampil Gemilang

Jumat, 23 Oktober 2026
Gol Menit ke-88, Persib Takluk 0-1 dari Madura United
deNews

Gol Menit ke-88, Persib Takluk 0-1 dari Madura United

Jumat, 23 Oktober 2026
DAHANA Tunjukkan Peran Strategis, Industri Pertahanan Nasional Jadi Perhatian
DePertahanan

DAHANA Tunjukkan Peran Strategis, Industri Pertahanan Nasional Jadi Perhatian

Kamis, 22 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

KabarDaerah

Petisi Mosi Tidak Percaya, Warga Desa Sindangraja Tuntut Kepala Desa Mundur

Minggu, 2 Mei 2021

Aksi Demo Warga Dua Desa di Pagaden Hasilkan Kesepakatan Prioritaskan Rekrut Tenaga Kerja Sekitar Pabrik

Senin, 8 November 2021

Di Sukabumi Para Kades Mengeluh, Carut Marut Data Warga Miskin Masih Dipakai Acuan

Sabtu, 2 Mei 2020

Hasil Otopsi Penemuan Mayat Tanpa Busana di Saluran Irigasi Gunungsari Bukan Korban Pemerkosaan, Kekerasan atau Pembunuhan

Senin, 30 Juni 2025

Legislator Yudha Puja Turnawan Turun Gunung Ikut Gotong Royong Perbaiki Irigasi dan Jalan Ambrol di Sukajaya

Jumat, 7 Maret 2025

Ungkap Kinerja Bupati, Aliansi D’Ragam Dorong DPRD Garut Gunakan Hak Angket dan Interpelasi

Kamis, 11 November 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste