• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, September 20, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Ribuan Warga Padati Simpang Lima Garut, Serukan Keberlanjutan Program MBG dan Perang Melawan Korupsi

bydejurnalcom
Senin, 22 Juni 2026
Reading Time: 3 mins read
Ribuan Warga Padati Simpang Lima Garut, Serukan Keberlanjutan Program MBG dan Perang Melawan Korupsi
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Gelombang aspirasi masyarakat membanjiri kawasan Simpang Lima hingga depan Gedung Bupati Garut pada Senin (22/6/2026). Ribuan warga dari berbagai kalangan turun ke jalan dalam sebuah aksi damai untuk menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendesak pemerintah agar mengusut tuntas berbagai dugaan penyimpangan dan praktik korupsi yang berpotensi merusak tujuan mulia program tersebut.

Aksi yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini berlangsung tertib dan kondusif. Massa yang hadir mengaku sebagai masyarakat yang merasakan secara langsung manfaat Program MBG, baik bagi anak-anak, pelajar, maupun keluarga kurang mampu.

Mereka berkumpul dengan satu tujuan yang sama, yakni memastikan program yang dinilai sangat membantu kebutuhan gizi masyarakat tersebut tetap berjalan, semakin berkualitas, dan bebas dari praktik korupsi.

BacaJuga :

Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bandung Menyambut Kabar Bahagia

Haornas dan GEMAR, Sekda Kaitkan Olahraga dengan Semangat Gotong Royong Warga Ciamis

Dari Olahraga hingga Lingkungan, Potensi Ciamis Dilirik Kemenpora

Sejak pagi hari, peserta aksi telah memadati titik kumpul di Simpang Lima Garut. Mereka membawa berbagai spanduk, poster, dan atribut yang berisi pesan-pesan dukungan terhadap Program MBG serta tuntutan agar pemerintah meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaannya. Suara orasi yang bergema di sepanjang jalan menjadi simbol kuat bahwa masyarakat tidak ingin program yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat kecil tersebut terhambat akibat ulah segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tujuh tuntutan utama kepada pemerintah. Pertama, mempertahankan keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis sebagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kedua, mengusut tuntas setiap dugaan korupsi yang berkaitan dengan pelaksanaan program. Ketiga, melakukan perbaikan sistem pelaksanaan agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Selanjutnya, mereka juga menuntut peningkatan kualitas menu makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat. Menurut mereka, kualitas makanan harus tetap menjadi prioritas utama agar tujuan meningkatkan gizi masyarakat dapat tercapai secara optimal. Selain itu, massa meminta pemerintah memberikan hukuman tegas kepada siapa pun yang terbukti melakukan korupsi atau penyalahgunaan wewenang dalam program tersebut.

Tuntutan berikutnya adalah memastikan Program MBG tetap berpihak kepada masyarakat kecil dan kelompok rentan yang benar-benar membutuhkan. Terakhir, mereka meminta adanya penguatan sistem pengawasan terhadap dapur-dapur penyedia makanan agar kualitas, kebersihan, dan distribusi makanan dapat terjaga dengan baik.

Koordinator aksi, Restik, dalam orasinya menegaskan bahwa masyarakat hadir bukan untuk menentang kebijakan pemerintah. Sebaliknya, mereka datang sebagai bentuk kepedulian dan dukungan agar Program MBG tetap berjalan sesuai dengan tujuan awalnya, yakni membantu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, program yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat harus mendapatkan perhatian serius dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pihak pelaksana di lapangan. Pengawasan yang lemah berpotensi membuka ruang terjadinya penyimpangan yang pada akhirnya akan merugikan masyarakat sebagai penerima manfaat.

“Kami mendukung Program MBG karena manfaatnya nyata dirasakan oleh masyarakat. Namun kami meminta pemerintah lebih serius dalam menjalankannya. Jangan sampai rakyat yang seharusnya menerima manfaat justru menjadi korban akibat lemahnya pengawasan atau ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Restik di hadapan ribuan peserta aksi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa masyarakat tidak ingin program yang lahir untuk membantu rakyat justru kehilangan kepercayaan publik akibat adanya praktik korupsi atau penyimpangan. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi hal yang mutlak diperlukan dalam setiap tahapan pelaksanaan program.

Menariknya, aksi damai tersebut tidak hanya menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap Program MBG, tetapi juga memperlihatkan semangat gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat. Sejumlah peserta aksi secara sukarela melakukan patungan untuk membantu memenuhi kebutuhan kegiatan, mulai dari konsumsi hingga perlengkapan aksi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perjuangan menjaga keberlangsungan program yang dianggap penting bagi masyarakat.
Sepanjang kegiatan berlangsung, aparat keamanan tampak melakukan pengawalan secara humanis guna memastikan jalannya aksi tetap tertib dan aman. Tidak terlihat adanya tindakan anarkis maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat sekitar. Para peserta memilih menyampaikan aspirasi melalui orasi, poster, dan seruan moral yang menekankan pentingnya menjaga program sosial dari praktik korupsi.

Bagi para peserta, Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program bantuan biasa. Program ini dinilai memiliki dampak besar dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Karena itu, mereka berharap pemerintah terus melakukan evaluasi, perbaikan, dan pengawasan secara berkala agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

Aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian serius baik bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Masyarakat menginginkan Program MBG terus berjalan secara transparan, tepat sasaran, berkualitas, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.

Aksi damai yang berlangsung di jantung Kota Garut ini menjadi pesan kuat bahwa masyarakat tidak hanya menginginkan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis, tetapi juga menuntut adanya tata kelola yang baik, pengawasan yang ketat, serta penegakan hukum yang tegas terhadap siapa pun yang mencoba merugikan program yang menyangkut kepentingan rakyat kecil. Dengan semangat persatuan dan kepedulian sosial, ribuan warga menyuarakan satu tekad bersama: menjaga Program MBG tetap berjalan untuk rakyat, sekaligus memberantas korupsi hingga tuntas demi masa depan yang lebih baik.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ribuan Warga Ikuti GEMAR di Car Free Day Al-Fathu Soreang Kabupaten Bandung

Next Post

Legislator PAN H.Tedi Supriadi, S.Pd.I., M.Si Komitmen Dukung Percepatan Penurunan Angka Stunting

Related Posts

Disdukcapil Ciamis Bawa Pelayanan KTP dan IKD di GEMAR HAORNAS
deNews

Disdukcapil Ciamis Bawa Pelayanan KTP dan IKD di GEMAR HAORNAS

Minggu, 20 September 2026
NPCI Ciamis Kenalkan Sitting Volleyball di Ajang GEMAR
deNews

NPCI Ciamis Kenalkan Sitting Volleyball di Ajang GEMAR

Minggu, 20 September 2026
Nostalgia Permainan Masa Kecil, KORMI Hidupkan Oltrad di GEMAR Ciamis
deNews

Nostalgia Permainan Masa Kecil, KORMI Hidupkan Oltrad di GEMAR Ciamis

Minggu, 20 September 2026
Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bandung Menyambut Kabar Bahagia
deNews

Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bandung Menyambut Kabar Bahagia

Minggu, 20 September 2026
Haornas dan GEMAR, Sekda Kaitkan Olahraga dengan Semangat Gotong Royong Warga Ciamis
deNews

Haornas dan GEMAR, Sekda Kaitkan Olahraga dengan Semangat Gotong Royong Warga Ciamis

Minggu, 20 September 2026
Dari Olahraga hingga Lingkungan, Potensi Ciamis Dilirik Kemenpora
deNews

Dari Olahraga hingga Lingkungan, Potensi Ciamis Dilirik Kemenpora

Minggu, 20 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

Polres Subang Tangkap Pelaku Curas Di Mini Market

Rabu, 30 September 2020
Garis Polirsi. Ilustrasi

Belasan Orang di Garut Dikabarkan Jadi Korban Ledakan Amunisi Kadaluwarsa

Senin, 12 Mei 2025

RA Lasminingrat Tokoh Literasi Garut

Selasa, 10 April 2018

Penyakit TBC Masih Menjadi Masalah Kesehatan Masyarakat Garut

Rabu, 29 Januari 2020

Mobil Desa Harus Berplat Merah, Tanda Bukan Milik Pribadi Kepala Desa

Sabtu, 10 April 2021

Ciptakan Ciamis Harmonis Polres Ciamis Gelar Ngariung Bareng dan Bhakti Kesehatan di Desa Selasari

Rabu, 12 Maret 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste