• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Agustus 14, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Dari Kampung Angklung hingga Kampung Kerukunan, BP2D Antar Akademisi Filipina dan Jepang Naik Gatrik

bydejurnalcom
Minggu, 26 Juli 2026
Reading Time: 3 mins read
Dari Kampung Angklung hingga Kampung Kerukunan, BP2D Antar Akademisi Filipina dan Jepang Naik Gatrik
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Badan Promosi Pariwisata Daerah (BP2D) Kabupaten Ciamis terus memperkenalkan wajah baru pariwisata daerah melalui program Smiling Enjoy Galuh.

Dengan mengusung konsep wisata berbasis pengalaman (experience tourism), BP2D mengajak rombongan profesor, dosen, peneliti, dan mahasiswa dari Filipina, Jepang, serta Indonesia menjelajahi warisan budaya Tatar Galuh menggunakan Gatrik (Galuh Tour Kota Klasik), Minggu (26/07/2026).

Sebanyak 26 peserta mengikuti kegiatan Islamic Southeast Asia Traveling Classroom, program mobilitas akademik yang diselenggarakan SEASREP Foundation (Southeast Asian Studies Regional Exchange Program) bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). Program ini menghadirkan studi lapangan mengenai sejarah Islam, keberagaman budaya, dialog antaragama, dan kehidupan masyarakat multikultural di Indonesia.

BacaJuga :

BAZNAS Ciamis Salurkan Kursi Roda dan Bantuan RLHB di Cihaurbeuti

DPRD dan Pemkab Bandung Sepakati KUA-PPAS APBD 2027 serta Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

BAZNAS Ciamis Luncurkan Kampung Zakat ke-14 di Bangunharja

Perjalanan dimulai dari Hotel Priangan Ciamis. Satu per satu peserta menaiki armada Gatrik yang membawa mereka menyusuri Kota Ciamis menuju sejumlah destinasi budaya unggulan.

Penggunaan kendaraan wisata ramah lingkungan tersebut menjadi bagian dari pengalaman yang sengaja dirancang BP2D agar wisatawan menikmati perjalanan sejak pertama menginjakkan kaki di Kabupaten Ciamis.

Ketua BP2D Kabupaten Ciamis, Endang Haris Juandana, mengatakan konsep Smiling Enjoy Galuh dibangun untuk memperkenalkan Ciamis bukan hanya melalui destinasi wisata, melainkan melalui pengalaman yang melibatkan budaya, masyarakat, sejarah, dan kuliner lokal.

Menurutnya pariwisata saat ini telah bergeser. Wisatawan tidak lagi sekadar mencari tempat yang indah untuk difoto, tetapi mereka ingin mendapatkan pengalaman yang otentik.

“Karena itu kami menghadirkan Smiling Enjoy Galuh sebagai konsep yang mengajak wisatawan menikmati Ciamis secara utuh, mulai dari perjalanan, budaya, masyarakat, hingga kulinernya,” ujarnya

Endang menjelaskan Gatrik menjadi salah satu ikon baru pariwisata Kabupaten Ciamis yang memperkuat citra daerah sebagai destinasi yang ramah lingkungan dan nyaman bagi wisatawan.

“Gatrik bukan hanya kendaraan pengantar wisatawan. Kami ingin menjadikannya bagian dari atraksi wisata,” katanya.

Endang menambahkan, BP2D terus mengembangkan promosi pariwisata berbasis pengalaman karena diyakini menjadi cara paling efektif memperkenalkan potensi daerah kepada dunia.

“Jika wisatawan hanya datang melihat objek wisata, mungkin yang mereka bawa hanya foto. Tetapi ketika mereka ikut membuat angklung, berbincang dengan pengrajin, menyaksikan toleransi yang hidup di Kampung Kerukunan, lalu menikmati kuliner khas Sunda, mereka akan membawa cerita yang jauh lebih berharga. Cerita itulah yang akan menjadi promosi terbaik bagi Kabupaten Ciamis,” tuturnya.

Belajar Membuat Angklung Bersama Pengrajin

Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Kampung Angklung di Desa Panyingkiran. Di lokasi ini para peserta menyaksikan langsung proses pembuatan angklung, mulai dari pemilihan bambu, pembentukan, penyetelan nada hingga menjadi alat musik yang siap dimainkan.

Rombongan kemudian berdialog dengan para pengrajin sebelum memainkan angklung bersama di amfiteater desa.

Ketua Yayasan Kampung Angklung sekaligus pengrajin, Nunu, mengaku bangga Kampung Angklung kini menjadi salah satu tujuan wisata edukasi bagi tamu dari luar negeri.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis dan BP2D yang telah membawa tamu dari berbagai negara ke Kampung Angklung. Kami bangga karena hasil karya para pengrajin kini dikenal hingga mancanegara,” katanya.

Nunu menjelaskan, saat ini terdapat lebih dari 10 kelompok pengrajin angklung di Desa Panyingkiran yang melibatkan sekitar 70 perajin aktif.

Ia menilai kunjungan wisatawan memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan para pengrajin.

“Pengaruhnya sangat terasa, baik terhadap penjualan maupun promosi. Wisatawan biasanya membagikan pengalaman mereka melalui media sosial sehingga Kampung Angklung semakin dikenal. Dampaknya, kepercayaan masyarakat meningkat dan peluang kunjungan berikutnya juga semakin besar,” ujarnya.

Mahasiswa Filipina Terkesan

Salah seorang peserta, Rafael Sandoy, mahasiswa asal Filipina, mengaku terkesan dapat melihat langsung proses pembuatan angklung yang selama ini hanya dikenalnya melalui buku dan internet.

“Saya sangat senang berada di sini. Melihat sendiri bagaimana angklung dibuat merupakan pengalaman yang luar biasa. Bermain angklung bersama masyarakat menjadi momen yang tidak akan saya lupakan. Orang-orang di Ciamis sangat ramah dan budayanya sangat kaya,” ungkap Rafael.

Menyaksikan Harmoni di Kampung Kerukunan

Setelah dari Kampung Angklung, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kampung Kerukunan di Lingkungan Lebak, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis.

Di kawasan tersebut para peserta melihat secara langsung kehidupan masyarakat yang hidup berdampingan dalam keberagaman agama.

Mereka mengunjungi kawasan Kampung Kerukunan yang di dalamnya terdapat lima rumah ibadah, di antaranya masjid, gereja, klenteng, serta rumah ibadah agama lainnya yang berdiri berdampingan sebagai simbol kuatnya toleransi masyarakat Ciamis.

Dialog bersama tokoh masyarakat memberikan gambaran kepada para akademisi mengenai bagaimana nilai toleransi dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Tatar Galuh.

Ditutup Menikmati Kuliner Khas Sunda

Rangkaian kunjungan kemudian ditutup dengan makan siang bersama di Saung Tampani. Dalam suasana pedesaan yang asri, rombongan menikmati beragam hidangan khas Sunda dan kuliner tradisional Ciamis.

Bagi BP2D, pengalaman menikmati kuliner lokal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari konsep Smiling Enjoy Galuh.

Melalui perpaduan perjalanan menggunakan Gatrik, kunjungan ke sentra budaya, wisata toleransi, hingga sajian kuliner khas daerah, BP2D berharap setiap tamu membawa pulang pengalaman yang berkesan sekaligus menjadi duta promosi bagi pariwisata Kabupaten Ciamis di tingkat internasional. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Dari Rakerda PAN Ciamis Gaspol! Kursi Wabup Diincar

Next Post

Banyak yang Mengira dari Bandung, Ternyata Angklung di Berbagai Destinasi Wisata Lahir dari Kampung Angklung Ciamis

Related Posts

Pemusatan Pelatihan Paskibraka Garut 2026 Dimatangkan, 35 Calon Pengibar Siap Sukseskan Upacara HUT RI
deNews

Pemusatan Pelatihan Paskibraka Garut 2026 Dimatangkan, 35 Calon Pengibar Siap Sukseskan Upacara HUT RI

Kamis, 13 Agustus 2026
Rapat Paripurna DPRD Garut Bahas Rancangan KUAPPAS Diwarnai Aksi Walkout Fraksi Gerindra
deNews

Rapat Paripurna DPRD Garut Bahas Rancangan KUAPPAS Diwarnai Aksi Walkout Fraksi Gerindra

Kamis, 13 Agustus 2026
GOW dan IIDI Ciamis Bahas Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan
deNews

GOW dan IIDI Ciamis Bahas Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan

Kamis, 13 Agustus 2026
BAZNAS Ciamis Salurkan Kursi Roda dan Bantuan RLHB di Cihaurbeuti
deNews

BAZNAS Ciamis Salurkan Kursi Roda dan Bantuan RLHB di Cihaurbeuti

Kamis, 13 Agustus 2026
DPRD dan Pemkab Bandung Sepakati  KUA-PPAS APBD 2027 serta Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
deNews

DPRD dan Pemkab Bandung Sepakati KUA-PPAS APBD 2027 serta Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

Kamis, 13 Agustus 2026
BAZNAS Ciamis Luncurkan Kampung Zakat ke-14 di Bangunharja
deNews

BAZNAS Ciamis Luncurkan Kampung Zakat ke-14 di Bangunharja

Kamis, 13 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

KabarDaerah

Persib Bandung Naik ke posisi tiga usai Menghajar PSBS Biak dengan Skor 3-0

Jumat, 17 Oktober 2025

Diguyur Hujan Sehari Semalam, Puluhan Rumah Warga Desa Sukamulya Kecamatan Pagaden Terendam Banjir

Minggu, 7 Februari 2021

HUT TNI Ke-73 Forkopim Karangpawitan Adakan Bedah Rumah Anggota Veteran

Jumat, 5 Oktober 2018
Asep Somantri, S.pd (sebelah kiri) dan Aan Suryana, S.pd (sebelah kanan).

Sertijab Kepala Sekolah Dasar Negeri Percobaan Kecamatan Cileunyi

Kamis, 3 Juli 2025

Tidak ada Penambahan Warga Positif Covid-19 Di Purwakarta

Jumat, 8 Mei 2020

Bupati Bandung Dorong Percepatan Sertifikasi Higiene Sanitasi Dapur MBG Lewat Kerja Sama dengan APKASI dan HAKLI

Jumat, 31 Oktober 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste