• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Agustus 14, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Fenomena Rashdul Kiblat 2026, Kemenag Ciamis Ajak Masyarakat Pastikan Arah Kiblat Lebih Akurat

bydejurnalcom
Kamis, 16 Juli 2026
Reading Time: 3 mins read
Fenomena Rashdul Kiblat 2026, Kemenag Ciamis Ajak Masyarakat Pastikan Arah Kiblat Lebih Akurat
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis kembali mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena alam Rashdul Kiblat yang berlangsung pada 15-16 Juli 2026 sebagai momentum untuk memastikan arah kiblat masjid, musala hingga rumah tinggal lebih akurat.

Fenomena langka yang hanya terjadi dua kali dalam setahun ini dinilai menjadi cara paling sederhana sekaligus presisi untuk memverifikasi arah kiblat tanpa memerlukan peralatan rumit.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kabupaten Ciamis, Dr. H. Mohamad Aip Maftuh, M.Pd., mengatakan Rashdul Kiblat merupakan peristiwa ketika posisi Matahari berada tepat di atas Ka’bah, sehingga bayangan benda yang berdiri tegak lurus akan menunjukkan arah kiblat secara akurat.

BacaJuga :

BAZNAS Ciamis Salurkan Kursi Roda dan Bantuan RLHB di Cihaurbeuti

DPRD dan Pemkab Bandung Sepakati KUA-PPAS APBD 2027 serta Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

BAZNAS Ciamis Luncurkan Kampung Zakat ke-14 di Bangunharja

“Momentum ini sangat penting karena umat Islam dalam pelaksanaan salat maupun beberapa ibadah lainnya diwajibkan menghadap kiblat. Agar arah kiblat benar-benar tepat, Allah menghadirkan fenomena alam yang dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat,” ujarnya saat ditemui di kantornya Kamis (16/07/2026)

Fenomena Alam yang Hanya Terjadi Dua Kali Setahun

Menurut Aip Maftuh, fenomena tersebut bukan ditentukan manusia, melainkan murni peristiwa astronomi yang terjadi karena posisi Matahari tepat berada di atas Ka’bah.

Di Indonesia bagian barat, Rashdul Kiblat tahun ini berlangsung pada 15 dan 16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB. Pada waktu tersebut masyarakat cukup menegakkan tongkat atau benda lurus di tempat yang terkena sinar matahari. Garis bayangan yang terbentuk akan menunjukkan arah kiblat secara presisi.

“Ini metode paling mudah. Tidak perlu alat khusus. Selama cuaca cerah dan Matahari terlihat jelas, masyarakat tinggal menegakkan tongkat, lalu menarik garis bayangannya. Garis itulah arah kiblat,” jelasnya.

Ia menambahkan, fenomena serupa memang terjadi setiap tahun, namun tanggalnya mengikuti perhitungan astronomi sehingga tidak ditentukan oleh manusia.

Kemenag Libatkan ASN, Penyuluh hingga DKM Masjid

Dalam pelaksanaan Rashdul Kiblat 2026, Kemenag Ciamis menggerakkan seluruh ASN, penghulu, penyuluh agama Islam, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh masyarakat hingga warga yang ingin mengecek arah kiblat rumahnya masing-masing.

Beruntung, kondisi cuaca pada pelaksanaan tahun ini cukup cerah sehingga proses pengukuran dapat dilakukan secara optimal.

“Alhamdulillah cuaca sangat mendukung sehingga masyarakat bisa memanfaatkan momentum ini dengan baik. Banyak masjid, musala, rumah ibadah hingga rumah pribadi yang berhasil mengakurasi arah kiblatnya,” katanya.

Target Lebih dari 12 Ribu Titik Tercapai

Kemenag Kabupaten Ciamis menargetkan lebih dari 12.000 objek mengikuti Gerakan Rashdul Kiblat 2026 sesuai arahan Kementerian Agama RI dan Kanwil Kemenag Jawa Barat.

Objek tersebut meliputi masjid, musala, madrasah, pondok pesantren hingga rumah masyarakat.

Aip Maftuh mengungkapkan, antusiasme masyarakat tahun ini sangat tinggi. Dukungan para penyuluh agama, penghulu, DKM, organisasi Islam dan tokoh masyarakat menjadi faktor penting tercapainya target tersebut.

“Alhamdulillah target lebih dari 12 ribu objek berhasil tercapai. Bahkan yang sudah masuk ke dalam sistem mencapai belasan ribu partisipasi. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya akurasi arah kiblat semakin meningkat,” ungkapnya.

Peserta Mendapat Sertifikat Digital

Sebagai bentuk apresiasi, Kementerian Agama juga memberikan sertifikat digital kepada peserta yang mengikuti Gerakan Rashdul Kiblat Nasional.

Peserta terlebih dahulu melakukan pendaftaran melalui sistem yang telah disiapkan Kemenag. Setelah proses verifikasi selesai, sertifikat dapat langsung diunduh secara mandiri.

“Sertifikat diberikan kepada peserta yang mendaftar. Jadi sifatnya perorangan sebagai bukti telah berpartisipasi dalam Gerakan Rashdul Kiblat Nasional,” jelas Aip.

Tidak Wajib, tetapi Sangat Dianjurkan

Aip menegaskan, pelaksanaan Rashdul Kiblat bukan merupakan kewajiban bagi seluruh masjid maupun musala. Program ini lebih bersifat imbauan sebagai ikhtiar meningkatkan ketepatan arah kiblat.

“Ini bukan kewajiban, tetapi bagian dari upaya memberikan kepastian arah kiblat yang lebih akurat sehingga masyarakat semakin tenang dalam beribadah,” katanya.

Ia menjelaskan, meskipun pergeseran arah kiblat yang ditemukan di lapangan umumnya sangat kecil, bahkan hanya sekitar 0,1 derajat, dampaknya akan menjadi signifikan jika ditarik dalam jarak ribuan kilometer menuju Ka’bah.

“Kelihatannya kecil, tetapi ketika ditarik lurus sampai ke Ka’bah, pergeseran sekecil apa pun akan menjadi cukup berarti. Karena itu momentum ini sangat penting dimanfaatkan,” ujarnya.

Edukasi Keagamaan Terus Diperluas

Program Rashdul Kiblat di Kabupaten Ciamis bukan hal baru. Selama tiga tahun terakhir, Kemenag terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat setiap kali fenomena ini terjadi.

Ke depan, edukasi juga akan diperluas kepada kalangan pelajar, santri dan masyarakat umum agar semakin banyak yang memahami cara sederhana mengukur arah kiblat secara mandiri.

“Kami berharap masyarakat semakin mengenal fenomena Rashdul Kiblat dan tidak melewatkan kesempatan ini setiap tahun. Selain memastikan arah kiblat lebih akurat, kegiatan ini juga menjadi media syiar Islam, edukasi astronomi, sekaligus meningkatkan kesadaran umat terhadap pentingnya ketepatan dalam beribadah,” pungkasnya (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Hadapi Ancaman Kemarau, Disdik Ciamis Perkuat Edukasi Hemat Air dan Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah

Next Post

Program Ciamis Cerdas, BAZNAS Biayai Kuliah 10 Mahasiswa UID hingga Lulus, Cetak Duta Zakat Masa Depan

Related Posts

Pemusatan Pelatihan Paskibraka Garut 2026 Dimatangkan, 35 Calon Pengibar Siap Sukseskan Upacara HUT RI
deNews

Pemusatan Pelatihan Paskibraka Garut 2026 Dimatangkan, 35 Calon Pengibar Siap Sukseskan Upacara HUT RI

Kamis, 13 Agustus 2026
Rapat Paripurna DPRD Garut Bahas Rancangan KUAPPAS Diwarnai Aksi Walkout Fraksi Gerindra
deNews

Rapat Paripurna DPRD Garut Bahas Rancangan KUAPPAS Diwarnai Aksi Walkout Fraksi Gerindra

Kamis, 13 Agustus 2026
GOW dan IIDI Ciamis Bahas Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan
deNews

GOW dan IIDI Ciamis Bahas Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan

Kamis, 13 Agustus 2026
BAZNAS Ciamis Salurkan Kursi Roda dan Bantuan RLHB di Cihaurbeuti
deNews

BAZNAS Ciamis Salurkan Kursi Roda dan Bantuan RLHB di Cihaurbeuti

Kamis, 13 Agustus 2026
DPRD dan Pemkab Bandung Sepakati  KUA-PPAS APBD 2027 serta Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
deNews

DPRD dan Pemkab Bandung Sepakati KUA-PPAS APBD 2027 serta Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

Kamis, 13 Agustus 2026
BAZNAS Ciamis Luncurkan Kampung Zakat ke-14 di Bangunharja
deNews

BAZNAS Ciamis Luncurkan Kampung Zakat ke-14 di Bangunharja

Kamis, 13 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

KabarDaerah

Foto : Wamendagri Bima Arya saat memberikan pembinaan APBD di Aula Setda Ciamis Rabu (19/03/2025)

Wamendagri Bima Arya Berikan Penjelasan tentang Perencanaan dan Penganggaran APBD Ciamis

Rabu, 19 Maret 2025

Masyarakat Cimaragas Usulkan Lahan Eks Kecamatan Pangatikan Jadi Kantor Desa, Sekda Garut : Dikaji Dulu

Selasa, 9 September 2025

Silaturahmi Akbar Guru Madrasah Lingkup Kemenag Kabupaten Bandung

Rabu, 16 April 2025

Kasus Pencabulan Bocah Lima Tahun, Kepala DPPKBPPA Kabupaten Garut Sampaikan Progres Penanganan Korban

Sabtu, 12 April 2025

IPM Kabupaten Bandung 2024 Tertinggi Kedua Tingkat Kabupaten di Jawa Barat

Rabu, 20 November 2024

DPD PDIP Propinsi Jabar Bagikan Sembako Gotong Royong

Sabtu, 16 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste