CIAMIS, deJurnal,- Usia lanjut bukan alasan untuk berhenti berkarya. Pesan itu disampaikan Drs. H. Akasah Kalwan, M.BA setelah terpilih sebagai Ketua Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Ciamis masa bakti 2026–2031.
Akasah terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) LLI Kabupaten Ciamis Tahun 2026 yang digelar di Rumah Makan Linggasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Kamis (27/8/2026).
Dalam pemilihan tersebut, Akasah memperoleh 19 suara dari 28 peserta yang menggunakan hak pilih, sementara Dr. Masduki Heriyadi, M.M meraih 9 suara. Akasah pun unggul dengan perolehan 67,86 persen suara.
Musda LLI Ciamis mengusung tema “Lansia Bahagia, Indonesia Sejahtera, Semangat Berkarya adalah Kunci Hidup Bermanfaat.”
Akasah: Masa Tua Kesempatan Mewujudkan Mimpi
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Akasah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan peserta Musda. Ia menegaskan, hasil pemilihan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan bersama.
“Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta Musda yang telah memberikan kepercayaan kepada saya. Ini bukan kemenangan pribadi, tetapi amanah yang harus kita jalankan bersama-sama untuk kemajuan LLI Kabupaten Ciamis,” ujar Akasah.
Ia kemudian menyampaikan pesan yang menjadi pandangannya dalam melihat kehidupan di usia lanjut.
“Masa tua adalah kesempatan untuk mewujudkan impian yang tertunda. Untuk itu saya ingin mengajak sesama usia untuk terus bergerak dan bergerak dalam setiap aspek kehidupan,” tegasnya.
Menurut Akasah, ajakan tersebut tidak berarti para lansia harus memaksakan diri. Tetap aktif dapat dilakukan sesuai kemampuan, baik melalui kegiatan sosial, menjaga kesehatan, berkarya maupun berbagi pengalaman dengan lingkungan sekitar.
Baginya, pengalaman panjang yang dimiliki para lansia merupakan modal berharga yang masih bisa memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
LLI Ciamis Didorong Semakin Aktif
Akasah berharap kepengurusan LLI Kabupaten Ciamis periode 2026–2031 dapat memperkuat organisasi sekaligus menghadirkan kegiatan yang benar-benar dibutuhkan para lansia.
Ia ingin LLI tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga menjadi ruang bagi lansia untuk tetap beraktivitas dan bersosialisasi.
“Lansia bukan berarti berhenti berkarya. Justru dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, para lansia masih bisa memberikan kontribusi bagi keluarga, lingkungan dan masyarakat,” katanya.
Sejumlah kegiatan ke depan akan diarahkan pada penguatan aktivitas sosial, kesehatan dan produktivitas lansia dengan tetap menyesuaikan kondisi serta kemampuan masing-masing.
Rangkul Semua Pihak
Akasah juga mengajak seluruh pengurus dan anggota LLI Ciamis untuk kembali bersatu setelah Musda. Perbedaan pilihan dalam proses pemilihan, menurutnya, tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja bersama.
“Kita ingin membangun LLI yang lebih solid, guyub dan aktif. Semua pihak harus kita rangkul, termasuk seluruh anggota dan pengurus. Setelah Musda ini selesai, mari kita bersama-sama bekerja dan menjalankan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan lansia,” tuturnya.
Ia berharap keberadaan LLI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat lanjut usia di Kabupaten Ciamis.
Akasah ingin para lansia tetap sehat, mandiri dan memiliki ruang untuk menjalankan aktivitas yang mereka sukai.
“Yang terpenting, para lansia tetap merasa dihargai dan memiliki kesempatan untuk memberikan manfaat. Semangat inilah yang akan kami dorong dalam kepengurusan lima tahun ke depan,” pungkasnya. (Nay Sunarti)














