CIAMIS, deJurnal,- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi Pimpinan Daerah Badan Kontak Majelis Taklim Dewan Masjid Indonesia (PD BKMM-DMI) Kabupaten Ciamis untuk mengajak kaum perempuan kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat.
Pesan tersebut mengemuka dalam pengajian rutin bulanan PD BKMM-DMI Kabupaten Ciamis yang digelar di Masjid Agung Ciamis, Selasa (25/8/2026), bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Kegiatan yang diikuti para pengurus, Ketua PC BKMM-DMI serta anggota BKMM-DMI se-Kabupaten Ciamis itu mengusung nuansa merah putih. Kajian Maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan KH. Moch. Ridwan Alawil Hadad atau yang akrab disapa Ustaz Cecep.
Ketua PD BKMM-DMI Kabupaten Ciamis, Hj. Talbiyah Munadi, mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial.

Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ruang untuk kembali mempelajari keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah, hari ini pengajian bulanan PD BKMM-DMI Kabupaten Ciamis bertepatan dengan 12 Rabiul Awal. Kita mengundang KH. Moch. Ridwan atau Ustaz Cecep untuk menyampaikan tausiah tentang Uswatun Hasanah, terutama keteladanan Rasulullah SAW dan perempuan-perempuan pada zaman beliau,” ujar Talbiyah.
Perempuan Punya Peran Besar dalam Membangun Keluarga
Dalam kajiannya, Ustaz Cecep mengangkat peran perempuan pada masa Rasulullah SAW serta relevansinya dengan kehidupan perempuan masa kini.
Perempuan, kata dia, memiliki posisi penting dalam membentuk karakter keluarga. Dari lingkungan keluarga inilah nilai agama, akhlak dan kebiasaan baik pertama kali ditanamkan kepada anak.
Karena itu, perempuan tidak hanya dipandang sebagai pelengkap dalam keluarga, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai ibu, istri sekaligus pendidik pertama bagi generasi.
Talbiyah menilai pesan tersebut sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Keluarga yang kuat, menurutnya, menjadi salah satu fondasi terbentuknya lingkungan masyarakat yang baik.
“Perempuan itu mempunyai peran besar dalam keluarga. Kalau perempuannya baik, salehah, kuat dan tangguh, insyaallah bisa membangun keluarga yang sakinah. Dari keluarga yang baik, kemudian lingkungan RT dan RW menjadi baik, kecamatan baik, kabupaten baik, hingga insyaallah Indonesia juga menjadi lebih baik,” katanya.
Lima Pesan yang Relevan bagi Perempuan Masa Kini
Talbiyah menyebut ada sejumlah pesan yang disampaikan dalam tausiah Maulid Nabi yang dinilainya penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Di antaranya menjaga komunikasi yang baik, menjaga rasa malu dalam pengertian akhlak dan kehormatan diri, terus belajar agar menjadi perempuan yang cerdas, serta membangun ketangguhan dalam menghadapi kehidupan.
Menurutnya, kecerdasan tidak hanya berkaitan dengan pendidikan formal. Perempuan juga perlu memiliki kecerdasan dalam mengelola rumah tangga, mendidik anak, berkomunikasi dengan pasangan, serta mengambil keputusan yang bijaksana.
“Yang saya ingat dari pesan tadi antara lain bagaimana kita berkomunikasi dengan baik, menjaga malu, menjadi perempuan yang cerdas dan berkualitas. Ini penting untuk kita terapkan dalam kehidupan sekarang,” ujarnya.
Ia berharap perempuan yang tergabung dalam BKMM-DMI Kabupaten Ciamis dapat terus meningkatkan kapasitas diri sehingga mampu memberikan pengaruh positif bagi keluarga dan masyarakat.
“Harapannya semakin banyak perempuan yang cerdas dan berkualitas. Dengan begitu kita bisa membawa keluarga dan masyarakat Tatar Galuh Ciamis menjadi lebih berdaya dan insyaallah menuju masyarakat yang sejahtera,” katanya.
Belajar dari Perjalanan Hidup Rasulullah SAW
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali perjalanan hidup Rasulullah Muhammad SAW sejak masa kanak-kanak hingga menjadi sosok yang dikenal sebagai manusia yang jujur, amanah dan memiliki kemampuan dalam membangun hubungan sosial maupun perdagangan.
Keteladanan itulah yang dinilai penting untuk diwariskan kepada generasi sekarang, terutama di tengah perubahan sosial yang semakin cepat.
Nilai kejujuran, kerja keras, kecerdasan, kreativitas, tanggung jawab dan kemampuan berkomunikasi merupakan bagian dari akhlak yang tetap relevan dalam kehidupan modern.
BKMM-DMI Siapkan Kegiatan Keagamaan Berkelanjutan
Talbiyah menambahkan, PD BKMM-DMI Kabupaten Ciamis tidak hanya berkomitmen menjalankan pengajian rutin. Berbagai kegiatan keagamaan juga akan terus dikembangkan, terutama dalam momentum peringatan hari besar Islam.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana meningkatkan pemahaman keagamaan bagi para anggota BKMM-DMI.
“Insyaallah setiap peringatan hari besar Islam akan ada kegiatan. Mudah-mudahan ke depan kita bisa menghadirkan mubalig dari Kabupaten Ciamis maupun dari luar daerah, tentunya dengan dukungan kesehatan dan rezeki sehingga program-program ini dapat terus berjalan,” ucapnya.
Talbiyah, menambahkan keberadaan majelis taklim memiliki peran penting dalam menjaga hubungan sosial sekaligus memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat.
Melalui pengajian yang rutin dan pembinaan yang berkelanjutan, BKMM-DMI diharapkan dapat terus mendorong lahirnya perempuan yang tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu menjadi penggerak kebaikan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini tidak hanya menjadi pengingat perjalanan kelahiran Rasulullah, tetapi juga ajakan untuk menghadirkan kembali nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya (Nay Sunarti)















