Dejurnal.com. Garut o Meski dibawah terik mentari, rupanya hal tersebut tidak menyurutkan langkah dan sportivitas warga masyarakat, berkaitan tersebut nampak terlihat didalam acara penutupan final bola voly se-Kecamatan Pamulihan dan acara pembukaan sepak bola/Kick Off Piala Soeratin Tahun 2026. Yang dipusatkan di lapangan SOR serta Lapang Sepak Bola Desa Pakenjeng, di Kecamatan Pamulihan Kabupaten Garut. Sabtu, 01 Agustus 2026.
Dalam acara tersebut hadir Bupati Garut, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Ketua KONI, Ketua KNPI, Forkopimcam Pamulihan ( Camat, Kapolsek, Danramil beserta Anggota) dan Para Kepala Desa, Perangkat Desa Dan Warga Masyarakat, berbaur menjadi satu.
Menurut Ketua PSSI Kabupaten Garut, H. Amar Komarudin, menyampaikan dalam pembukaan acara Piala Soeratin 2026. Apresiasi disampaikan oleh Ketua PSSI kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, dalam hal ini Bupati Garut, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) yang saat itu hadir dan didampingi Ketua KONI serta Ketua KNPI Kabupaten Garut, Unsur Forkopimcam, Para Kepala Desa, Panitia dan jajarannya serta masyarakat Kecamatan Pamulihan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada Bapak Bupati Garut (H. Abdusy Syakur Amin), Kepala Dispora Garut (Asep Mulyana), Ketua KONI Garut (Subhan Romansyah), dan Ketua KNPI Garut (Agil Sahrizal). Yang selama selalu memberikan dukungan nyata, kepada PSSI Kabupaten Garut. Kehadiran beliau-beliau ini diberbagai kegiatan/acara PSSI tentunya, menjadi penyemangat bagi kami, untuk terus membangun hal sepak bola di Garut, mulai tingkat desa hingga mampu berprestasi di tingkat nasional,” Ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan oleh Ketua PSSI Kabupaten Garut, selain adanya hal Piala Soeratin 2026, ditingkat kabupaten juga ada agenda besar piala Soeratin di tingkat provinsi.
“dan ada tawaran bahwa tingkat provinsi akan dilaksanakan di Garut, dan mudah-mudahan, bisa di Garut dan informasi itu hampir 100 Tim di Garut yang akan hadir termasuk U-13 dan U-15., dan liga-liga itu dalam rangka menumbuhkan ekonomi di Kabupaten. Garut, melalui sepak bola”. Ungkapnya
Ungkap lebih lanjut H. Amar Komarudin, bahwa kegiatan Piala Soeratin 2026 ini dilaksanakan tidak dipusat perkotaan ini merupakan startegi dari PSSI Kabupaten Garut, untuk menggali potensi di daerah.
“kami sengaja, kegiatan ini dilaksanakan di daerah, tujuan untuk menggali potensi daerah, kali ini kegiatan dilaksanakan di Desa Pakenjeng Kecamatan Pamulihan ada sebuah potensi yang kami harus gali terutama menurut keterangan dari warga itu ada objek wisata “Curug Sanghiang Taraje”, ini mesti dikembangkan, untuk menjadi desa wisata yang nantinya bisa mengharumkan nama desa, kecamatan, kabupaten dan provinsi”. Jelasnya.
Inilah yang menjadi dasar kegiatan olah raga sepak bola piala Soeratin 2026 ini dilaksanakan di daerah,
“kami menggeserkan kegiatan ini daerah itu, tentu didalam rangka menggeserkan ekonomi, tidak harus bertumpuk di kota akan tetapi kedaerah untuk berkembang ekonominya,” Tegasnya.
Didalam kesempatan yang sama, Ketua PSSI Kabupaten Garut, menyampaikan sebuah harapan kepada Bupati Garut, berkaitan kondisi lapang sepak bola ini
“Pa Camat, Pa Bupati izin dikarenakan kondisi lapangan seperti ini, barangkali ingin ada atensi supaya ada perbaikan, mudah-mudahan tahun depan lapangan ini menjadi salah satu stadion, paling dibanggakan di Garut Selatan” Usulnya, mengingat dengan jumlah SSB ada 53 SSB.
“Atas hal tersebut, saya yakin diantara mereka ini akan menjadi pemain-pemain profesional untuk mengharumkan nama Garut dan Jawa Barat, dan menjadi anak soleh kebanggaan keluarga dan daerah nya”. Tandasnya.
Perhatian, kolaborasi Pemerintah daerah, bersama unsur organisasi kepemudaan dan olahraga, ini menjadi modal penting hal membangun ekosistem pembinaan sepak bola yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, PSSI, KONI, KNPI, klub, pelatih, masyarakat diyakini akan melahirkan lebih banyak talenta muda yang mampu mengharumkan nama baik Kabupaten Garut.
Selanjutnya sambutan datang Bupati Garut, sekaligus peresmian pembukaan Piala Soeratin 2026. Sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua PSSI akhirnya Bupati Garut, menjawab sebuah harapan Ketua PSSI dan kehadiran Bupati Garut ke Pakenjeng tersebut menjadi momen tersendiri, atas hal tersebut Bupati Garut memerintahkan Kepala Desa, KKO, dan Camat, KONI, Kadispora, untuk segera melengkapi kebutuhan administrasinya.
Akhirnya Bupati Garut Abduhsy Syakur Amin membuka secara resmi.
“pertandingan sepak bola piala Soeratin 2026, dan saya nyatakan secara resmi dimulai”.#. Pungkasnya.
Bupati Garut setelah menyapa warga masyarakat, acara dilanjutkan kembali menuju lokasi Curug Sanghiang Taraje berlokasi dibawah perhutanan sosial yang dikelola sejak tahun 2015, oleh masyarakat hutan, Kelompok Sadar Wisata, dikordinir oleh Deni Tamrin.***Yohaness












