Dejurnal.com, Bandung – Relawan Sayati Sinergi melakukan kegiatan fogging di RW 08 Desa Sayati, Kecamataan Margahayu, Kabupaten Bandung, Senin, 21 September 2026, menyusul adanya laporan sejumlah warga yang terkena demam berdarah dengue (DBD).
Menurut Ketua Relawan Sayati Sinergi, Irman Syarif Usman, laporan mengenai warga yang terjangkit DBD tersebut diterima oleh dirinya dari relawan Sayati Sinergi. Kondisi itu menjadi perhatian di tengah perubahan cuaca.
“Kemarin ada laporan ke relawan Sayati Sinergi, ada beberapa warga di RW 8 Desa Sayati terkena DBD. Memang sekarang musim pancaroba, dari musim kering ke musim hujan,” kata Irman kepada Dejurnal.com, Selasa (22/9/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, relawan Sayati Sinergi kemudian melakukan koordinasi dan membentuk tim relawan fogging untuk melakukan penyemprotan di lingkungan warga sebagai salah satu upaya penanggulangan penyebaran demam berdarah.
Irman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kegiatan sosial relawan Sayati Sinergi sebagai respons terhadap kondisi yang disampaikan masyarakat.
Terkait sumber pembiayaan kegiatan, termasuk bantuan mesin fogging yang diberikan, ia menjelaskan bahwa dukungan tersebut berasal dari pihak yang mendukung kegiatan Sayati Sinergi. Ia menyebut kegiatan fogging itu dilakukan dalam konteks sosial dan tidak dimaksudkan sebagai pemberian uang secara langsung kepada warga.
“Ini hanya sebatas sosial dari relawan Sayati Sinergi terhadap masyarakat,” katanya.
Kegiatan fogging tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan warga mengenai kasus DBD di RW 8, terutama untuk membantu mengantisipasi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti.
Irman menyebut, bahwa kegiatan tersebut juga sebagai Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, yang ia beri tagline ”
ENDEURKEUN”: Edukasi, Nilai Gotong Royong,
Daya Ekonomi, Usaha Produktif,
Kemandirian, dan Keunggulan
Desa yang Nyata. Bersama Membangun Desa yang Mandiri, Berdaya, dan Berkelanjutan SayatiSinergi*** Sopandi



















