• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Resmi Nahkodai NasDem Garut, Lola Oktaviani Tancap Gas Konsolidasi hingga Kecamatan dan Serukan Politik Berpihak kepada Rakyat

bydejurnalcom
Sabtu, 17 Oktober 2026
Reading Time: 6 mins read
Resmi Nahkodai NasDem Garut, Lola Oktaviani Tancap Gas Konsolidasi hingga Kecamatan dan Serukan Politik Berpihak kepada Rakyat
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut — Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Garut resmi memasuki babak baru kepemimpinan setelah Hj. Lola Oktaviani dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Garut. Pelantikan jajaran pengurus DPD dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tersebut berlangsung khidmat di Gedung Graha Patriot, Jalan Raya Cipanas, Kelurahan Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jumat (16/10/2026).

Pelantikan ini bukan sekadar pergantian atau pengukuhan kepengurusan organisasi. Momentum tersebut sekaligus menjadi titik awal bagi NasDem Garut untuk memperkuat konsolidasi internal, membangun soliditas kader, serta memperluas jangkauan organisasi hingga tingkat kecamatan dan akar rumput.

Di bawah kepemimpinan Lola Oktaviani, NasDem Garut dihadapkan pada tantangan untuk membuktikan bahwa keberadaan partai politik tidak hanya terlihat dalam agenda formal maupun momentum menjelang pemilihan umum. Lebih dari itu, partai diharapkan mampu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, dan memperjuangkan kepentingan publik melalui kerja nyata.

BacaJuga :

Bupati Kabupaten Sukabumi Tegaskan, Aksioma Bangun Karakter Disiplin Tangguh Percaya Diri Dan Sportif

TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Hadirkan Kepedulian, Lansia Desa Mekarjaya Terima Bantuan Sembako

Bunda PAUD Garut Tekankan Pentingnya Pengembangan Anak Usia Dini secara Holistik Integratif

Kegiatan pelantikan dihadiri jajaran pengurus DPD, para ketua dan pengurus DPC dari berbagai kecamatan, serta kader dan simpatisan Partai NasDem. Kehadiran perwakilan dari daerah pemilihan (dapil) 1 hingga dapil 6 menunjukkan keterlibatan berbagai wilayah dalam agenda konsolidasi organisasi tersebut.

Lola Oktaviani Terima Amanah, Konsolidasi Menjadi Prioritas

Usai resmi dilantik, Lola Oktaviani menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin NasDem Kabupaten Garut. Amanah tersebut, menurut arah kepemimpinan yang disampaikan dalam kegiatan itu, perlu dijalankan melalui kerja bersama, komitmen organisasi, dan semangat memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menyatukan berbagai potensi kader yang tersebar di enam daerah pemilihan di Kabupaten Garut. Dengan wilayah yang luas dan kondisi masyarakat yang beragam, penguatan organisasi menjadi kebutuhan penting agar partai dapat menjalankan fungsi politiknya secara lebih efektif.

Soliditas internal juga menjadi fondasi untuk menghadapi berbagai agenda politik mendatang. Setiap pengurus diharapkan memahami tugas dan tanggung jawabnya, menjaga komunikasi antartingkatan organisasi, serta menghindari perbedaan internal yang berpotensi menghambat jalannya program partai.

Bagi NasDem Garut, konsolidasi tidak cukup dilakukan melalui rapat atau pertemuan formal. Konsolidasi harus diterjemahkan menjadi kerja organisasi yang terencana, pembagian tugas yang jelas, serta komunikasi berkelanjutan antara pengurus kabupaten, pengurus kecamatan, kader, dan masyarakat.

Dengan pola kerja tersebut, kepengurusan baru diharapkan mampu membangun organisasi yang lebih terstruktur sekaligus responsif terhadap persoalan yang berkembang di setiap wilayah.

SK Kepengurusan DPC Diserahkan, Struktur Kecamatan Didorong Lebih Aktif

Salah satu agenda penting setelah pelantikan adalah penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada para ketua DPC Partai NasDem di tingkat kecamatan oleh Lola Oktaviani.

Penyerahan SK tersebut menjadi bagian dari penguatan legitimasi organisasi sekaligus penanda dimulainya pelaksanaan tugas kepengurusan di tingkat kecamatan sesuai ketentuan partai.

Keberadaan DPC memiliki posisi strategis karena menjadi penghubung antara kepengurusan kabupaten dan masyarakat di wilayah masing-masing. Melalui struktur kecamatan, aspirasi warga diharapkan dapat dihimpun secara lebih dekat, sehingga persoalan masyarakat tidak hanya diketahui melalui laporan formal, tetapi juga melalui interaksi langsung di lapangan.

Pengurus DPC diharapkan mampu membangun komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat, mulai dari tokoh lingkungan, pelaku usaha kecil, kelompok perempuan, generasi muda, hingga masyarakat yang membutuhkan perhatian terhadap pelayanan publik dan pembangunan wilayah.

Namun, keberadaan struktur organisasi perlu diikuti dengan aktivitas yang terukur. Pengurus tidak cukup hanya memiliki SK dan jabatan, tetapi juga harus menunjukkan tanggung jawab melalui program kerja, kegiatan sosial, penyerapan aspirasi, serta evaluasi berkala terhadap pelaksanaan tugas.

Dengan demikian, penguatan struktur DPD dan DPC diharapkan tidak berhenti pada pembentukan organisasi secara administratif, tetapi benar-benar membangun mesin partai yang aktif, solid, dan mampu bekerja hingga tingkat akar rumput.

Tegaskan Politik Tanpa Mahar dan Semangat Perubahan

Dalam sambutannya, Lola Oktaviani menekankan pentingnya menjaga soliditas, menyatukan langkah, dan membangun kekuatan organisasi yang berpijak pada kepentingan masyarakat. Ia juga menegaskan komitmen terhadap prinsip politik tanpa mahar dan gerakan perubahan.

Prinsip politik tanpa mahar menjadi salah satu pesan penting yang perlu diterjemahkan dalam praktik organisasi. Komitmen tersebut menuntut adanya proses politik yang mengedepankan integritas, keterbukaan, dan kesempatan yang adil bagi kader untuk berkontribusi sesuai kapasitasnya.

Sementara itu, semangat perubahan perlu diwujudkan melalui cara kerja yang lebih dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap masukan, dan mampu merespons persoalan publik secara bertanggung jawab.

Dalam praktiknya, komitmen politik tidak cukup disampaikan melalui pidato atau slogan. Masyarakat membutuhkan bukti berupa perilaku politik yang konsisten, komunikasi yang jujur, serta kesediaan para kader untuk mendengarkan kritik dan memperjuangkan aspirasi warga.

Karena itu, kepengurusan baru NasDem Garut memiliki pekerjaan penting untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip yang disampaikan dalam pelantikan menjadi pedoman dalam menjalankan organisasi sehari-hari.

Konsistensi tersebut akan menjadi salah satu ukuran penting bagi masyarakat dalam menilai kesungguhan partai menjalankan komitmen politiknya.

Enam Dapil Menjadi Basis Penguatan Organisasi

Kehadiran perwakilan dari dapil 1 hingga dapil 6 dalam pelantikan memperlihatkan pentingnya membangun koordinasi lintaswilayah di Kabupaten Garut.

Setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan yang tidak selalu sama. Persoalan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesempatan kerja, hingga pelayanan administrasi publik dapat memiliki tingkat urgensi yang berbeda di setiap kecamatan.

Kondisi tersebut menuntut kepengurusan NasDem Garut untuk tidak menggunakan pendekatan yang seragam dalam menjalankan program. Pemetaan persoalan wilayah perlu menjadi dasar penyusunan kegiatan agar program partai benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Pengurus di tingkat kecamatan dapat berperan dalam menghimpun aspirasi, mengidentifikasi persoalan prioritas, dan menyampaikan hasilnya kepada kepengurusan kabupaten. Selanjutnya, aspirasi tersebut perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme organisasi maupun jalur politik yang tersedia.

Koordinasi lintasdapil juga diperlukan untuk memastikan tidak ada wilayah yang terabaikan. Pemerataan perhatian terhadap masyarakat menjadi penting agar kegiatan partai tidak hanya terpusat di kawasan tertentu atau pada kelompok yang memiliki akses lebih mudah kepada pengurus.

Melalui penguatan jaringan organisasi di seluruh dapil, NasDem Garut diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih luas dan berkelanjutan dengan masyarakat.

Program Kerakyatan Harus Terukur, Bukan Sekadar Janji Politik

Pelantikan pengurus baru menjadi momentum untuk mempertegas arah perjuangan partai. Namun, keberhasilan kepengurusan tidak hanya ditentukan oleh kelancaran acara maupun lengkapnya susunan organisasi.

Tantangan sesungguhnya terletak pada kemampuan menerjemahkan komitmen menjadi program yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.

Sejumlah persoalan yang dapat menjadi perhatian dalam penyusunan program kerakyatan antara lain peningkatan kualitas pendidikan, akses pelayanan kesehatan, pemberdayaan usaha mikro dan kecil, perluasan kesempatan kerja, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Program-program tersebut perlu disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan disesuaikan dengan kewenangan serta kapasitas yang dimiliki partai. Aspirasi yang dihimpun juga harus ditempatkan secara proporsional, dengan membedakan persoalan yang dapat ditangani melalui kegiatan organisasi dan persoalan yang perlu diperjuangkan melalui kebijakan pemerintah atau lembaga legislatif.

Agar dapat dipertanggungjawabkan, setiap program idealnya memiliki sasaran yang jelas, tahapan pelaksanaan, penanggung jawab, serta evaluasi terhadap hasil yang dicapai.

Keterbukaan terhadap masyarakat juga penting. Warga perlu mengetahui aspirasi apa yang telah dihimpun, bagaimana tindak lanjutnya, dan kendala apa yang dihadapi dalam proses perjuangan tersebut.

Dengan pendekatan demikian, program kerakyatan tidak hanya menjadi instrumen untuk membangun citra politik, tetapi juga sarana memperkuat hubungan antara partai dan masyarakat melalui kerja yang dapat dinilai secara nyata.

Perempuan dan Generasi Muda Perlu Mendapat Ruang

Penguatan organisasi hingga akar rumput juga membuka peluang untuk memperluas partisipasi perempuan dan generasi muda dalam kehidupan politik daerah.

Keterlibatan kedua kelompok tersebut penting bukan hanya untuk memperkuat jumlah kader, melainkan juga untuk menghadirkan perspektif yang lebih beragam dalam penyusunan program dan pengambilan keputusan.

Perempuan memiliki pengalaman dan kebutuhan yang perlu mendapat perhatian dalam kebijakan publik, termasuk yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi keluarga, pendidikan, kesehatan, serta perlindungan kelompok rentan.

Sementara itu, generasi muda dapat memberikan kontribusi melalui gagasan kreatif, pemanfaatan teknologi, pengembangan kegiatan sosial, serta komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat.

Agar keterlibatan tersebut bermakna, kepengurusan partai perlu memberikan ruang partisipasi yang nyata, termasuk kesempatan menyampaikan gagasan, terlibat dalam perencanaan kegiatan, dan menjalankan tanggung jawab organisasi.

Langkah tersebut dapat membantu membangun kaderisasi yang berkelanjutan sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menjalankan peran politik secara bertanggung jawab.

Tantangan Kepengurusan Baru: Menjaga Konsistensi dan Kepercayaan Publik

Setelah pelantikan, pekerjaan NasDem Garut tidak berhenti pada pengukuhan pengurus dan penyerahan SK kepada para ketua DPC. Justru, tahapan berikutnya menjadi penentu apakah momentum konsolidasi tersebut mampu menghasilkan perubahan dalam pola kerja organisasi.

Ada sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian, mulai dari penyusunan program kerja yang realistis, penguatan koordinasi antartingkatan, peningkatan kapasitas kader, hingga pembentukan mekanisme evaluasi yang terbuka.

Kepengurusan baru juga perlu membangun budaya organisasi yang menerima kritik dan tidak menutup diri terhadap masukan masyarakat. Kritik seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja, bukan dipandang sebagai hambatan terhadap perjalanan organisasi.

Selain itu, partai perlu menjaga konsistensi antara komitmen yang disampaikan dalam pelantikan dan tindakan yang dilakukan setelahnya. Kepercayaan masyarakat dibangun melalui proses panjang, sehingga tidak dapat hanya mengandalkan kegiatan seremonial atau komunikasi politik sesaat.

Masyarakat pada akhirnya akan menilai partai berdasarkan keberadaan kader di tengah warga, kesungguhan dalam menyerap aspirasi, dan kemampuan memperjuangkan kepentingan publik melalui langkah-langkah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pelantikan Berakhir Lancar, Masyarakat Menanti Kerja Nyata

Rangkaian kegiatan pelantikan DPD dan DPC Partai NasDem Kabupaten Garut ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh pengurus. Berdasarkan keterangan dalam laporan kegiatan, acara berlangsung tertib dan lancar.

Dengan resminya Hj. Lola Oktaviani memimpin DPD Partai NasDem Kabupaten Garut, kepengurusan baru kini memiliki tanggung jawab untuk menjaga soliditas internal sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Garut.

Penyerahan SK kepada para ketua DPC menjadi langkah awal untuk menggerakkan organisasi hingga tingkat kecamatan. Tahap selanjutnya adalah memastikan seluruh struktur mampu menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara konsisten.

Masyarakat tentu berharap penguatan organisasi tersebut tidak hanya menghasilkan struktur kepengurusan yang lengkap, tetapi juga menghadirkan komunikasi politik yang terbuka, program yang sesuai kebutuhan warga, dan perjuangan yang berorientasi pada kepentingan publik.

Pada akhirnya, keberhasilan kepemimpinan Lola Oktaviani di NasDem Garut tidak hanya akan dinilai dari soliditas organisasi atau pencapaian target politik, tetapi juga dari sejauh mana partai mampu membuktikan komitmennya melalui kerja nyata.

Pelantikan telah menjadi awal perjalanan. Kini, konsistensi, integritas, dan keberpihakan terhadap rakyat menjadi tantangan utama yang harus dijawab oleh kepengurusan baru NasDem Kabupaten Garut.***Wilesha

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Bupati Kabupaten Sukabumi Sambut Baik Monev Komisi Informasi Jabar,Dorong Optimalisasi Layanan informasi Publik

Next Post

Jajaran Personel Polsek Kadungora Evakuasi Pejalan Kaki yang Tertemper KA Turangga di Kadungora

Related Posts

Jajaran Personel Polsek Kadungora Evakuasi Pejalan Kaki yang Tertemper KA Turangga di Kadungora
deNews

Jajaran Personel Polsek Kadungora Evakuasi Pejalan Kaki yang Tertemper KA Turangga di Kadungora

Sabtu, 17 Oktober 2026
Bupati Kabupaten Sukabumi Sambut Baik Monev Komisi Informasi Jabar,Dorong Optimalisasi Layanan informasi Publik
depemerintahan

Bupati Kabupaten Sukabumi Sambut Baik Monev Komisi Informasi Jabar,Dorong Optimalisasi Layanan informasi Publik

Sabtu, 17 Oktober 2026
Revitalisasi 192 Sekolah di Kabupaten Bandung Didukung Anggaran Rp137 Miliar
deNews

Revitalisasi 192 Sekolah di Kabupaten Bandung Didukung Anggaran Rp137 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Kabupaten Sukabumi Tegaskan, Aksioma Bangun Karakter Disiplin Tangguh Percaya Diri Dan Sportif
depemerintahan

Bupati Kabupaten Sukabumi Tegaskan, Aksioma Bangun Karakter Disiplin Tangguh Percaya Diri Dan Sportif

Jumat, 16 Oktober 2026
TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Hadirkan Kepedulian, Lansia Desa Mekarjaya Terima Bantuan Sembako
deNews

TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Hadirkan Kepedulian, Lansia Desa Mekarjaya Terima Bantuan Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026
Bunda PAUD Garut Tekankan Pentingnya Pengembangan Anak Usia Dini secara Holistik Integratif
deNews

Bunda PAUD Garut Tekankan Pentingnya Pengembangan Anak Usia Dini secara Holistik Integratif

Jumat, 16 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

Audiensi SEGI Garut Pertanyakan Mekanisme Potongan Zakat Profesi Guru, Ini Hasilnya

Rabu, 2 Juni 2021

KabarDaerah

Foto: diskusi Dishub, PT KAI , dan Masyarakat supaya meminimalisir kecelakaan perlintasan kereta Api Tak Berpintu

Upaya Dishub Ciamis Menanggulangi Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api

Sabtu, 8 Maret 2025

Darurat Bencana, Bupati Bandung Kerahkan Seluruh OPD untuk Percepatan Pencarian Korban Longsor

Sabtu, 6 Desember 2025

Legislator H. Uya Mulyana : Guru Ngaji Bukan Profesi Tapi Pengabdian

Kamis, 11 Agustus 2022
Ribuan massa Almagari saat berunjuk rasa pada 5 Januari 2022 lalu. (Dok. dejurnal.com)

Polemik Terbitnya Perda Garut No. 14/2022 Berbuah Seruan Aksi 20 Juli 2023, Turunkan Sepuluh Ribu Massa?

Jumat, 14 Juli 2023

Dandim Garut Bareng Forkompimda Tinjau Lokasi Banjir Bandang Pameungpeuk

Senin, 12 Oktober 2020

Lantik Pengurus BWI Kabupaten Bandung. Bupati Dukung Penuh Proses Sertifikasi Gratis Tanah Wakaf untuk Masjid

Rabu, 29 Oktober 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste