• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Februari 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Gema PS Gelar FGD Memperkuat Ekonomi Masyarakat Melalui Perhutanan Sosial

bydejurnalcom
Kamis, 19 Juni 2025
Reading Time: 2 mins read
Gema PS Gelar FGD Memperkuat Ekonomi Masyarakat Melalui Perhutanan Sosial
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – DPC Gema PS Kabupaten Garut menginisiasi Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Memperkuat Ekonomi Masyarakat Melalui Perhutanan Sosial” yang digelar selama dua hari pada Kamis–Jumat (19–20 Juni 2025) di Ruang Rapat Bank bjb Kabupaten Garut, Jalan Ahmad Yani, Garut.

Acara ini dihadiri para kepala desa se-Kabupaten Garut, tokoh akademisi, dan organisasi masyarakat sipil, dengan menghadirkan pembicara utama hadir Prof. Dr. Ir. San Afri Awang, M.Sc., Guru Besar Kehutanan UGM, yang dikenal sebagai salah satu pionir gagasan perhutanan sosial di Indonesia. Selain itu, hadir pula Ketua Umum Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial (Gema PS) Nasional, Rozikin dan Ketua DPW Gema PS Jabar-Banten, Acep Sholihudin.

Salah satu sesi yang menyedot perhatian adalah pemaparan dari Prof. San Afri Awang. Dalam materinya, ia menyampaikan pentingnya skema perhutanan sosial sebagai strategi pemulihan ekonomi desa dan penyelamatan lingkungan sekaligus.

BacaJuga :

Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA

DPRD Kabupaten Garut Laporkan Dua Unggahan Video Viral Berisi Konten Hoax

BPN Garut Tegaskan Sertifikat Tanah SMA YBHM Sah, Buka Ruang Evaluasi Usai Aksi Bela Wakaf

“Hutan kita selama ini terlalu lama dikuasai korporasi. Padahal, jika diberikan kepada rakyat secara legal melalui skema perhutanan sosial, manfaat ekologis, ekonomis, dan sosialnya jauh lebih besar,” papar Prof. Awang.

Ia juga menekankan bahwa perhutanan sosial bukan sekadar program pemerintah, tapi mandat konstitusi untuk memenuhi hak hidup rakyat kecil yang tinggal di sekitar hutan.

“Kalau negara serius, maka kita bisa menciptakan jutaan lapangan kerja hijau dari sektor ini,” tambahnya.

Menurut Pprof. Awang, Garut memiliki puluhan ribuan hektar kawasan hutan produksi dan hutan lindung, banyak di antaranya berada di sekitar desa-desa yang ekonominya masih tergolong lemah. Melalui perhutanan sosial, masyarakat dapat memperoleh izin kelola hutan secara sah selama 35 tahun, dan memanfaatkannya untuk agroforestri, budidaya tanaman hutan, wisata alam, hingga produksi madu dan kopi hutan.

“Kalau dikelola dengan pendekatan agroforestri oleh koperasi desa, potensi nilai ekonomi tahunannya bisa miliaran rupiah. Tapi sayangnya, pemahaman tentang ini masih minim,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPC DPC Gema PS Kabupaten Garut, Ganda Permana, S.H. menyampaikan bahwa FGD ini merupakan ruang edukasi sekaligus ajang konsolidasi pemikiran agar perhutanan sosial tidak hanya menjadi jargon semata, tapi benar-benar menyentuh dapur warga desa.

“Kami ingin kepala desa tidak lagi melihat hutan sebagai kawasan terlarang, tetapi sebagai ladang penghidupan legal dan berkelanjutan yang bisa dikelola oleh rakyat,” ujarnya.

Garut, lanjut Ganda, memiliki sekitar 81.000 hektar hutan yang tersebar di 180 desa, jika hutan ini dapat dikelola oleh masyarakat desa tentunya akan menjadi potensi PAD dan PADes.

“FGD ini tentunya untuk membuka wawasan para pemangku kebijakan di Kabupaten Garut bahwa kita memiliki potensi yang luar biasa,” pungkasnya.

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: FGDGarutGema PSPerhutanan Sosial
Previous Post

Tim Putri Kabupaten Bandung Cabang Fahmil Qur’an MTQH XXXIX Jabar Lolos ke Babak Final

Next Post

Gebyar Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Subang Ngabret Bersama DLH Wujudkan Kebersihan Dan Kelestarian

Related Posts

Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan
deNews

Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan

Rabu, 21 Januari 2026
Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf
deNews

Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf

Kamis, 15 Januari 2026
Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku
deNews

Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku

Kamis, 15 Januari 2026
Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA
deNews

Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA

Kamis, 15 Januari 2026
DPRD Kabupaten Garut Laporkan Dua Unggahan Video Viral Berisi Konten Hoax
Parlementaria

DPRD Kabupaten Garut Laporkan Dua Unggahan Video Viral Berisi Konten Hoax

Rabu, 14 Januari 2026
BPN Garut Tegaskan Sertifikat Tanah SMA YBHM Sah, Buka Ruang Evaluasi Usai Aksi Bela Wakaf
deNews

BPN Garut Tegaskan Sertifikat Tanah SMA YBHM Sah, Buka Ruang Evaluasi Usai Aksi Bela Wakaf

Senin, 12 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

RAT PKPRI Ciamis 2025, Evaluasi Kritis Ditengah Menurunnya Kinerja Koperasi Primer

Minggu, 11 Mei 2025
Wakil Bupati bersama Kadisdik Kabupaten Garut saat memantau pelaksanaan sekolah tatap muka, Senin (19/4/2021).

Resmi Berlakukan Belajar Tatap Muka, Wakil Bupati Garut Pantau Pelaksanaan

Senin, 19 April 2021

Dugaan Pembangunan Kandang Ayam Tak Berijin, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi Turunkan Tim Analisis

Rabu, 19 Maret 2025

Antisipasi Penularan Covid-19 Serta Gangguan Jiwa Korban Pilkades Serentak, Ini Langkah Dinkes Garut

Senin, 7 Juni 2021
Foto:iat/Koordiv Penanganan Pelanggaran Data dan Infomasi Bawaslu Kabupaten Ciamis, Samsul Maarif saat di wawancara terkait kampanye pilkada 2024

Memasuki Tahapan Kampanye Bawaslu Ciamis Belum Menerima Daftar Tim Kampanye

Sabtu, 28 September 2024

Kodim/0619 Purwakarta Salurkan Bantuan Tunai Untuk Pedagang

Sabtu, 9 Oktober 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste