• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Maret 17, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deEdukasi

Upaya Membangun Budaya Baca, Dispusip Garut Hidupkan Literasi Hingga ke Pelosok Desa

bydejurnalcom
Sabtu, 2 Agustus 2025
Reading Time: 2 mins read
Upaya Membangun Budaya Baca, Dispusip Garut Hidupkan Literasi Hingga ke Pelosok Desa
ShareTweetSend

Dejurnal.com , Garut – Upaya membangun budaya literasi di Kabupaten Garut terus digalakkan oleh berbagai pihak, baik dari unsur pemerintah daerah, lembaga pendidikan, hingga komunitas masyarakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Garut, H. Totong menyebutkan salah satu gerakan yang menjadi ujung tombak dalam kampanye literasi adalah Gerakan Gemar Membaca, yang kini terus tumbuh dan menyebar ke berbagai pelosok desa di Garut.

“Gerakan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan sebuah ikhtiar berkelanjutan yang dibangun dengan kesadaran kuat akan pentingnya literasi dalam menghadapi tantangan zaman,” tandas Totong pasca menjadi narasumber Pemberdayaan Minat Baca di Kampus IPI Garut, Sabtu (2/8/3025).

BacaJuga :

Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf

Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku

Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir, sudah ada 38 perpustakaan desa dan taman bacaan masyarakat (TBM) yang mendapat bantuan buku serta sarana pendukung lainnya seperti rak buku, lemari, dan pojok baca. Setiap TBM bahkan mendapat dukungan hingga 1000 buku bacaan yang beragam.

“Gerakan ini juga mulai merambah ke perusahaan desa, rumah ibadah, puskesmas, pondok pesantren, dan bahkan perguruan tinggi” ujarnya.

H. Totong mengatakan, inovasi  dilakukan juga lewat program spot baca keliling dan mobil perpustakaan. Hal ini agar literasi tidak hanya terpusat di kota, tapi menjangkau hingga desa-desa yang tersebar di 421 desa dan kelurahan di seluruh 42 kecamatan Kabupaten Garut.

“Kami ingin membentuk budaya membaca yang kuat, karena dari membaca kita bisa terhindar dari banyak persoalan sosial, seperti judi online, pinjaman online ilegal, dan disinformasi,” ujarnya

H. Totong menegaskb bahwa literasi bukan hanya soal bisa membaca dan menulis, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis dan bijak dalam mengambil keputusan. Generasi muda—terutama pelajar dan mahasiswa—diimbau untuk membiasakan membaca secara rutin.

“Harapannya, mereka mampu membaca minimal satu buku per minggu, dengan bahan bacaan yang sesuai usia dan jenjang pendidikan mereka, mulai dari SD, SMP, hingga perguruan tinggi,” katanya

Dalam dua tahun terakhir, lanjut Kepala Dispusip, Kabupaten Garut mencatatkan capaian positif. Tahun 2024 saja, sebanyak 35 desa telah mendapatkan bantuan untuk pengembangan pustaka desa dan TBM, sementara 15 lainnya akan menyusul.

“Ada pula desa yang berhasil meraih prestasi sebagai juara 3 tingkat Jawa Barat dalam pengembangan literasi desa, sebuah bukti bahwa langkah kecil yang konsisten bisa membawa dampak besar,” ungkapnya

Meskipun sarana dan prasarana masih menjadi tantangan—terutama dalam hal mobilisasi perpustakaan keliling—komitmen untuk menumbuhkan budaya membaca tidak surut. Pemerintah kabupaten, melalui kerja sama dengan perpustakaan nasional dan provinsi, terus mengupayakan perluasan akses bacaan, baik buku fisik maupun digital.

“Tujuan akhirnya adalah peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM). Penilaian literasi pun kini mencakup sekolah, kampus, rumah ibadah, hingga komunitas masyarakat. Semakin tinggi literasi, semakin besar pula peluang daerah untuk berkembang secara sosial dan ekonomi.

Gerakan Gemar Membaca ini adalah sebuah investasi jangka panjang. Sejarah telah membuktikan bahwa bangsa-bangsa dan tokoh-tokoh besar lahir dari tradisi membaca yang kuat. Maka, membangun Garut yang cerdas, kritis, dan berdaya saing tinggi, hanya bisa dimulai dengan satu langkah sederhana yaitu membaca.**Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: dispusipGarut
Previous Post

Ketua BPD Desa Margahayu Selatan Nono: Peran Ketua RW Sangat Besar Mendukung Pembangunan Desa

Next Post

Grand Final Moka Ciamis 2025, Generasi Muda Harus Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya

Related Posts

Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers
dePraja

Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers

Jumat, 6 Maret 2026
Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional
dePraja

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional

Jumat, 20 Februari 2026
Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan
deNews

Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan

Rabu, 21 Januari 2026
Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf
deNews

Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf

Kamis, 15 Januari 2026
Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku
deNews

Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku

Kamis, 15 Januari 2026
Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA
deNews

Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA

Kamis, 15 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

Spirit Kemandirian Kartini Untuk Melanjutkan Purwakarta Istimewa

Rabu, 21 April 2021

DPRD Terima Perkenalan Srikandi Kreatif Indonesia, Sekretaris Komisi B, H. Dadang Suryana Apresiasi Langkah Persikindo

Selasa, 22 Juli 2025

Pembangunan Jembatan Bodem, Pemkab Purwakarta Libatkan TNI

Senin, 5 Oktober 2020
Foto : Kapolres Ciamis AKBP, Akmal Turn Langsung Arus Lalulintas di Area Banjir Cijantung

Banjir di Cijantung : Kapolres Ciamis Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Warga Beri Apresiasi

Rabu, 12 Maret 2025

Purwakarta Hentikan Pemberlakuan PSBB Parsial Dan Berlakukan Komunal

Senin, 18 Mei 2020

Pemuda Pancasila Bersama Gema Keadilan Kolaborasi Bagi-Bagi Tajil di Pameungpeuk

Selasa, 20 April 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste