• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Januari 26, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deHumaniti

PKL Jalan Ibrahim Adjie Dinilai Semrawut, Boy Sofyan : Peran Penataan Pemkab Garut Lemah

bydejurnalcom
Senin, 26 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
PKL Jalan Ibrahim Adjie Dinilai Semrawut, Boy Sofyan : Peran Penataan Pemkab Garut Lemah
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Aktifis Garut Boy Sofyan menyoroti aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Ibrahim Adjie yang berjualan rutin setiap minggu dinilai begitu semrawut baik dari sisi lingkungan, ketertiban lalu lintas dan tata kelolanya.

Pasar mingguan memang memiliki sisi positif karena menciptakan geliat ekonomi rakyat dan menjadi pusat kuliner masyarakat. Namun, di sisi lain, aktivitas tersebut juga melahirkan berbagai persoalan yang tidak pernah ditangani secara serius dan sistematis,” ujar Boy kepada saat ditemui di sekitar kompleks Pemerintah Daerah Garut, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, pasar mingguan ini memang menciptakan ekonomi, menciptakan kuliner, tapi juga menciptakan masalah besar.

BacaJuga :

Pararaja Berkoordinasi dengan Pemkab Sukabumi, Matangkan Kedatangan Kepala Staf Kepresidenan

Musrenbang RKPD 2027 Tarogong Kidul Fokuskan Program Prioritas pada Kemiskinan, Kesehatan dan Ketahanan Pangan

Pengangkatan PPPK SPPG Ramai Dibahas, Korwil BGN RI Kabupaten Ciamis Berikan Penjelasan

“Pedagang berusaha di situ tanpa tanggung jawab terhadap kondisi lingkungan. Sampah menumpuk, saluran tertutup, dan tidak ada pengelolaan yang jelas,” ujarnya.

Boy menegaskan bahwa para pedagang seharusnya memiliki tanggung jawab langsung terhadap kebersihan lingkungan tempat mereka berjualan.

“Idealnya setiap pedagang itu punya tong sampah masing-masing. Setelah berjualan, dia sendiri yang membersihkan. Bukan malah meninggalkan sampah begitu saja,” tegasnya.

Ia menyebut, hingga saat ini persoalan sampah tidak pernah ditangani dari hulu ke hilir. Akibatnya, lingkungan sekitar menjadi kumuh, saluran air tersumbat, dan potensi banjir pun meningkat. Dampak lain yang dinilai sangat krusial adalah kemacetan lalu lintas. Aktivitas PKL yang menggunakan bahu jalan dan badan jalan menyebabkan penyempitan akses kendaraan.

“Dari jam 08.00 sampai jam 11.00 itu macet total. Jalan tidak bisa dilalui. Ini dampak besar, tapi tidak pernah dihitung secara kebijakan, tidak pernah dikaji secara serius,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa secara aturan, bahu jalan dan badan jalan tidak boleh digunakan untuk aktivitas berdagang.

“Dalam aturan dan undang-undang itu jelas, jalan bukan untuk jualan. Tapi anehnya, di Jalan Ibrahim Adjie tidak ada regulasi yang secara khusus mengatur zona dagang. Ini bentuk pembiaran,” katanya.

Boy juga mengungkap bahwa sebelumnya telah ada rencana relokasi PKL ke wilayah lain, salah satunya ke daerah Pasawahan dan wilayah yang telah disiapkan pemerintah. Namun rencana tersebut gagal terealisasi.

“Dulu sudah mau dipindahkan oleh camat, lokasinya sudah disiapkan. Tapi gagal karena konflik kepentingan antar desa. Akhirnya tidak jadi, tidak terealisasi sampai sekarang,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahkan sudah ada rencana penganggaran untuk pembebasan lahan dan fasilitasi lokasi baru, tetapi kembali kandas karena tarik-menarik kepentingan. Boy juga menyoroti adanya pungutan lapak yang disebut mencapai Rp10.000 per lapak.

“Satu lapak setor Rp10.000. Itu untuk apa? Ke mana alirannya? Ini harus transparan. Jangan sampai dalih ‘pemberdayaan UMKM’ justru jadi pembenaran praktik yang tidak tertata,” tegasnya.

Selain itu, sistem parkir, pengelolaan keamanan, hingga pengelolaan sampah dinilai tidak terintegrasi dalam satu sistem kebijakan yang jelas. Boy menilai lemahnya peran pemerintah daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan pemerintah kecamatan.

“DLH itu sebenarnya punya tanggung jawab wilayah, termasuk pengangkutan sampah. Kecamatan juga punya armada mobil sampah. Tapi kenapa tidak difungsikan maksimal?” katanya.

Ia menekankan bahwa persoalan PKL bukan hanya soal ekonomi rakyat, tetapi juga soal ketertiban umum, tata ruang, keselamatan lalu lintas, dan keadilan sosial.

Boy mengingatkan, jika penertiban dilakukan tidak merata, justru akan menimbulkan kecemburuan sosial.

“Kalau satu lokasi ditertibkan, yang lain dibiarkan, akan muncul kesenjangan. Dalam istilah Sunda itu ‘penyirikan’ — rasa ketidakadilan. Ini bisa memicu konflik sosial,” ujarnya.

Boy menegaskan bahwa penanganan PKL Jalan Ibrahim Adjie harus dilakukan secara menyeluruh dan terpadu, bukan parsial dan reaktif.

“Kalau mau ditata, ya ditata. Kalau mau direlokasi, relokasi yang benar. Lokasinya jelas, aturannya jelas, fasilitasnya ada, pengelolaannya transparan. Jangan dibiarkan liar seperti sekarang, karena dampaknya panjang lingkungan rusak, jalan macet, konflik sosial, dan tata kota jadi hancur,” pungkasnya.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Bupati Ciamis Beri Pembinaan Desa di Panawangan, Ingatkan Aparatur Taat Aturan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Next Post

Disdik Ciamis Sosialisasikan SE Mendikdasmen No. 4 Tahun 2026, Laksanakan Ikrar Pelajar dan Lagu Rukun Sama Teman

Related Posts

Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha Pariwisata, Garut Siapkan Arah Baru Pengembangan Wisata Berbasis Event dan UMKM
deBisnis

Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha Pariwisata, Garut Siapkan Arah Baru Pengembangan Wisata Berbasis Event dan UMKM

Senin, 26 Januari 2026
Disdik Ciamis Sosialisasikan SE Mendikdasmen No. 4 Tahun 2026, Laksanakan Ikrar Pelajar dan Lagu Rukun Sama Teman
deNews

Disdik Ciamis Sosialisasikan SE Mendikdasmen No. 4 Tahun 2026, Laksanakan Ikrar Pelajar dan Lagu Rukun Sama Teman

Senin, 26 Januari 2026
Bupati Ciamis Beri Pembinaan Desa di Panawangan, Ingatkan Aparatur Taat Aturan di Tengah Keterbatasan Anggaran
deNews

Bupati Ciamis Beri Pembinaan Desa di Panawangan, Ingatkan Aparatur Taat Aturan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Senin, 26 Januari 2026
Pararaja Berkoordinasi dengan Pemkab Sukabumi, Matangkan Kedatangan Kepala Staf Kepresidenan
deNews

Pararaja Berkoordinasi dengan Pemkab Sukabumi, Matangkan Kedatangan Kepala Staf Kepresidenan

Senin, 26 Januari 2026
Musrenbang RKPD 2027 Tarogong Kidul Fokuskan Program Prioritas pada Kemiskinan, Kesehatan dan Ketahanan Pangan
deNews

Musrenbang RKPD 2027 Tarogong Kidul Fokuskan Program Prioritas pada Kemiskinan, Kesehatan dan Ketahanan Pangan

Senin, 26 Januari 2026
Pengangkatan PPPK SPPG Ramai Dibahas, Korwil BGN RI Kabupaten Ciamis Berikan Penjelasan
deNews

Pengangkatan PPPK SPPG Ramai Dibahas, Korwil BGN RI Kabupaten Ciamis Berikan Penjelasan

Senin, 26 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

BAZNAS Kabupaten Bandung dan Brader Gercep Turun Tangan Terapkan Sedekah Cahaya di Pangalengan

Rabu, 30 April 2025

Bantuan Pangan Dari PemKab Bandung Telah Didistribusikan Ke Tujuh Desa Di Kecamatan Solokan jeruk

Selasa, 23 Juni 2020

Legislator F PAN DPRD Kabupaten Bandung Tedi Supriadi, S.Pd.I., M.Si : Banjir Tak Sebatas Bantuan Tapi Penanganan

Selasa, 11 Maret 2025
Foto : Kordiv P2HM Bawaslu Ciamis Wulan Syarifah pada acara puncak Anugrah Kehumasan dan Datin Bawaslu Jawa Barat 2024, di Bekasi, pada Rabu (18/12/2024).

Sinergi Yang Baik Dengan Media Divisi P2HM Bawaslu Ciamis Raih Terbaik Ke-3 Pemberitaan Media Massa Terproduktif

Sabtu, 28 Desember 2024

Kapolres Ciamis Berhasil Ungkap Sindikat Pencurian Alat Berat di Cikoneng, Tiga Tersangka Diamankan

Senin, 26 Mei 2025

Koperasi Merah Putih Jadi Solusi Ekonomi Rakyat, DKUKMP Ciamis Targetkan 265 Desa/Kelurahan Miliki Koperasi

Rabu, 14 Mei 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste