CIAMIS, deJurnal,- Momen emosional terjadi saat Bupati Ciamis Herdiat Sunarya meninjau rumah tidak layak huni milik warga di Kecamatan Cikoneng dalam rangka Safari Ramadan, Kamis (12/03/2026).

Seorang nenek penerima bantuan tak kuasa menahan air mata ketika memeluk istri Bupati Kania Ernawati Herdiat, bersyukur karena rumahnya yang rapuh akhirnya akan diperbaiki.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Safari Ramadan Bupati Ciamis sebelum menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling).
Dalam setiap kesempatan, Herdiat kerap menyempatkan diri meninjau langsung kondisi hunian warga yang membutuhkan sekaligus menyalurkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Pada kesempatan itu, tercatat tiga warga di wilayah eks Kewadanaan Ciamis, khususnya Kecamatan Cikoneng, menerima bantuan Rutilahu.
Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB untuk memperbaiki rumah mereka.
Tiga warga yang menerima bantuan tersebut yakni Onong Ukasih dari Kelurahan Sindangrasa, Casniti warga Desa Cikoneng, serta Momoh warga Desa Kujang, Kecamatan Cikoneng.
Kedatangan Bupati Ciamis bersama rombongan sempat membuat para pemilik rumah terkejut. Suasana haru pun tak terhindarkan saat bantuan diserahkan secara langsung.
Salah satu momen yang paling menyentuh terjadi ketika seorang nenek penerima bantuan memeluk erat Ibu Bupati Kania Ernawati Herdiat. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia berulang kali mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

Selama ini nenek tersebut tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan. Dinding rumah terlihat rapuh dan sebagian mulai lapuk, atap rumah bocor di beberapa bagian, sementara lantainya masih berupa tanah dan semen yang mulai retak.
Ketika hujan turun, air kerap masuk ke dalam rumah sehingga membuat penghuni harus berupaya menahan air agar tidak menggenangi ruangan.
Melihat kondisi tersebut, Bupati Herdiat berusaha menenangkan sang nenek yang masih terisak haru.
“Emak jangan berpikir macam-macam. Yang penting emak sehat. Rumahnya nanti kita perbaiki supaya bisa lebih nyaman ditempati,” ujar Herdiat dengan nada menenangkan.
Ucapan tersebut membuat suasana semakin haru. Warga yang menyaksikan pun ikut terenyuh melihat kepedulian yang ditunjukkan oleh Bupati dan istrinya terhadap kondisi masyarakat.
Tidak hanya menyerahkan bantuan, Bupati Herdiat bersama istri juga menyempatkan diri berbuka puasa bersama warga di salah satu rumah penerima bantuan.
Dengan duduk lesehan beralaskan tikar di halaman rumah, mereka menikmati hidangan sederhana bersama warga.
Kebersamaan itu berlangsung hangat tanpa sekat antara pejabat dan masyarakat.
Senyum dan rasa syukur tampak dari wajah warga yang merasa diperhatikan langsung oleh pemimpin daerahnya.
Herdiat menyampaikan kedatangannya bukan sekadar menyerahkan bantuan secara simbolis, tetapi juga untuk memastikan langsung kondisi warga yang membutuhkan.
“Ini bentuk kepedulian kepada warga yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin agar rumahnya segera diperbaiki dan keluarga dapat tinggal lebih aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, program bantuan rumah tidak layak huni akan terus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Ciamis dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Kolaborasi ini penting agar penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Ciamis bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, sehingga masyarakat dapat tinggal di rumah yang lebih layak,” pungkasnya. (Nay Sunarti)



















