Dejurnal.com, Bandung – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Haq, Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung menyelenggarakan Solat Sunat Idul Fitri 1447 H, di halaman Sekolah Ak-Haq Margahayu, Sabtu 21 Maret 2026.
Imam/ Khotib dalam Solat Idul Fitri yang dihadiri ratusan warga seputar Kecamatan Margahayy ini ialah Fahmi Mujahid.
Dalam khutbahnya, Fahmi menyampaikan di antaranya bahwa Allah mengganti dua hari raya jahiliyah (Nairuz dan Mihrajan) dengan Idul Fitri dan Idul Adha sebagaimana disampaikan hadits shahih dari Anas bin Malik. Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah memberi ganti yang lebih baik, yaitu dua hari raya Islam, Idul Fitri dan Idul Adha.
Di moment Idul Fitri 1447 Hijriah kali ini, terang Fahmi kita patut bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk berkumpul di hari yang agung, Idul Fitri syiar Islam bukan hanya budaya, yang tidak hanya dipenuhi dengan takbir, tapi hari kemenangan setelah berjuang melawan hawa nafsu, selama 1 bulan menjalankan ibadah puasa.
“Di Moment Idul Fitri ini kita berbahagia bisa berkumpul, namun kita harus sedih karena belum tentu Ramadhan depan kita bisa,” katanya.
Karenanya, dalam kesempatan tersebut Fahmi mengajak mustami untuk selalu bersyukur karena masih diberikan kesempatan menjalankan puasa tahun ini. Ia pun mengutug Q S Al-Baqoroh 185;
Inti QS. Al-Baqarah ayat 185 , yang diantaranya penegasan bulan Ramadan sebagai waktu diturunkannya Al-Qur’an (petunjuk & pembeda), kewajiban puasa Ramadan bagi yang mampu, serta keringanan (rukhsah) bagi yang sakit atau musafir untuk menggantinya di hari lain. Allah menghendaki kemudahan, bukan kesukaran, dan memerintahkan bersyukur atas petunjuk-Nya.
Sebelum mengakhiri khutbahnya, Fahmi mengajak mustami untuk menyampaikan doa
“Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta, khalaqtani wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, a’udzu bika min syarri ma shana’tu, abu’u laka bini’matika ‘alayya wa abu’u bidzanbi faghfirli fa innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illa anta.
“Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku memegang janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.” ***Sopandi















