Dejurnal.com,Garut – Ikatan Travel Agent Garut (ITGA) terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong sektor pariwisata daerah melalui kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua ITGA, Hendra, saat diwawancarai Dejurnal.com usai menghadiri audiensi bersama DPRD Kabupaten Garut yang diwakili Wakil Ketua DPRD dari Partai PKB, H. Subhan Fahmi, S.IP, di ruang rapat DPRD Garut, Kamis (23/4/2026).
Dalam keterangannya, Hendra menegaskan bahwa pertemuan tersebut lebih menitikberatkan pada upaya membangun silaturahmi sekaligus membuka ruang kolaborasi antara komunitas travel agent dengan unsur legislatif. Menurutnya, langkah ini penting sebagai fondasi awal dalam memperkenalkan keberadaan ITGA secara kelembagaan kepada para pemangku kebijakan di daerah.
Ia menjelaskan bahwa ITGA tengah mempersiapkan sebuah event promosi pariwisata yang akan digelar di Depok pada 8 hingga 10 Mei mendatang. Kegiatan tersebut dirancang sebagai ajang strategis untuk memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Garut kepada khalayak yang lebih luas, sekaligus memperkuat jejaring antar pelaku industri pariwisata.
“Intinya kami ingin membangun kolaborasi. Audiensi ini menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus menyampaikan rencana kegiatan kami. Kami hanya memohon doa dan dukungan agar event ini berjalan lancar dan mampu menjadi media promosi pariwisata Garut,” ujar Hendra.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegiatan tersebut juga selaras dengan visi pemerintah daerah dalam mengangkat citra “Garut Hebat” di sektor pariwisata. ITGA, kata dia, ingin menjadi bagian dari gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk memajukan potensi wisata daerah.
Dari sisi kelembagaan, Hendra mengungkapkan bahwa secara individu, para anggota ITGA telah memiliki legalitas usaha masing-masing sebagai travel agent. Namun demikian, ia mengakui bahwa secara organisasi, ITGA masih dalam proses penguatan struktur hukum agar memiliki payung legal yang lebih jelas.
“Tadi juga ada arahan agar ITGA dibuatkan legalitas formal sebagai organisasi. Ini penting agar ke depan lebih kuat secara hukum, baik dari sisi perlindungan maupun pengembangan program,” jelasnya.
Ia menambahkan, langkah membangun komunikasi dengan DPRD dan pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya memperkenalkan ITGA sekaligus membuka peluang sinergi ke depan. Menurutnya, pengenalan ini penting sebelum melangkah lebih jauh ke program-program yang lebih besar.
Tak lupa, Hendra juga memberikan apresiasi kepada insan media yang dinilai memiliki peran krusial dalam mendukung promosi pariwisata. Ia menyebut, tanpa dukungan media, berbagai upaya promosi yang dilakukan komunitas tidak akan memberikan dampak maksimal.
“Kami sangat membutuhkan peran media. Promosi tanpa media tidak akan menjadi sebuah gerakan besar. Karena itu kami mengajak teman-teman media untuk bersama-sama mendorong pariwisata Garut agar semakin dikenal luas,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Hendra mengajak seluruh masyarakat Garut untuk bersatu dalam membangun sektor pariwisata sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah. Ia optimistis, dengan kolaborasi yang solid antara komunitas, pemerintah, legislatif, dan media, cita-cita menjadikan Garut sebagai destinasi unggulan dapat terwujud.***Willy















