• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, September 22, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

FP3M Garut Selatan Soroti Pernyataan Camat Terkait MBG, Masyarakat Siap Audiensi Langsung ke BGN Pusat

bydejurnalcom
Selasa, 23 Juni 2026
Reading Time: 2 mins read
Soroti Tata Kelola MBG di Pakenjeng, FP3M Garut Selatan Desak Perbaikan dan Pengawasan Ketat
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Ketua Forum Pemerhati Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (FP3M) Garut Selatan, Muhammad Iqbal Fauzi, menyampaikan kekecewaannya terhadap pernyataan salah seorang camat yang dinilai telah melukai perasaan masyarakat dalam polemik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Garut Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Iqbal saat diwawancarai awak media usai mengikuti audiensi bersama Anggota DPRD Kabupaten Garut Komisi III di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut, Senin (22/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Iqbal menegaskan bahwa masyarakat yang merasa dirugikan dalam proses pelaksanaan program MBG berencana melanjutkan perjuangan mereka dengan melakukan audiensi langsung ke Badan Gizi Nasional (BGN) di tingkat pusat. Langkah tersebut diambil karena hingga saat ini masyarakat menilai belum ada penyelesaian yang memuaskan terhadap berbagai persoalan yang mereka hadapi.

BacaJuga :

Wamenkes Datang ke Ciamis, Deteksi TB Harus Lebih Agresif

Tahun ini 4.718 RTLH di Kabupaten Bandung Diperbaiki

37 Alsintan Aspirasi Rina Sa’adah Disalurkan ke Petani Ciamis untuk Hadapi Kemarau 

Menurut Iqbal, yang menjadi perhatian utama masyarakat bukanlah keberadaan bangunan dapur MBG yang telah berdiri, melainkan hak-hak masyarakat yang dinilai telah terabaikan. Ia menilai terdapat sejumlah pihak lokal yang sebelumnya telah terlibat dan berharap mendapatkan kesempatan sebagai pemasok atau supplier dalam program tersebut, namun pada kenyataannya tidak memperoleh hak sebagaimana yang diharapkan.

“Kalau memang diperlukan, masyarakat akan melanjutkan audiensi langsung ke BGN pusat. Karena persoalan ini bukan sekadar soal bangunan dapur MBG yang sudah berdiri, tetapi menyangkut hak masyarakat yang merasa dirugikan dan tidak mendapatkan kesempatan sebagaimana mestinya,” ujar Iqbal.

Ia juga mengkritisi pernyataan camat yang menurutnya lebih menunjukkan rasa prihatin terhadap keberadaan dapur MBG beserta bangunannya dibandingkan terhadap masyarakat yang merasa kehilangan hak dan peluang ekonomi dari program tersebut.

Menurut Iqbal, sikap tersebut menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat. Ia menilai seorang camat sebagai perwakilan pemerintah di tingkat wilayah seharusnya lebih mengedepankan keberpihakan kepada warga yang terdampak dan berupaya memperjuangkan aspirasi mereka.

“Saya mencatat pernyataan camat tersebut cukup melukai masyarakat. Karena yang seharusnya menjadi perhatian adalah masyarakat yang merasa haknya dirampas atau tidak diberikan kesempatan sebagai supplier. Namun yang disampaikan justru rasa kasihan terhadap dapur MBG yang bangunannya sudah terbangun,” katanya.

Lebih lanjut, Iqbal menegaskan bahwa masyarakat tidak pernah menolak Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak. Namun, masyarakat berharap pelaksanaannya dilakukan secara transparan, adil, dan memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi pelaku usaha lokal di daerah.

Ia menambahkan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan dalam audiensi bersama Komisi III DPRD Kabupaten Garut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan program agar berjalan sesuai prinsip keadilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

FP3M Garut Selatan, lanjutnya, akan terus mengawal persoalan tersebut hingga mendapatkan kejelasan dan penyelesaian yang dianggap berpihak kepada kepentingan masyarakat. Apabila tidak ditemukan solusi di tingkat daerah, maka pihaknya bersama masyarakat siap membawa persoalan ini ke tingkat nasional melalui audiensi langsung dengan Badan Gizi Nasional.

“Kami ingin ada kejelasan dan keadilan. Masyarakat mendukung program pemerintah, tetapi masyarakat juga berhak mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang sama. Jangan sampai program yang seharusnya menyejahterakan justru menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat,” pungkasnya.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya

Next Post

Lewat Adiwiyata, Ciamis Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Bangku Sekolah

Related Posts

KPU Ciamis Antisipasi Kekerasan Seksual di Lingkungan Kerja
deNews

KPU Ciamis Antisipasi Kekerasan Seksual di Lingkungan Kerja

Senin, 21 September 2026
Wujudkan Keluarga Sejahtera dan Bebas Stunting, Pemkab Purwakarta Luncurkan Sosialisasi SILIKON
deHumaniti

Wujudkan Keluarga Sejahtera dan Bebas Stunting, Pemkab Purwakarta Luncurkan Sosialisasi SILIKON

Senin, 21 September 2026
dr. Rizali Paparkan Capaian ACF TB di Hadapan Wamenkes, Ciamis Sudah Jangkau 180 Lokus
deNews

dr. Rizali Paparkan Capaian ACF TB di Hadapan Wamenkes, Ciamis Sudah Jangkau 180 Lokus

Senin, 21 September 2026
Wamenkes Datang ke Ciamis, Deteksi TB Harus Lebih Agresif
deNews

Wamenkes Datang ke Ciamis, Deteksi TB Harus Lebih Agresif

Senin, 21 September 2026
Tahun ini  4.718 RTLH di Kabupaten Bandung  Diperbaiki
deNews

Tahun ini 4.718 RTLH di Kabupaten Bandung Diperbaiki

Senin, 21 September 2026
37 Alsintan Aspirasi Rina Sa’adah Disalurkan ke Petani Ciamis untuk Hadapi Kemarau 
deNews

37 Alsintan Aspirasi Rina Sa’adah Disalurkan ke Petani Ciamis untuk Hadapi Kemarau 

Senin, 21 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

KabarDaerah

Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan

Rabu, 21 Januari 2026

Program Sembako/BPNT Rp 200 Ribu, Apa Saja Yang Diterima Oleh KPM Sukabumi?

Senin, 11 Mei 2020

Bupati Garut Lantik Direksi Baru Perumda Tirta Intan

Jumat, 2 Agustus 2019

Pelayanan Disdukcapil Garut Dikritik, Iskandar KLB : Bupati Turun Tangan Baru Sibuk Layani Dengan Prima

Sabtu, 2 Oktober 2021
Ketua DKKG, Irwan Hendarsyah, SE

Gebrakan Kapolres Baru Jaring Puluhan Remaja Penikmat Pil Setan, DKKG : Tamparan Bagi Generasi Tak Berbudaya

Minggu, 20 Juni 2021

Bupati Herdiat Tegaskan Ciamis Mampu Membeli Alat Kesehatan Guna Melengkapi Fasilitas RSUD

Minggu, 27 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste