• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, September 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya

bydejurnalcom
Selasa, 23 Juni 2026
Reading Time: 4 mins read
SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Bingung menentukan sekolah buat anak, tidak lulus gagal di PCMB, SPMB 1 dan 2, tidak perlu repot menjadi bingung, harus keluarkan uang banyak, demi anak untuk disekolah negeri, ada solusi tepat, pilihan lain Sekolah Menengah Kejuruan swasta yang mampu mencetak para pelajar atau siswa untuk bersaing, lulus memiliki skill mandiri, keterampilan khusus. Bagi para orang tua siswa daftarkan segera anak ke Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS).

Berkaitan hal tersebut diatas salah satu solusi yang tepat, para orang tua siswa dan peserta didik bisa datang buktikan secara langsung SMKS. Salah satunya yaitu SMK I Pasundan Garut yang sudah terdaftar secara resmi dibawah naungan Kementerian Pendidikan dengan NPSN : 20209200, Alamat Jalan Gordah Nomor 35, Kelurahan Jayawaras Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kepala SMK I Pasundan Garut Asep Rudi Gunawan, SE menyarankan kepada para orang tua untuk bisa bergabung disekolah kami, SMK I Pasundan Garut, merupakan salah satu dari Sekolah Menengah Kejuruan Swasta yang ada di Kabupaten Garut dan saat ini SMK I Pasundan merupakan 4 (Empat) SMKS menjadi rujukan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, dan kami dari pihak sekolah tentunya mengajak Bapak, Ibu serta anak anakku sekalian, untuk bisa bergabung dengan kami, dan kami siap menampung para siswa yang tidak lulus dijalur PCMB, SPMB I dan II Tahun Ajaran 2026 – 2027″. Ujarnya, menambahkan hal Kepala Sekolah saat ini sedang Rapat di Provinsi Jawa Barat.

BacaJuga :

Dari Cikoneng, Rina Sa’adah Pastikan Banpangan Layak Dikonsumsi

Berawal Rp50 Juta, Rizky Jaya Tumbuh Jadi Perusahaan Besi Besar di Ciamis

Persib Taklukkan Persijap 2-1 di Jepara dari Posisi ke 10 Naik ke 6 Klasemen Sementara

Sementara hal senada disampaikan oleh Iwan Setiawan selaku Ketua AIM ( Alfath Inovasi Mandiri) tentunya perlu diketahui bersama, saat ini SMK I Pasundan ada beberapa pilihan jurusan, yaitu Manajemen Perkantoran, kini telah ada dan dibukan jurusan baru Jurusan Energi Terbarukan dan Jurusan Otomotif, Serta K3.

Menurut Perwakilan SMK I Pasundan “Kami selain mencetak peserta didik juga kedisiplinan, terampil dan handal, lingkungan sekolah berbasis pesantren. Sehingga nantinya lulus dari sekolah ini siapa bekerja, memiliki dedikasi disiplin, berakhlak yang baik, apalagi ditunjang sarana dan prasarana serta mitra dan praktisi pendamping yang profesional dibidangnya, sehingga nantinya tidak sulit bekerja dan mampu bersaing, Ayo bergabung bersama SMK I Pasundan Garut, Hebat, Siapa Kerja, Santun, Kreatif dan Mandiri”. Ajaknya.

Sementara hal senada disampaikan oleh Iwan Setiawan Selaku Ketua Yayasan Al Fath, ketika disinggung terkait kerjasama Yayasan Al Fath Inovasi Mandiri (AIM) ini dengan SMK 1 Pasundan Garut, menurut Iwan Setiawan inilah yang menjadi dasar. Para Praktisi “AIM” bekerjasama dengan SMKS 1 Pasundan Garut, selain memiliki lahan luas juga salah satu Sekolah yang mendapat rujukan dari Pemprov Jabar.
“Kami memilih SMKS 1 Pasundan Garut, tentu ada hal yang menjadi dasar yaitu yang pertama memiliki lahan yang luas, punya kompetensi dan mengembangkan sekolah, dimana Al Fath sendiri memiliki berapa Sub Bidang bisa dikolaborasikan dengan pihak sekolah, dan diantaranya yaitu Jurusan Otomotif, Jurusan Teknik Terbarukan, serta ada K3” Ungkap lebih lanjut oleh Iwan Setiawan Ketua Yayasan Al-Fat, yang beralamatkan Jalan Jendral Sudirman, Kp. Copong Kabupaten Garut.

Sementara menurut Ramedy salah satu Praktisi Energi Terbarukan, yang saat ini tergabung dalam AIM. Ketika disinggung kenapa harus memilih SMKS I Pasundan Garut
“Ya kenapa saya pilih dan bekerja sama dengan Yayasan AIM – SMK I Pasundan, dimana jika kita berbicara tentang Energi Terbarukan, itu memang sudah saatnya kita ini harus memulai mengembangkan Energi Terbarukan, ini sebagai pengganti Energi Konvensional, dimana kita sendiri tahu bahwa secara global/dunia saat ini mengenai emisi, kemudian perubahan alam/iklim itu sudah harus mengganti Energi Konvensional, menjadi lebih alami atau Green”.Jelasnya.

Menurut Ramedy bahwa ternyata satu – satunya Sekolah Kejuruan di Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, yang saat ini ada Jurusan Energi Terbarukan.
“dan satu-satunya sekolah kejuruan yang ada Jurusan Energi Terbarukan “, hanya di SMK I Pasundan ini , makanya itu saya sebagai praktisi bergabung berkewajiban untuk mengembangkan terkait Energi Terbarukan ini ya melalui edukasi dan sosialisasi dalam pengembangan dunia pendidikan, yah salah satunya di SMK I Pasundan Garut ini “. Paparnya.

Dengan keterbatasan ketersediaan dan cadangan sumber energi maka tentunya harus mencari solusi baru yaitu Energi Konvesional menjadi Energi Terbarukan, tentunya ini akan menjadi hal tantangan tersendiri dan terobosan baru dan tentu akan sangat membutuhkan SDM handal, kreatif, mandiri.

Tentunya dengan seiring moderenisasi di Sentra Industri baik dari hulu sampai hilir sangat dibutuhkan tenaga otomotif yang profesional, handal,terampil, mandiri.Hal tersebut disampaikan Ahmad Supendi Praktisi Otomotif AIM, dan inilah kenapa orang tua siswa di tahun ajaran 2026 -2027, tidak perlu bingung menentukan sikap, pilihan anak untuk bersekolah. “Tidak lulus di Sekolah Negeri melalui seleksi PCMB, SPMB I dan SPMB II. Ini bukan berarti akhir segala-galanya, masih ada pilihan lain Sekolah Swasta mendapatkan rujuk Pemerintah, salah satunya SMKS I Pasundan Garut”. Ulas Ahmad. S.

Menurut Ahmad Supendi, dimana SMK I Pasundan Garut, saat ini selain telah mendapat rujukan dari Disdik Jabar, ada beberapa jurusan : Jurusan Manajemen Perkantoran, dan program jurusan baru ; Energi Terbarukan, Otomotif, serta K3″ Jelasnya

Dengan kondisi lingkungan sekolah yang aman, nyaman, didukung dengan sarana prasarana, alat penunjang, serta tenaga pendidik, pendamping yang profesional. Tentunya kedepan anak tidak lagi sulit untuk bekerja, apalagi saat ini sangatlah membutuhkan tenaga yang handal dan terampil, berilmu, santun, mandiri dan penting untuk memahami hal proteksi kecelakaan.

Berkaitan hal tersebut salah satu praktisi Otomotif AIM, bagi para orang tua siswa, harus memilih SMK I Pasundan Garut.
“Inilah yang menjadi dasar, kenapa untuk para orang tua siswa saat ini, untuk bisa menyekolahkan ke Sekolah Menengah Kejuruan, tidak lagi bergantung kepada negeri, dan apalagi ada sekolah kejuruan swasta diantaranya itu Jurusan Otomotif
karena otomotif itu bukan melihat hal ke belakang, melainkan terobosan untuk ke depan, bahkan hal penggunaan energi saat ini sudah konversi, apalagi saat ini Indonesia sudah punya pabrikan mobil listrik, ya ini sebetulnya teknologi lama, dalam dunia otomotif, dan seiring waktu tentu energi konvensional telah bergeser ke Energi Terbarukan, bukan lagi polusi di muka bumi, ini tapi betul-betul ramah dalam lingkungan, nanti juga anak-anak disini akan mendapatkan pembelajaran otomotif dengan perangkat ya otomatis, moderen, melalui pendampingan, arahan dari praktisi dan mitra kerja, sehingga nantinya diharapkan lulusan dari sini itu bisa langsung berkerja,.meningkatkan wawasan kemandirian penuh dedikasi dan disiplin”. Tandasnya.

Sementara itu, menurut Dedi Suryaman Praktisi K3 AIM menjelaskan.
“Ya sedikit kita menambahkan dari apa yang telah disampaikan oleh rekan – rekan AIM. Hal penting untuk diketahui bersama, resiko kecelakaan itu tidaklah mengenal waktu dan tempat namun ini bisa diminimalisir dengan cara kita harus menguasai ilmu K3, dan nantinya di SMK I Pasundan ini ada pembelajaran terkait program K3 dan lulusannya nanti akan bersertifikat K3, dan saat ini itu menjadi hal wajib, kita telah bekerjasama dengan baik dengan pihak Pemerintah Daerah, Mitra Kerja kita, sehingga lulusan disini sudah siap bekerja”. Tandasnya.

Berkaitan hal tersebut selaras apa yang disampaikan oleh pihak SMK I Pasundan Garut,
“Ini yang membedakan kita dengan yang lain, lulusan SMK I Pasundan Garut siap bekerja, diperusahaan mitra kerja kami, Ayo segera daftarkan diri dan bergabung bersama kami SMK I Pasundan Garut, Mantap, Siap Kerja, Santun, Kreatif dan Mandiri, bersama SMK I Pasundan Garut Sambut Masa Depan, Siap, Bisa Kerja”. Pungkasnya.#. Yohaness.

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Direktur RSUD Ciamis Dorong Warga Aktif Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Jangan Tunggu Sakit atau Program Bantuan

Next Post

FP3M Garut Selatan Soroti Pernyataan Camat Terkait MBG, Masyarakat Siap Audiensi Langsung ke BGN Pusat

Related Posts

Tahun ini  4.718 RTLH di Kabupaten Bandung  Diperbaiki
deNews

Tahun ini 4.718 RTLH di Kabupaten Bandung Diperbaiki

Senin, 21 September 2026
37 Alsintan Aspirasi Rina Sa’adah Disalurkan ke Petani Ciamis untuk Hadapi Kemarau 
deNews

37 Alsintan Aspirasi Rina Sa’adah Disalurkan ke Petani Ciamis untuk Hadapi Kemarau 

Senin, 21 September 2026
FTBI Jadi Wadah Mendorong Anak Melestarikan Bahasa dan Budaya Sunda
deNews

FTBI Jadi Wadah Mendorong Anak Melestarikan Bahasa dan Budaya Sunda

Senin, 21 September 2026
Dari Cikoneng, Rina Sa’adah Pastikan Banpangan Layak Dikonsumsi
deNews

Dari Cikoneng, Rina Sa’adah Pastikan Banpangan Layak Dikonsumsi

Senin, 21 September 2026
Berawal Rp50 Juta, Rizky Jaya Tumbuh Jadi Perusahaan Besi Besar di Ciamis
deNews

Berawal Rp50 Juta, Rizky Jaya Tumbuh Jadi Perusahaan Besi Besar di Ciamis

Senin, 21 September 2026
Persib Taklukkan Persijap 2-1 di Jepara dari Posisi ke 10 Naik ke 6 Klasemen Sementara
deNews

Persib Taklukkan Persijap 2-1 di Jepara dari Posisi ke 10 Naik ke 6 Klasemen Sementara

Minggu, 20 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Caravan Covid-19 di KBB Ditahan Kajari Kabupaten Bandung

Kamis, 17 Juli 2025

Produksi Beras Ciamis Melimpah Tak Tersentuh Program BPNT, Suplayer Ambil Darimana?

Jumat, 2 April 2021

Buka O2SN Kabupaten Ciamis, Sekda Optimis Ciamis Tidak Kekurangan atlet

Senin, 24 Februari 2025

Sinkronisasi Data, Bupati Herdiat Siapkan Dana Rp1 Juta Tiap Desa/Kelurahan Bentuk Tim Survey Bersama Kader PKK

Senin, 19 Mei 2025

Purwakarta Agendakan PSBB Parsial Di Enam Kecamatan

Kamis, 30 April 2020

Polsek Jatiluhur Evakuasi Orang Yang Diduga Mengalami Gangguan jiwa Ke Rumah sakit

Minggu, 3 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste