Dejurnal.com, Garut – Bingung menentukan sekolah buat anak, tidak lulus gagal di PCMB, SPMB 1 dan 2, tidak perlu repot menjadi bingung, harus keluarkan uang banyak, demi anak untuk disekolah negeri, ada solusi tepat, pilihan lain Sekolah Menengah Kejuruan swasta yang mampu mencetak para pelajar atau siswa untuk bersaing, lulus memiliki skill mandiri, keterampilan khusus. Bagi para orang tua siswa daftarkan segera anak ke Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS).
Berkaitan hal tersebut diatas salah satu solusi yang tepat, para orang tua siswa dan peserta didik bisa datang buktikan secara langsung SMKS. Salah satunya yaitu SMK I Pasundan Garut yang sudah terdaftar secara resmi dibawah naungan Kementerian Pendidikan dengan NPSN : 20209200, Alamat Jalan Gordah Nomor 35, Kelurahan Jayawaras Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Dimana SMK I Pasundan Garut dipimpin Asep Rudi Gunawan, SE., berkaitan hal tersebut disampaikan oleh salah satu pengurus, pengelola SMKS I Pasundan Garut.
“Kenapa para orang tua siswa calon dari peserta didik, kami menyarankan untuk bisa bergabung disekolah kami, SMK I Pasundan Garut, merupakan salah satu dari Sekolah Menengah Kejuruan Swasta yang ada di Kabupaten Garut dan saat ini SMK I Pasundan merupakan 4 (Empat) SMKS menjadi rujukan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, dan kami dari pihak sekolah tentunya mengajak Bapak, Ibu serta anak anakku sekalian, untuk bisa bergabung dengan kami, dan kami siap menampung para siswa yang tidak lulus dijalur PCMB, SPMB I dan II Tahun Ajaran 2026 – 2027”. Ujarnya, menambahkan hal Kepala Sekolah saat ini sedang Rapat di Provinsi Jawa Barat.
Dikatakan lebih lanjut oleh perwakilan dari SMK I Pasundan Garut.
“tentunya perlu diketahui bersama, saat ini SMK I Pasundan ada beberapa pilihan jurusan, yaitu Manajemen Perkantoran, kini telah ada dan dibukan jurusan baru Jurusan Energi Terbarukan dan Jurusan Otomotif, Serta K3 ” Ujarnya.
Menurut Perwakilan SMK I Pasundan “Kami selain mencetak peserta didik juga kedisiplinan, terampil dan handal, lingkungan sekolah berbasis pesantren. Sehingga nantinya lulus dari sekolah ini siapa bekerja, memiliki dedikasi disiplin, berakhlak yang baik, apalagi ditunjang sarana dan prasarana serta mitra dan praktisi pendamping yang profesional dibidangnya, sehingga nantinya tidak sulit bekerja dan mampu bersaing, Ayo bergabung bersama SMK I Pasundan Garut, Hebat, Siapa Kerja, Santun, Kreatif dan Mandiri”. Ajaknya.
Sementara hal senada disampaikan oleh Iwan Setiawan Selaku Ketua Yayasan Al Fath, ketika disinggung terkait kerjasama Yayasan Al Fath Inovasi Mandiri (AIM) ini dengan SMK 1 Pasundan Garut, menurut Iwan Setiawan inilah yang menjadi dasar. Para Praktisi “AIM” bekerjasama dengan SMKS 1 Pasundan Garut, selain memiliki lahan luas juga salah satu Sekolah yang mendapat rujukan dari Pemprov Jabar.
“Kami memilih SMKS 1 Pasundan Garut, tentu ada hal yang menjadi dasar yaitu yang pertama memiliki lahan yang luas, punya kompetensi dan mengembangkan sekolah, dimana Al Fath sendiri memiliki berapa Sub Bidang bisa dikolaborasikan dengan pihak sekolah, dan diantaranya yaitu Jurusan Otomotif, Jurusan Teknik Terbarukan, serta ada K3” Ungkap lebih lanjut oleh Iwan Setiawan Ketua Yayasan Al-Fat, yang beralamatkan Jalan Jendral Sudirman, Kp. Copong Kabupaten Garut.
Sementara menurut Ramedy salah satu Praktisi Energi Terbarukan, yang saat ini tergabung dalam AIM. Ketika disinggung kenapa harus memilih SMKS I Pasundan Garut
“Ya kenapa saya pilih dan bekerja sama dengan Yayasan AIM – SMK I Pasundan, dimana jika kita berbicara tentang Energi Terbarukan, itu memang sudah saatnya kita ini harus memulai mengembangkan Energi Terbarukan, ini sebagai pengganti Energi Konvensional, dimana kita sendiri tahu bahwa secara global/dunia saat ini mengenai emisi, kemudian perubahan alam/iklim itu sudah harus mengganti Energi Konvensional, menjadi lebih alami atau Green”.Jelasnya.
Menurut Ramedy bahwa ternyata satu – satunya Sekolah Kejuruan di Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, yang saat ini ada Jurusan Energi Terbarukan.
“dan satu-satunya sekolah kejuruan yang ada Jurusan Energi Terbarukan “, hanya di SMK I Pasundan ini , makanya itu saya sebagai praktisi bergabung berkewajiban untuk mengembangkan terkait Energi Terbarukan ini ya melalui edukasi dan sosialisasi dalam pengembangan dunia pendidikan, yah salah satunya di SMK I Pasundan Garut ini “. Paparnya.
Dengan keterbatasan ketersediaan dan cadangan sumber energi maka tentunya harus mencari solusi baru yaitu Energi Konvesional menjadi Energi Terbarukan, tentunya ini akan menjadi hal tantangan tersendiri dan terobosan baru dan tentu akan sangat membutuhkan SDM handal, kreatif, mandiri.
Tentunya dengan seiring moderenisasi di Sentra Industri baik dari hulu sampai hilir sangat dibutuhkan tenaga otomotif yang profesional, handal,terampil, mandiri.Hal tersebut disampaikan Ahmad Supendi Praktisi Otomotif AIM, dan inilah kenapa orang tua siswa di tahun ajaran 2026 -2027, tidak perlu bingung menentukan sikap, pilihan anak untuk bersekolah. “Tidak lulus di Sekolah Negeri melalui seleksi PCMB, SPMB I dan SPMB II. Ini bukan berarti akhir segala-galanya, masih ada pilihan lain Sekolah Swasta mendapatkan rujuk Pemerintah, salah satunya SMKS I Pasundan Garut”. Ulas Ahmad. S.
Menurut Ahmad Supendi, dimana SMK I Pasundan Garut, saat ini selain telah mendapat rujukan dari Disdik Jabar, ada beberapa jurusan : Jurusan Manajemen Perkantoran, dan program jurusan baru ; Energi Terbarukan, Otomotif, serta K3″ Jelasnya
Dengan kondisi lingkungan sekolah yang aman, nyaman, didukung dengan sarana prasarana, alat penunjang, serta tenaga pendidik, pendamping yang profesional. Tentunya kedepan anak tidak lagi sulit untuk bekerja, apalagi saat ini sangatlah membutuhkan tenaga yang handal dan terampil, berilmu, santun, mandiri dan penting untuk memahami hal proteksi kecelakaan.
Berkaitan hal tersebut salah satu praktisi Otomotif AIM, bagi para orang tua siswa, harus memilih SMK I Pasundan Garut.
“Inilah yang menjadi dasar, kenapa untuk para orang tua siswa saat ini, untuk bisa menyekolahkan ke Sekolah Menengah Kejuruan, tidak lagi bergantung kepada negeri, dan apalagi ada sekolah kejuruan swasta diantaranya itu Jurusan Otomotif
karena otomotif itu bukan melihat hal ke belakang, melainkan terobosan untuk ke depan, bahkan hal penggunaan energi saat ini sudah konversi, apalagi saat ini Indonesia sudah punya pabrikan mobil listrik, ya ini sebetulnya teknologi lama, dalam dunia otomotif, dan seiring waktu tentu energi konvensional telah bergeser ke Energi Terbarukan, bukan lagi polusi di muka bumi, ini tapi betul-betul ramah dalam lingkungan, nanti juga anak-anak disini akan mendapatkan pembelajaran otomotif dengan perangkat ya otomatis, moderen, melalui pendampingan, arahan dari praktisi dan mitra kerja, sehingga nantinya diharapkan lulusan dari sini itu bisa langsung berkerja,.meningkatkan wawasan kemandirian penuh dedikasi dan disiplin”. Tandasnya.
Sementara itu, menurut Dedi Suryaman Praktisi K3 AIM menjelaskan.
“Ya sedikit kita menambahkan dari apa yang telah disampaikan oleh rekan – rekan AIM. Hal penting untuk diketahui bersama, resiko kecelakaan itu tidaklah mengenal waktu dan tempat namun ini bisa diminimalisir dengan cara kita harus menguasai ilmu K3, dan nantinya di SMK I Pasundan ini ada pembelajaran terkait program K3 dan lulusannya nanti akan bersertifikat K3, dan saat ini itu menjadi hal wajib, kita telah bekerjasama dengan baik dengan pihak Pemerintah Daerah, Mitra Kerja kita, sehingga lulusan disini sudah siap bekerja”. Tandasnya.
Berkaitan hal tersebut selaras apa yang disampaikan oleh pihak SMK I Pasundan Garut,
“Ini yang membedakan kita dengan yang lain, lulusan SMK I Pasundan Garut siap bekerja, diperusahaan mitra kerja kami, Ayo segera daftarkan diri dan bergabung bersama kami SMK I Pasundan Garut, Mantap, Siap Kerja, Santun, Kreatif dan Mandiri, bersama SMK I Pasundan Garut Sambut Masa Depan, Siap, Bisa Kerja”. Pungkasnya.#. Yohaness.















