• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Juli 15, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

FP3M Garut Selatan Soroti Pernyataan Camat Terkait MBG, Masyarakat Siap Audiensi Langsung ke BGN Pusat

bydejurnalcom
Selasa, 23 Juni 2026
Reading Time: 2 mins read
Soroti Tata Kelola MBG di Pakenjeng, FP3M Garut Selatan Desak Perbaikan dan Pengawasan Ketat
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Ketua Forum Pemerhati Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (FP3M) Garut Selatan, Muhammad Iqbal Fauzi, menyampaikan kekecewaannya terhadap pernyataan salah seorang camat yang dinilai telah melukai perasaan masyarakat dalam polemik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Garut Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Iqbal saat diwawancarai awak media usai mengikuti audiensi bersama Anggota DPRD Kabupaten Garut Komisi III di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut, Senin (22/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Iqbal menegaskan bahwa masyarakat yang merasa dirugikan dalam proses pelaksanaan program MBG berencana melanjutkan perjuangan mereka dengan melakukan audiensi langsung ke Badan Gizi Nasional (BGN) di tingkat pusat. Langkah tersebut diambil karena hingga saat ini masyarakat menilai belum ada penyelesaian yang memuaskan terhadap berbagai persoalan yang mereka hadapi.

BacaJuga :

Ketua GOW Ciamis Ajak Perempuan Perkuat Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Kolaborasi IKIAD dan GOW Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Ciamis

Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

Menurut Iqbal, yang menjadi perhatian utama masyarakat bukanlah keberadaan bangunan dapur MBG yang telah berdiri, melainkan hak-hak masyarakat yang dinilai telah terabaikan. Ia menilai terdapat sejumlah pihak lokal yang sebelumnya telah terlibat dan berharap mendapatkan kesempatan sebagai pemasok atau supplier dalam program tersebut, namun pada kenyataannya tidak memperoleh hak sebagaimana yang diharapkan.

“Kalau memang diperlukan, masyarakat akan melanjutkan audiensi langsung ke BGN pusat. Karena persoalan ini bukan sekadar soal bangunan dapur MBG yang sudah berdiri, tetapi menyangkut hak masyarakat yang merasa dirugikan dan tidak mendapatkan kesempatan sebagaimana mestinya,” ujar Iqbal.

Ia juga mengkritisi pernyataan camat yang menurutnya lebih menunjukkan rasa prihatin terhadap keberadaan dapur MBG beserta bangunannya dibandingkan terhadap masyarakat yang merasa kehilangan hak dan peluang ekonomi dari program tersebut.

Menurut Iqbal, sikap tersebut menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat. Ia menilai seorang camat sebagai perwakilan pemerintah di tingkat wilayah seharusnya lebih mengedepankan keberpihakan kepada warga yang terdampak dan berupaya memperjuangkan aspirasi mereka.

“Saya mencatat pernyataan camat tersebut cukup melukai masyarakat. Karena yang seharusnya menjadi perhatian adalah masyarakat yang merasa haknya dirampas atau tidak diberikan kesempatan sebagai supplier. Namun yang disampaikan justru rasa kasihan terhadap dapur MBG yang bangunannya sudah terbangun,” katanya.

Lebih lanjut, Iqbal menegaskan bahwa masyarakat tidak pernah menolak Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak. Namun, masyarakat berharap pelaksanaannya dilakukan secara transparan, adil, dan memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi pelaku usaha lokal di daerah.

Ia menambahkan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan dalam audiensi bersama Komisi III DPRD Kabupaten Garut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan program agar berjalan sesuai prinsip keadilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

FP3M Garut Selatan, lanjutnya, akan terus mengawal persoalan tersebut hingga mendapatkan kejelasan dan penyelesaian yang dianggap berpihak kepada kepentingan masyarakat. Apabila tidak ditemukan solusi di tingkat daerah, maka pihaknya bersama masyarakat siap membawa persoalan ini ke tingkat nasional melalui audiensi langsung dengan Badan Gizi Nasional.

“Kami ingin ada kejelasan dan keadilan. Masyarakat mendukung program pemerintah, tetapi masyarakat juga berhak mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang sama. Jangan sampai program yang seharusnya menyejahterakan justru menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat,” pungkasnya.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya

Next Post

Lewat Adiwiyata, Ciamis Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Bangku Sekolah

Related Posts

MPLS Jadi Momentum, SMP-SMA IT MD Fathahillah Gandeng Polres Ciamis Bentengi Pelajar dari Narkoba dan Bullying
deNews

MPLS Jadi Momentum, SMP-SMA IT MD Fathahillah Gandeng Polres Ciamis Bentengi Pelajar dari Narkoba dan Bullying

Selasa, 14 Juli 2026
Hadapi El Nino, DPUTRP Ciamis Jaga Pasokan Air Bersih dan Irigasi
deNews

Hadapi El Nino, DPUTRP Ciamis Jaga Pasokan Air Bersih dan Irigasi

Selasa, 14 Juli 2026
Nanang Permana: Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Hadapi Tantangan Sosial
deNews

Nanang Permana: Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Hadapi Tantangan Sosial

Selasa, 14 Juli 2026
Ketua GOW Ciamis Ajak Perempuan Perkuat Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045
deNews

Ketua GOW Ciamis Ajak Perempuan Perkuat Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 14 Juli 2026
Kolaborasi IKIAD dan GOW Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Ciamis
deNews

Kolaborasi IKIAD dan GOW Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Ciamis

Selasa, 14 Juli 2026
Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
deNews

Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

Selasa, 14 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Purwakarta Agendakan PSBB Parsial Di Enam Kecamatan

Kamis, 30 April 2020

Pemdes Loji Simpenan Laksanakan Penyaluran BST Bersama Dinsos

Selasa, 15 September 2020

Camat Pacet Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Tradisi dan Inspirasi Bangsa pada Peringatan HSN 2025

Senin, 27 Oktober 2025
Spanduk Desa Sukaluyu yang menjadi pro dan kontra.

Tolak Minta Maaf Terkait Tulisan di Spanduk, Kades Sukaluyu : Itu Kampanye Lingkungan

Selasa, 27 April 2021

Disdukcapil Ciamis Lembur Jemput Bola Perekaman KTP-el untuk Lansia di Sindangsari

Jumat, 20 Juni 2025
Ilustrasi

17 Anak Lelaki Jadi Korban Cabul Oknum Guru Ngaji Rumahan, MUI Garut : Kami Mengutuk Perbuatan Itu!

Kamis, 1 Juni 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste