• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juni 23, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

FP3M Garut Selatan Soroti Pernyataan Camat Terkait MBG, Masyarakat Siap Audiensi Langsung ke BGN Pusat

bydejurnalcom
Selasa, 23 Juni 2026
Reading Time: 2 mins read
Soroti Tata Kelola MBG di Pakenjeng, FP3M Garut Selatan Desak Perbaikan dan Pengawasan Ketat
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Ketua Forum Pemerhati Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (FP3M) Garut Selatan, Muhammad Iqbal Fauzi, menyampaikan kekecewaannya terhadap pernyataan salah seorang camat yang dinilai telah melukai perasaan masyarakat dalam polemik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Garut Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Iqbal saat diwawancarai awak media usai mengikuti audiensi bersama Anggota DPRD Kabupaten Garut Komisi III di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut, Senin (22/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Iqbal menegaskan bahwa masyarakat yang merasa dirugikan dalam proses pelaksanaan program MBG berencana melanjutkan perjuangan mereka dengan melakukan audiensi langsung ke Badan Gizi Nasional (BGN) di tingkat pusat. Langkah tersebut diambil karena hingga saat ini masyarakat menilai belum ada penyelesaian yang memuaskan terhadap berbagai persoalan yang mereka hadapi.

BacaJuga :

SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya

Direktur RSUD Ciamis Dorong Warga Aktif Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Jangan Tunggu Sakit atau Program Bantuan

Operasi Katarak Gratis HUT Ciamis ke-384, 108 Warga Kembali Melihat di RSUD Ciamis

Menurut Iqbal, yang menjadi perhatian utama masyarakat bukanlah keberadaan bangunan dapur MBG yang telah berdiri, melainkan hak-hak masyarakat yang dinilai telah terabaikan. Ia menilai terdapat sejumlah pihak lokal yang sebelumnya telah terlibat dan berharap mendapatkan kesempatan sebagai pemasok atau supplier dalam program tersebut, namun pada kenyataannya tidak memperoleh hak sebagaimana yang diharapkan.

“Kalau memang diperlukan, masyarakat akan melanjutkan audiensi langsung ke BGN pusat. Karena persoalan ini bukan sekadar soal bangunan dapur MBG yang sudah berdiri, tetapi menyangkut hak masyarakat yang merasa dirugikan dan tidak mendapatkan kesempatan sebagaimana mestinya,” ujar Iqbal.

Ia juga mengkritisi pernyataan camat yang menurutnya lebih menunjukkan rasa prihatin terhadap keberadaan dapur MBG beserta bangunannya dibandingkan terhadap masyarakat yang merasa kehilangan hak dan peluang ekonomi dari program tersebut.

Menurut Iqbal, sikap tersebut menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat. Ia menilai seorang camat sebagai perwakilan pemerintah di tingkat wilayah seharusnya lebih mengedepankan keberpihakan kepada warga yang terdampak dan berupaya memperjuangkan aspirasi mereka.

“Saya mencatat pernyataan camat tersebut cukup melukai masyarakat. Karena yang seharusnya menjadi perhatian adalah masyarakat yang merasa haknya dirampas atau tidak diberikan kesempatan sebagai supplier. Namun yang disampaikan justru rasa kasihan terhadap dapur MBG yang bangunannya sudah terbangun,” katanya.

Lebih lanjut, Iqbal menegaskan bahwa masyarakat tidak pernah menolak Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak. Namun, masyarakat berharap pelaksanaannya dilakukan secara transparan, adil, dan memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi pelaku usaha lokal di daerah.

Ia menambahkan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan dalam audiensi bersama Komisi III DPRD Kabupaten Garut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan program agar berjalan sesuai prinsip keadilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

FP3M Garut Selatan, lanjutnya, akan terus mengawal persoalan tersebut hingga mendapatkan kejelasan dan penyelesaian yang dianggap berpihak kepada kepentingan masyarakat. Apabila tidak ditemukan solusi di tingkat daerah, maka pihaknya bersama masyarakat siap membawa persoalan ini ke tingkat nasional melalui audiensi langsung dengan Badan Gizi Nasional.

“Kami ingin ada kejelasan dan keadilan. Masyarakat mendukung program pemerintah, tetapi masyarakat juga berhak mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang sama. Jangan sampai program yang seharusnya menyejahterakan justru menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat,” pungkasnya.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya

Next Post

Lewat Adiwiyata, Ciamis Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Bangku Sekolah

Related Posts

Tekuk Cilacap 2-0, Tim Voli Putri Ciamis Lolos Babak Penyisihan Porsenitas XIII
deNews

Tekuk Cilacap 2-0, Tim Voli Putri Ciamis Lolos Babak Penyisihan Porsenitas XIII

Selasa, 23 Juni 2026
Kontingen Ciamis Pecah Telur, Arif Akbar Raih Perak di Nomor 9 Ball Single
deNews

Kontingen Ciamis Pecah Telur, Arif Akbar Raih Perak di Nomor 9 Ball Single

Selasa, 23 Juni 2026
Lewat Adiwiyata, Ciamis Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Bangku Sekolah
deNews

Lewat Adiwiyata, Ciamis Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Bangku Sekolah

Selasa, 23 Juni 2026
SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya
deNews

SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya

Selasa, 23 Juni 2026
Direktur RSUD Ciamis Dorong Warga Aktif Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Jangan Tunggu Sakit atau Program Bantuan
deNews

Direktur RSUD Ciamis Dorong Warga Aktif Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Jangan Tunggu Sakit atau Program Bantuan

Selasa, 23 Juni 2026
Operasi Katarak Gratis HUT Ciamis ke-384, 108 Warga Kembali Melihat di RSUD Ciamis
deNews

Operasi Katarak Gratis HUT Ciamis ke-384, 108 Warga Kembali Melihat di RSUD Ciamis

Selasa, 23 Juni 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

KabarDaerah

Gegara “Sapi Lintuh”, H. Yanto Dipanggil Bawaslu

Kamis, 8 Oktober 2020
Sekjen FPPG, Pian Sopyana saat bersama ayah dan suami Pekerja Saudi asal Pameungpeuk. (Foto : Rachman Esha/dejurnal.com).

Ada Indikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang, Forum Pemuda Peduli Garut Advokasi Pekerja Saudi Asal Pameungpeuk

Kamis, 1 April 2021

BPNT Cianjur Diduga Jadi Lahan Bisnis Supplier

Rabu, 1 Juli 2020

Bupati Garut Terima Kunjungan Investor Turbin Angin : Ekspos Rencana Pembangunan PLTB

Rabu, 15 Oktober 2025

Pelantikan 82 Kepala Desa Hasil Pilkades Serentak 2023, Ini Pesan Bupati Garut

Jumat, 16 Juni 2023

Gerak Cepat, Polisi Dalami Aksi Pencabulan Anak di Bogor

Kamis, 10 Maret 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste