CIAMIS, deJurnal,- Pemerintah Kabupaten Ciamis terus berupaya menjaga ruang terbuka hijau tetap asri meski memasuki musim kemarau.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan pemeliharaan taman dengan memanfaatkan mobil tangki air untuk penyiraman tanaman di sejumlah titik strategis.
Uji coba penyiraman menggunakan mobil tangki mulai diterapkan di kawasan Taman Alun-alun Ciamis, median jalan, serta taman-taman kota lainnya. Inovasi ini dilakukan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat sekaligus antisipasi dampak musim kemarau.
Kepala Bidang Kebersihan, Persampahan, dan Pertamanan DPRKPLH Kabupaten Ciamis, Irwan Efendi, mengatakan penggunaan mobil tangki merupakan penyempurnaan dari sistem penyiraman yang sebelumnya mengandalkan kendaraan roda tiga.
“Selama ini penyiraman dilakukan secara manual sehingga harus bolak-balik mengambil air. Sekarang kami sedang melakukan uji coba menggunakan mobil tangki agar volume air yang dibawa lebih banyak dan proses penyiraman menjadi lebih efektif,” ujarnya.
Menurut Irwan, musim kemarau menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kondisi tanaman agar tetap hijau dan sehat. Karena itu, ketersediaan air menjadi faktor penting dalam pemeliharaan taman.
“Dengan mobil tangki, jangkauan penyiraman lebih luas dan pekerjaan petugas menjadi lebih efisien. Ini merupakan salah satu bentuk kesiapan kami menghadapi musim kemarau sekaligus memastikan taman-taman di Kabupaten Ciamis tetap terawat,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan taman kota, jalur hijau, dan median jalan bukan hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga memiliki fungsi ekologis sebagai penyerap polusi, penghasil oksigen, serta ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
“Pemeliharaan taman merupakan pelayanan rutin yang harus terus dilakukan. Masyarakat tentu ingin melihat lingkungan yang bersih, hijau, dan indah. Karena itu kami terus berupaya meningkatkan kualitas pemeliharaan, termasuk melalui pemanfaatan sarana yang lebih memadai,” jelasnya.
Selain penyiraman, DPRKPLH Kabupaten Ciamis juga secara berkala melakukan pemangkasan tanaman, pembersihan area taman, pemupukan, hingga penggantian tanaman yang rusak agar ruang terbuka hijau tetap terjaga sepanjang tahun.
Irwan berharap upaya pemerintah dalam merawat taman dapat didukung seluruh masyarakat dengan menjaga kebersihan serta tidak merusak fasilitas maupun tanaman yang telah ditanam.
“Merawat taman bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Jika lingkungan tetap terjaga, manfaatnya akan kembali dirasakan oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Melalui optimalisasi penyiraman menggunakan mobil tangki, DPRKPLH Kabupaten Ciamis berharap kualitas pemeliharaan ruang terbuka hijau semakin baik sehingga keindahan wajah kota tetap terjaga, meski menghadapi kondisi cuaca yang lebih kering selama musim kemarau. (Nay Sunarti)
















