Dejurnal.com, Garut – Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Garut menggelar kegiatan Orientasi dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang berlangsung di Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja kepemudaan selama satu tahun ke depan.
Mengusung semangat membangun sinergi dan mempercepat peran pemuda dalam pembangunan daerah, kegiatan ini dihadiri oleh hampir seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) yang berada di bawah naungan KNPI, jajaran pengurus DPD KNPI Kabupaten Garut, serta pengurus KNPI dari 42 kecamatan di Kabupaten Garut.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut, Agil Syahrizal, mengatakan bahwa Rapat Kerja Daerah bukan hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga forum strategis untuk menyatukan gagasan, memperkuat komitmen, dan merumuskan program-program yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Alhamdulillah, rapat kerja hari ini dihadiri oleh hampir seluruh OKP yang bernaung di KNPI, pengurus dari 42 kecamatan, serta jajaran pengurus DPD KNPI Kabupaten Garut. Tujuan utama kegiatan ini adalah menyatukan gagasan seluruh pengurus, baik di tingkat OKP maupun DPD, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi program kerja yang akan dilaksanakan selama satu tahun ke depan,” ujar Agil saat diwawancarai awak media.
Ia menjelaskan, orientasi yang dilaksanakan bersamaan dengan Rakerda juga bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh pengurus mengenai arah organisasi, visi kepemimpinan, serta berbagai program unggulan KNPI agar dapat diterapkan secara maksimal hingga ke tingkat kecamatan.
Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kesamaan visi dan soliditas seluruh pengurus. Oleh karena itu, seluruh peserta diberikan pembekalan agar memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan roda organisasi dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan kepemudaan di wilayah masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Agil turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Garut yang selama ini memberikan perhatian terhadap kegiatan kepemudaan. Ia mengungkapkan bahwa pembukaan Rakerda dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan organisasi kepemudaan.
Sementara itu, Bupati Garut tidak dapat hadir karena sedang melaksanakan agenda kedinasan di Jawa Timur. Adapun Wakil Bupati Garut tengah menjalani cuti menjelang proses persalinan.
“Kami juga mendoakan semoga Ibu Wakil Bupati diberikan kesehatan dan kelancaran dalam proses persalinannya nanti,” ucap Agil.
Lebih lanjut, Agil memaparkan salah satu program unggulan yang akan menjadi prioritas KNPI Garut pada periode kepengurusannya, yakni program Mental House atau rumah bercerita bagi generasi muda. Program tersebut lahir dari keprihatinan terhadap semakin meningkatnya persoalan kesehatan mental yang dihadapi kalangan pemuda.
Ia menilai, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan akademik maupun keterampilan kerja, tetapi juga harus memperhatikan kondisi psikologis generasi muda agar mereka mampu berkembang secara optimal.
“Kami akan fokus pada kesehatan mental pemuda. Nantinya akan hadir Mental House sebagai ruang konsultasi sekaligus rumah bercerita bagi anak-anak muda di Kabupaten Garut. Harapannya mereka memiliki kesehatan mental yang baik sehingga mampu mengembangkan potensi diri dan menjadi generasi yang produktif serta berdaya saing,” jelasnya.
Untuk merealisasikan program tersebut, KNPI Garut telah menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan profesional, mulai dari sarjana psikologi, psikolog, hingga tenaga kesehatan jiwa. Mereka akan dilibatkan sebagai mitra dalam memberikan edukasi, pendampingan, maupun layanan konsultasi kepada masyarakat.
Tidak hanya itu, KNPI juga akan membuka pelatihan serta sertifikasi bagi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap isu kesehatan mental agar dapat menjadi relawan maupun konselor.
“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin menjadi konselor. Tidak ada batasan usia maupun latar belakang pendidikan. Yang paling penting adalah memiliki kepedulian untuk membantu sesama, khususnya dalam persoalan kesehatan mental,” ungkapnya.
Selain fokus pada kesehatan mental, KNPI Garut juga meluncurkan program KNPI Impact, yaitu sebuah wadah kolaborasi yang memberikan ruang bagi seluruh pemuda Kabupaten Garut untuk ikut berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial, meskipun tidak tercatat sebagai pengurus organisasi.
Program tersebut dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang melibatkan relawan dari berbagai latar belakang profesi dan komunitas, sehingga semakin banyak anak muda yang dapat berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
“Hingga hari ini kami masih membuka kesempatan bagi seluruh pemuda Kabupaten Garut untuk bergabung dalam KNPI Impact. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan, mulai dari bidang sosial, kesehatan, pemberdayaan UMKM, kebencanaan, pendidikan, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya,” katanya.
Agil berharap seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut dapat memperkuat sinergi dengan KNPI dalam melaksanakan berbagai program kepemudaan. Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah.
“Kami berharap Bupati Garut beserta seluruh kepala dinas dapat menjadikan KNPI sebagai mitra strategis dalam menyukseskan berbagai program yang berkaitan dengan kepemudaan. Kami siap berkolaborasi, memberikan kontribusi terbaik, dan bersama-sama membangun Kabupaten Garut yang lebih maju serta mewujudkan Garut Hebat,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Agil mengungkapkan bahwa DPD KNPI Kabupaten Garut juga tengah mempersiapkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir KNPI yang jatuh pada 23 Juli 2026. Salah satu agenda utama yang sedang dipersiapkan adalah penyelenggaraan festival musik yang akan menghadirkan musisi nasional sekaligus memberikan panggung bagi musisi lokal Garut.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas generasi muda serta upaya mendorong lahirnya talenta-talenta baru di bidang seni dan budaya.
“Momentum Hari Lahir KNPI nanti akan kami jadikan sebagai ajang berkumpulnya para pemuda melalui festival musik dan berbagai kegiatan positif lainnya. Kami ingin memberikan ruang bagi musisi lokal untuk tampil berdampingan dengan musisi nasional sehingga potensi anak muda Garut semakin dikenal luas dan mampu menjadi kebanggaan daerah,” pungkas Agil.***Willy
















