CIAMIS, deJurnal,- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ciamis melalui Klinik Asyifa PCNU kembali menghadirkan program sosial berupa hapus tato gratis bagi masyarakat.
Program yang mengusung tema “Bersih dari Tato, Sucikan Diri, Kembali ke Fitrah” ini terbuka bagi laki-laki maupun perempuan yang memiliki keinginan untuk menghapus tato dan memulai kehidupan yang lebih baik.
Kegiatan hasil kolaborasi antara PCNU Kabupaten Ciamis dan PCNU Kabupaten Wonosobo tersebut menyediakan kuota terbatas untuk 100 peserta. Program ini juga mendapat dukungan dari Polri, BAZNAS, LAZISNU, serta berbagai badan otonom NU.
Panitia menjelaskan, layanan ini bukan sekadar tindakan medis menghilangkan tato menggunakan teknologi laser, melainkan bagian dari ikhtiar dakwah sosial NU yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan kepedulian.
“Banyak orang yang memiliki keinginan untuk berubah, namun terkendala biaya maupun rasa minder. Melalui program ini kami ingin memberikan kesempatan kepada siapa pun, baik laki-laki maupun perempuan, yang ingin berhijrah dan memulai lembaran baru dalam hidupnya,” ujar panitia Senin (06/07/2026)
Selain membantu menghilangkan tato, kegiatan ini diharapkan mampu mengembalikan rasa percaya diri peserta. Tidak sedikit masyarakat yang merasa kesulitan memperoleh pekerjaan atau menghadapi stigma sosial akibat tato yang dimilikinya.
Karena itu, PCNU Ciamis ingin menghadirkan solusi nyata melalui pelayanan kesehatan yang dipadukan dengan pendekatan keagamaan dan pendampingan moral.
Pendaftaran dibuka hingga kuota terpenuhi. Masyarakat yang berminat dapat menghubungi panitia di 0821-1152-9559 atau datang langsung ke Kantor PCNU Kabupaten Ciamis.
Program ini turut didukung Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, PMII, LESBUMI, LP Ma’arif NU, serta sejumlah mitra lainnya.
Melalui slogan “NU Hadir untuk Umat, Bersama Membangun Kebaikan”, PCNU Ciamis berharap kegiatan ini menjadi jembatan bagi masyarakat yang ingin memperbaiki diri tanpa memandang latar belakang masa lalu.
“Dalam pandangan NU, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Kami ingin menghadirkan ruang yang aman, ramah, dan penuh kepedulian bagi siapa saja yang ingin meninggalkan masa lalu dan menatap masa depan dengan optimisme,” tutup panitia. (Nay Sunarti)

















