• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, September 18, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Mia Sumiari Bawa Batik Cakra Galuh ke 10 Besar Best Employee ASN Jabar

bydejurnalcom
Jumat, 18 September 2026
Reading Time: 3 mins read
Mia Sumiari Bawa Batik Cakra Galuh ke 10 Besar Best Employee ASN Jabar
ShareTweetSend

Dejurnal.com, CIAMIS. Karya yang berangkat dari sejarah lokal membawa guru sejarah SMAN 1 Panawangan, Mia Sumiari Dewi, S.Pd., Gr., masuk dalam jajaran 10 besar Best Employee pada Seleksi Penghargaan ASN Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.

Mia menjadi salah satu peserta yang lolos Seleksi Tahap I. Dalam daftar 10 besar kategori Best Employee, namanya tercantum mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Salah satu inovasi yang dibawanya dalam ajang tersebut adalah “Motif Batik Cakra Galuh Transformasi Kearifan Lokal sebagai Media Penyampai Filosofi Kebaikan Universal dan Penyemaian Karakter Pancawaluya.”

BacaJuga :

Dua Agen BRILink Cibadak Raih Penghargaan Program Lelang CASA 2026

Bukan Sekadar Sepak Bola, BP2D Sebut Laga PSGC Jadi Etalase Wisata Ciamis

Disdukcapil Ciamis Jadikan Kebersihan sebagai Budaya, ASN Tak Hanya Melayani tetapi Memberi Contoh

Inovasi tersebut lahir dari kegelisahan Mia melihat sejarah lokal yang sering kali hanya berhenti sebagai materi pembelajaran. Melalui Prameswari Galuh, ia mencoba menghadirkan sejarah dalam bentuk yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat, yakni melalui kain batik.

“Awalnya saya melihat bagaimana sejarah lokal ini bisa disampaikan dengan cara yang lebih menarik. Jangan sampai sejarah hanya dipahami sebagai hafalan, tetapi nilai dan filosofinya juga bisa dirasakan dalam kehidupan,” ujar Mia saat di hubungi Jumat (18/09/2026)

Batik Cakra Galuh mengambil inspirasi dari ornamen Kembang Cakra atau Cakra Rahayu Kancana yang terdapat pada Prasasti Astana Gede Kawali.

Bagi Mia, simbol tersebut tidak hanya memiliki nilai sejarah dan estetika. Di dalamnya terdapat gagasan dan filosofi yang dapat diterjemahkan menjadi pesan kebaikan yang relevan dengan kehidupan masa kini.

Karena itu, ia tidak sekadar memindahkan bentuk ornamen ke atas kain. Motif tersebut dikembangkan menjadi karya seni fungsional atau wearable art yang dapat dikenakan sekaligus menjadi media untuk mengenalkan kembali kekayaan sejarah Galuh.

Bukan Sekadar Motif Batik

Mia menjelaskan, salah satu bagian penting dari inovasi Batik Cakra Galuh adalah Philosophical Narrative Sheet yang menyertai setiap kain.

Lembar tersebut berisi narasi mengenai filosofi motif sehingga orang yang mengenakan atau melihat kain tidak hanya menikmati bentuk visualnya, tetapi juga dapat mengetahui makna yang terkandung di baliknya.

“Jadi bukan hanya motifnya yang kita tampilkan. Ada narasi filosofinya. Harapannya orang yang melihat bisa memahami bahwa di balik motif itu ada sejarah, ada nilai kebaikan dan ada karakter yang ingin kita tanamkan,” jelasnya.

Menurut Mia, pendekatan tersebut menjadi salah satu cara untuk menjembatani sejarah lokal dengan generasi muda.

Sejarah yang sebelumnya dianggap jauh dan penuh hafalan dapat hadir melalui sesuatu yang dekat dengan keseharian.

Kain batik, misalnya, dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan sekaligus menjadi sarana percakapan mengenai sejarah dan budaya daerah.

Dari sisi pendidikan, inovasi ini juga diarahkan untuk membantu menanamkan karakter Pancawaluya. Nilai-nilai tersebut diterjemahkan ke dalam pesan yang dapat dipahami masyarakat melalui pendekatan budaya.

Berawal dari Kajian Kembang Cakra

Proses menciptakan Batik Cakra Galuh tidak dilakukan secara instan. Mia terlebih dahulu melakukan kajian terhadap literatur yang berkaitan dengan sejarah dan prasasti, kemudian menerjemahkannya ke dalam konsep visual.

Dalam rancangan motif, sejumlah unsur dikembangkan, antara lain titik, lingkaran, garis, tunas, bunga mekar dan Kembang Cakra.

Dari rancangan tersebut kemudian dilakukan pengembangan pola digital hingga uji coba produksi menggunakan canting cap.

Teknik pembuatannya juga tidak hanya menggunakan satu metode. Batik cap tradisional dikombinasikan dengan printing dan sentuhan prada emas agar produk dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Yang kami pikirkan bukan hanya bagaimana membuat motifnya, tetapi bagaimana motif ini bisa diterima masyarakat luas. Karena itu teknik produksinya juga kami sesuaikan,” kata Mia.

Karya tersebut kemudian dikembangkan menjadi busana budaya. Dalam proses berikutnya, Batik Cakra Galuh juga telah mendapatkan perlindungan hukum melalui Sertifikat Hak Cipta dari DJKI Kemenkumham.

Menghubungkan Budaya dan Ekonomi Kreatif

Bagi Mia, pelestarian budaya tidak harus ditempatkan berhadapan dengan perkembangan zaman. Justru, budaya dapat menjadi sumber kreativitas sekaligus membuka peluang ekonomi.

Melalui Prameswari Galuh, Batik Cakra Galuh diarahkan tidak hanya sebagai karya budaya, tetapi juga dapat melibatkan pelaku UMKM dalam pengembangannya.

“Melalui batik ini tentu bukan hanya budaya yang kita kenalkan. Ada masyarakat dan pelaku UMKM yang bisa ikut bergerak. Jadi ada nilai pendidikan, kebudayaan sekaligus pemberdayaan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Ia melihat karya tersebut juga berpotensi menjadi bagian dari diplomasi budaya daerah. Identitas Galuh yang dituangkan dalam motif batik dapat menjadi medium untuk memperkenalkan Ciamis dan sejarah Galuh kepada masyarakat di luar daerah.

Karena itu, pengembangan Batik Cakra Galuh telah disusun secara bertahap.

Dalam jangka pendek, Mia menargetkan penguatan identitas dan sosialisasi di tingkat Kabupaten Ciamis. Tahap berikutnya diarahkan pada perluasan kemitraan dengan UMKM serta pengenalan di tingkat Jawa Barat.

Untuk jangka panjang, ia mempunyai target Batik Cakra Galuh agar berkembang sebagai produk unggulan diplomasi budaya, membawa identitas Tanah Galuh ke tingkat nasional hingga internasional.

Masuk 10 Besar Jadi Ruang Berbagi Gagasan

Bagi Mia, keberhasilannya masuk 10 besar Best Employee ASN Berprestasi Jawa Barat bukan sekadar pencapaian pribadi.

Tahapan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan gagasan yang selama ini dikembangkan melalui pendidikan dan kebudayaan.

“Masuk 10 besar tentu menjadi sebuah kebanggaan, tetapi yang paling penting bagi saya adalah kesempatan untuk menyampaikan gagasan ini. Semoga apa yang saya lakukan bisa memberi manfaat dan menginspirasi, terutama dalam menjaga sejarah dan budaya lokal,” tuturnya.

Sebagai guru sejarah, Mia berharap pembelajaran sejarah tidak berhenti di ruang kelas. Menurutnya, sejarah akan lebih mudah hidup ketika masyarakat dapat melihat hubungan antara masa lalu, identitas budaya dan kehidupan mereka hari ini.

Batik Cakra Galuh menjadi salah satu cara yang ia pilih untuk menjembatani hal tersebut.

Dari ornamen Kembang Cakra di Astana Gede Kawali, Mia mencoba menghadirkan kembali jejak sejarah Galuh dalam bentuk yang dapat dikenakan, dipahami, sekaligus menjadi pengingat nilai kebaikan dan karakter bagi generasi masa kini. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

PUTRI BERANI Berlanjut, Disdik Ciamis Jadikan Keputrian sebagai Pembiasaan

Next Post

Erlin Marlina Ajak Warga Nikmati Live Musik dan Seni Budaya Sunda di Alun-alun Cianjur

Related Posts

Gerakan Indonesia ASRI, PERUMDAM Tirta Galuh Sebut Bersih-Bersih Sudah Jadi Gaya Hidup Warga Ciamis
deNews

Gerakan Indonesia ASRI, PERUMDAM Tirta Galuh Sebut Bersih-Bersih Sudah Jadi Gaya Hidup Warga Ciamis

Jumat, 18 September 2026
Proyek Sanitary Landfill TPA Cikolotok Disorot, Amarta Pertanyakan Pengalaman Kontraktor dan Target 120 Hari
Nasional

Proyek Sanitary Landfill TPA Cikolotok Disorot, Amarta Pertanyakan Pengalaman Kontraktor dan Target 120 Hari

Jumat, 18 September 2026
Berkah Maulid Nabi, Warga Desa Lamajang Pangalengan Terima Sertifikat Tanah Elektronik Gratis dari BPN
deNews

Berkah Maulid Nabi, Warga Desa Lamajang Pangalengan Terima Sertifikat Tanah Elektronik Gratis dari BPN

Jumat, 18 September 2026
Dua Agen BRILink Cibadak Raih Penghargaan Program Lelang CASA 2026
deNews

Dua Agen BRILink Cibadak Raih Penghargaan Program Lelang CASA 2026

Jumat, 18 September 2026
Bukan Sekadar Sepak Bola, BP2D Sebut Laga PSGC Jadi Etalase Wisata Ciamis
deNews

Bukan Sekadar Sepak Bola, BP2D Sebut Laga PSGC Jadi Etalase Wisata Ciamis

Jumat, 18 September 2026
Disdukcapil Ciamis Jadikan Kebersihan sebagai Budaya, ASN Tak Hanya Melayani tetapi Memberi Contoh
deNews

Disdukcapil Ciamis Jadikan Kebersihan sebagai Budaya, ASN Tak Hanya Melayani tetapi Memberi Contoh

Jumat, 18 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Disinyalir Kuat Ada Dugaan Korupsi Dalam Program BPNT Garut, FPPG Layangkan Dumas Ke Kejati Jabar

Jumat, 18 September 2020
Bupati Bandung HM Dadang Supriatna ( tengah) saat buka bersama para awak media di Rumdin, Selasa (11/5/2021). (Foto Sopandi/dejurnal.com).

Zona Oranye, Bupati Bandung Shalat Idul Fitri di Kampung Halaman

Rabu, 12 Mei 2021

Reaksi Cepat Pemdes Bumiwangi Menangani Bencana

Kamis, 1 Maret 2018

Terkait Upah Pungut Dari Bank BJB Garut, KRAK Pertanyakan Dasar Hukum

Kamis, 12 Maret 2020

Tragedi Ledakan Pemusnahan Amunisi di Pesisir Pantai Garut Tewaskan Belasan Orang, Kolonel dan Mayor Turut Jadi Korban

Senin, 12 Mei 2025

Muslub Warga Cihuni Pangatikan Lempar Mosi Tak Percaya Pada Kades

Jumat, 11 Desember 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste