Dejurnal.com, CIAMIS – Gerakan Indonesia ASRI di Kabupaten Ciamis mendapat dukungan dari berbagai unsur, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). PERUMDAM Tirta Galuh Ciamis ikut turun langsung dalam aksi Jumat Bersih dengan membersihkan kawasan GGT, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan kebersihan serentak yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, lembaga vertikal, akademisi, BUMN, BUMD serta sejumlah unsur lainnya.
Sebelum menuju lokasi, seluruh peserta mengikuti apel bersama di Alun-alun Ciamis. Setelah apel, rombongan kemudian berjalan kaki menuju kawasan Stadion Ciamis untuk melaksanakan aksi kebersihan sesuai titik yang telah ditentukan.
Di kawasan GGT, PERUMDAM Tirta Galuh bergabung bersama Disbudpora, Disdukcapil, DPK, Pengadilan Negeri serta unsur BUMN dan BUMD lainnya. Peserta membersihkan area sekitar dari sampah dan berbagai material yang mengganggu kebersihan serta kerapian ruang publik.
Direktur PERUMDAM Tirta Galuh Ciamis, Amsi Yudi Purwanto, SE., MT., mengatakan keterlibatan pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah, baik pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Ciamis, terutama yang berkaitan dengan kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Kami akan terus mendukung apa pun program pemerintah yang memiliki nilai dalam meningkatkan kebersihan, keamanan, kesehatan, dan keindahan lingkungan,” kata Amsi, Jumat (18/9/2026).
Menurut Amsi, menjaga kebersihan tidak semestinya dipandang sebagai kewajiban yang hanya dilakukan ketika ada instruksi atau kegiatan tertentu. Kesadaran tersebut perlu tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai masyarakat Ciamis selama ini memiliki kebiasaan untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.
“Ini bukan beban, tetapi sudah menjadi gaya hidup masyarakat Ciamis. Kita terbiasa untuk hidup sehat dan bersih,” ujarnya.
Kebiasaan tersebut juga diterapkan di lingkungan PERUMDAM Tirta Galuh. Sebagai perusahaan daerah yang berkaitan erat dengan kebutuhan dasar masyarakat, pihaknya secara rutin melakukan berbagai upaya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di area perusahaan.
Namun, kontribusi perusahaan tidak hanya dilakukan di sekitar kantor maupun instalasi produksi. PERUMDAM Tirta Galuh juga berupaya mengambil bagian dalam menjaga kebersihan fasilitas umum melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis.
“Kami melakukan program yang berkelanjutan untuk memelihara lingkungan yang sehat dan bersih. Tidak hanya di lingkungan kantor dan instalasi produksi, tetapi juga di fasilitas-fasilitas umum,” katanya.
Amsi mengatakan kolaborasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan kebersihan. Menurutnya, persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah, BUMD, lembaga lain dan masyarakat.
Gerakan Indonesia ASRI yang mengusung semangat Aman, Sehat, Resik dan Indah juga dinilai sejalan dengan upaya membangun kualitas lingkungan perkotaan Ciamis.
Kawasan publik yang bersih dan tertata bukan hanya memberikan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai aktivitas sosial serta meningkatkan kualitas lingkungan tempat masyarakat beraktivitas.
Karena itu, Amsi berharap kesadaran menjaga kebersihan semakin melekat di seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga besar BUMD di Kabupaten Ciamis.
“Saya kira ke depan mudah-mudahan kita semua, seluruh masyarakat Ciamis, bisa semakin sadar. Karena dengan lingkungan yang bersih dan sehat, tentu banyak aktivitas yang bisa kita lakukan dengan lebih baik,” tuturnya.
Ia menegaskan, keterlibatan PERUMDAM Tirta Galuh dalam Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar mengikuti kegiatan Jumat Bersih.
Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara konsisten.
Aksi di kawasan GGT pun menjadi salah satu wujud kolaborasi lintas instansi dalam menerjemahkan Gerakan Indonesia ASRI ke dalam kegiatan nyata.
Bagi PERUMDAM Tirta Galuh, lingkungan yang bersih dan sehat merupakan bagian dari kehidupan masyarakat yang perlu terus dijaga.
Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi menjadi kebiasaan yang terus tumbuh di tengah warga Ciamis. (Nay Sunarti)

















