• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong

bydejurnalcom
Minggu, 4 Oktober 2026
Reading Time: 4 mins read
Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut — Persoalan genangan air yang kerap terjadi di kawasan Terminal Malangbong, Kabupaten Garut, menjadi perhatian serius Kepala UPT Wilayah VIII Perhubungan Malangbong, Yana Suwandi, SE. Menyikapi kondisi tersebut, ia menggagas langkah pembenahan melalui gerakan swadaya dan gotong royong dengan melibatkan masyarakat yang beraktivitas di sekitar terminal.

Inisiatif tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengantisipasi dampak musim penghujan, terutama genangan air yang selama ini dinilai mengganggu kenyamanan dan kelancaran aktivitas di kawasan terminal. Melalui keterlibatan masyarakat secara langsung, pembenahan diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi persoalan yang terus berulang setiap musim hujan.

Pengerjaan pembenahan kawasan Terminal Malangbong mulai dilaksanakan pada Minggu (4/10/2026). Kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya, baik dari sisi tenaga maupun pembiayaan yang bersumber dari partisipasi masyarakat.

BacaJuga :

Panggung Atharrazka Hadir di Hutan Jati Cijauh, Pemuda dan Warga Beri Dukungan

Tua-Tua Berbahaya! 12 Pasangan Bikin YTTA Yard Pickleball Ciamis Memanas

Ciamis Buka Invitasi Olahraga Tradisional SD, 490 Siswa berebut 22 Tiket Oltrad Jabar

Langkah ini sekaligus memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap fasilitas umum tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat yang setiap hari memanfaatkan fasilitas tersebut.

Genangan Air Jadi Persoalan yang Perlu Segera Ditangani

Terminal Malangbong merupakan salah satu kawasan yang memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas transportasi dan kegiatan ekonomi masyarakat. Selain digunakan untuk menunjang mobilitas penumpang dan kendaraan angkutan, kawasan terminal juga menjadi tempat beraktivitas bagi para pedagang dan masyarakat lainnya.

Namun, ketika musim penghujan tiba, persoalan genangan air kerap menjadi kendala. Air yang mengumpul di sejumlah bagian area terminal dapat mengurangi kenyamanan, menghambat akses kendaraan, serta menyulitkan masyarakat yang hendak melintas atau melakukan aktivitas di kawasan tersebut.

Kondisi demikian membutuhkan perhatian agar fungsi terminal sebagai fasilitas publik tetap dapat berjalan dengan baik. Apabila tidak ditangani secara tepat, genangan yang terus berulang berpotensi mengganggu kegiatan transportasi dan perdagangan, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Berangkat dari kondisi tersebut, Kepala UPT Wilayah VIII Perhubungan Malangbong, Yana Suwandi, SE, mengambil inisiatif untuk mendorong pembenahan dengan mengajak masyarakat berpartisipasi secara langsung.

Alih-alih membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut, upaya pembenahan mulai dilakukan melalui langkah nyata di lapangan. Pendekatan swadaya dipilih sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan terminal yang digunakan oleh banyak pihak.

Yana Suwandi Dorong Solusi Melalui Swadaya Masyarakat

Gagasan yang diinisiasi Yana Suwandi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Melalui komunikasi dan semangat kebersamaan, pembenahan kawasan terminal mulai direalisasikan dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan pada Minggu, 4 Oktober 2026, menjadi momentum awal bagi upaya penanganan persoalan genangan air di kawasan tersebut.

Dalam kegiatan ini, masyarakat turut berperan dalam pengerjaan pembenahan, sedangkan biaya pelaksanaan berasal dari hasil swadaya. Pola tersebut mencerminkan adanya kepedulian dan keinginan bersama untuk memperbaiki kondisi lingkungan yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

Inisiatif ini juga menunjukkan pentingnya peran seorang pengelola wilayah dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Persoalan di lapangan tidak cukup hanya diketahui, tetapi perlu direspons melalui upaya yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang tersedia.

Melalui pendekatan gotong royong, masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai pengguna fasilitas umum, melainkan juga sebagai bagian dari upaya mencari solusi.

Meski demikian, kegiatan swadaya tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan perhatian dan dukungan pemerintah daerah maupun instansi teknis terkait, khususnya apabila persoalan genangan membutuhkan penanganan drainase atau perbaikan infrastruktur yang lebih menyeluruh.

Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembenahan Terminal

Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan pembenahan Terminal Malangbong. Dengan adanya partisipasi langsung, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada perbaikan kondisi fisik kawasan, tetapi juga memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas publik.

Semangat gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi modal sosial untuk menghadapi persoalan lingkungan. Melalui kerja sama, kebutuhan yang dirasakan bersama dapat dibicarakan dan ditindaklanjuti sesuai kemampuan serta kondisi di lapangan.

Bagi para pedagang dan pengguna terminal, kawasan yang lebih tertata tentu menjadi harapan. Lingkungan yang tidak mudah tergenang dapat mendukung kelancaran kegiatan berjualan, mempermudah akses kendaraan, dan memberikan kenyamanan bagi penumpang maupun masyarakat yang datang ke terminal.

Di sisi lain, keterlibatan masyarakat juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta ikut memelihara fasilitas yang telah dibenahi.

Sebab, upaya mengatasi genangan air tidak cukup hanya melalui pengerjaan fisik dalam satu waktu. Pemeliharaan secara berkala, pengawasan kondisi lingkungan, serta kelancaran saluran pembuangan air tetap menjadi bagian penting agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Harapan Terminal Malangbong Lebih Nyaman Saat Musim Hujan

Masyarakat berharap pembenahan yang mulai dilaksanakan pada 4 Oktober 2026 tersebut dapat memberikan hasil nyata dalam mengurangi genangan air di Terminal Malangbong.

Harapan itu muncul karena terminal memiliki fungsi strategis bagi masyarakat, baik dalam mendukung mobilitas maupun aktivitas ekonomi. Oleh sebab itu, kondisi kawasan yang aman, tertata, dan nyaman menjadi kebutuhan yang perlu diperhatikan secara berkelanjutan.

Keberhasilan pembenahan nantinya perlu dilihat dari kondisi terminal setelah hujan turun, termasuk apakah genangan masih muncul di titik-titik tertentu. Apabila masih ditemukan persoalan, evaluasi teknis diperlukan untuk memastikan penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.

Perhatian terhadap sistem drainase juga penting agar air hujan dapat mengalir dengan baik dan tidak kembali mengumpul di area parkir maupun lokasi aktivitas masyarakat.

Dengan demikian, gerakan swadaya yang digagas Yana Suwandi dapat menjadi langkah awal yang dilanjutkan melalui pemeliharaan rutin dan koordinasi dengan pihak terkait.

Semangat kebersamaan yang telah terbangun diharapkan tetap terjaga, sehingga pembenahan tidak berhenti pada kegiatan awal, melainkan berkembang menjadi kepedulian berkelanjutan terhadap lingkungan terminal.

Kolaborasi Menjadi Kunci Menjaga Fasilitas Publik

Langkah Kepala UPT Wilayah VIII Perhubungan Malangbong, Yana Suwandi, SE, dalam mendorong pembenahan melalui swadaya masyarakat menjadi gambaran pentingnya kolaborasi dalam menangani persoalan fasilitas umum.

Ketika pengelola dan masyarakat memiliki kepedulian yang sama, persoalan yang selama ini dirasakan bersama dapat mulai ditangani melalui langkah konkret. Namun, keberlanjutan upaya tersebut tetap membutuhkan perencanaan, pemeliharaan, dan dukungan teknis sesuai kebutuhan.

Terminal Malangbong diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya aktivitas transportasi, tetapi juga kawasan publik yang terawat dan mampu memberikan pelayanan yang nyaman kepada masyarakat.

Pada akhirnya, gerakan swadaya ini bukan sekadar upaya menghadapi musim penghujan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat budaya gotong royong, meningkatkan kepedulian terhadap fasilitas publik, serta membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Dengan dukungan masyarakat dan perhatian berkelanjutan dari pihak terkait, pembenahan Terminal Malangbong diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam mengurangi risiko genangan air dan menciptakan lingkungan terminal yang lebih tertata, bersih, aman, serta nyaman bagi seluruh penggunanya.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kandang Closed House Naratas Group Jadi Laboratorium Pembelajaran Perunggasan di Ciamis

Related Posts

Kandang Closed House Naratas Group Jadi Laboratorium Pembelajaran Perunggasan di Ciamis
deNews

Kandang Closed House Naratas Group Jadi Laboratorium Pembelajaran Perunggasan di Ciamis

Minggu, 4 Oktober 2026
Kekeringan Belum Usai, Asep Rahmat Kembali Kirim Air Bersih ke Jelat Ciamis
deNews

Kekeringan Belum Usai, Asep Rahmat Kembali Kirim Air Bersih ke Jelat Ciamis

Minggu, 4 Oktober 2026
Agenda Panggung Khanha Ade KS, Giriharja 2 Putu Oktober Ini
deNews

Agenda Panggung Khanha Ade KS, Giriharja 2 Putu Oktober Ini

Minggu, 4 Oktober 2026
Panggung Atharrazka Hadir di Hutan Jati Cijauh, Pemuda dan Warga Beri Dukungan
deWisata

Panggung Atharrazka Hadir di Hutan Jati Cijauh, Pemuda dan Warga Beri Dukungan

Minggu, 4 Oktober 2026
Tua-Tua Berbahaya! 12 Pasangan Bikin YTTA Yard Pickleball Ciamis Memanas
deNews

Tua-Tua Berbahaya! 12 Pasangan Bikin YTTA Yard Pickleball Ciamis Memanas

Sabtu, 3 Oktober 2026
Ciamis Buka Invitasi Olahraga Tradisional SD, 490 Siswa berebut 22 Tiket Oltrad Jabar
deNews

Ciamis Buka Invitasi Olahraga Tradisional SD, 490 Siswa berebut 22 Tiket Oltrad Jabar

Sabtu, 3 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

FPPG Tuding Ada Oknum TKSK Bermain Di Program BPNT, Dinsos Harus Berani Berhentikan

Kamis, 9 Juli 2020

Sekretariat DPRD Purwakarta Terima Silaturahmi PWI Hasil Konferensi

Jumat, 23 Mei 2025

Reses Anggota DPRD Fraksi PKS, Terima Pertanyaan Warga Terkait Insentif Guru Ngaji dan Bansos

Minggu, 28 Maret 2021

Kredit Mesra BJB Cabang Garut Sudah Sentuh Ratusan Kelompok UMKM Berbasis Rumah Ibadah

Kamis, 20 Mei 2021

Duka di Balik Pesta Rakyat Garut, Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban dari Kantong Pribadi

Sabtu, 19 Juli 2025

GNPK RI Garut Kecam Pengeroyokan Eggi Dan Dalami Dugaan Pungli Oknum Pendamping PKH Untuk Dilapor Ke APH

Rabu, 6 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste