Denurnal.com, Bandung – Organisasi Profesi Jurnalis Independen Bersatu menargetkan pendirian Perpustakaan Media Cetak Trigatra Bangun Bahasa untuk melestarikan arsip dan jejak perkembangan media cetak di tengah menurunnya jumlah pembaca koran, majalah, dan tabloid pada era digital.
Kepala Pusat Pengembangan Relasi Media Massa Jurnalis Independen Bersatu, Dwi Arifin, mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya menyambut 100 tahun bahasa Indonesia serta peringatan Bulan Bahasa dan Sastra yang jatuh setiap Oktober.
“Pada 2026, kami berupaya melengkapi arsip perkembangan media cetak berbahasa daerah, bahasa Indonesia, maupun bahasa asing, sejak masa pra-kemerdekaan hingga era digital,” ujarnya kepada media, Sabtu (24/10/2026).
Program ini rencananya dikolaborasikan dengan Lajnah Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama di wilayah terdekat untuk melengkapi koleksi media cetak yang memuat bahasa dan sastra Arab serta publikasi daerah.
Menurut Dwi, perpustakaan tersebut nantinya diharapkan menjadi pusat edukasi sejarah pers, sumber penelitian, ruang baca, sekaligus tempat pelestarian karya media cetak. Arsip yang terkumpul juga dapat menjadi referensi untuk merumuskan strategi pengembangan media cetak di masa depan.
Melalui program ini, Jurnalis Independen Bersatu berharap warisan literasi cetak tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang di tengah perkembangan teknologi informasi.***Sopandi


















