Denurnal.com, CIAMIS. PSGC Ciamis gagal mempertahankan poin di kandang sendiri setelah takluk 1-2 dari PSMS Medan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (31/10/2026).
Bermain di hadapan 8.171 penonton, Laskar Singacala harus mengakui keunggulan tim tamu yang tampil efektif memanfaatkan peluang. Dua gol Phillerson menjadi penentu kemenangan PSMS, sedangkan PSGC hanya mampu membalas melalui penalti Ezechiel Ndouassel pada masa injury time.
Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal. Kedua tim sama-sama berusaha mengambil inisiatif serangan.
PSMS lebih dahulu mengancam melalui Phillerson pada menit ke-19. Tendangannya ke arah gawang masih bisa diamankan penjaga gawang PSGC, Yofandani.
Tuan rumah juga tidak kekurangan peluang. Ezechiel, Ghani, Bonilla, dan Achmad Baasith beberapa kali mencoba membongkar pertahanan PSMS. Namun, upaya tersebut belum menghasilkan gol.
PSMS justru berhasil membuka keunggulan pada menit ke-23. Phillerson menunjukkan kecepatannya dengan melewati pengawalan Alvin sebelum melepaskan tembakan. Bola sempat membentur tiang gawang, tetapi kemudian masuk dan mengubah skor menjadi 1-0.
Tertinggal lebih dahulu, PSGC mencoba merespons. Bonilla beberapa kali mengirimkan umpan lambung kepada Ezechiel. Peluang lain hadir melalui tendangan bebas Ganjar pada menit ke-38. Namun, penjaga gawang PSMS masih mampu menggagalkan upaya tersebut.
Saat PSGC berusaha mencari gol penyeimbang, PSMS kembali mencetak gol menjelang turun minum. Phillerson mencatatkan namanya untuk kedua kali di papan skor setelah menerima umpan Raihan Utama.
Tendangan dari luar kotak penalti yang dilepaskannya meluncur ke sudut gawang PSGC. Skor 2-0 untuk keunggulan PSMS bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, pelatih PSGC Heri Kiswanto melakukan perubahan komposisi pemain. Yandi Sofyan, Raffa, dan Athaya dimasukkan untuk menggantikan Bonilla, Alvin, serta Ghani.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari upaya PSGC meningkatkan daya gedor. Pada menit ke-58, Yandi Sofyan memperoleh peluang melalui tendangan ke arah gawang. Namun, upayanya masih mampu diblok pemain belakang PSMS.
Tekanan PSGC berlanjut. Akmal Juanda mendapatkan kesempatan pada menit ke-69, tetapi tendangannya masih melambung di atas mistar.
Dua menit kemudian, Yandi kembali mengancam setelah menerima umpan Raffa. Sayangnya, rapatnya pertahanan PSMS kembali menggagalkan peluang tersebut.
PSGC terus berusaha memperkecil ketertinggalan. Pada menit ke-78, wasit melakukan pemeriksaan VAR menyusul dugaan handball pemain PSMS di dalam kotak penalti. Namun, hasil peninjauan menyatakan tidak terjadi pelanggaran.
Memasuki menit ke-87, Ezechiel kembali mendapatkan kesempatan melalui sundulan. Akan tetapi, bola masih berhasil diamankan penjaga gawang PSMS.
Pertandingan semakin menegangkan pada masa tambahan waktu tujuh menit. Akmal Juanda sempat memperoleh peluang setelah menerima umpan pendek dari Ezechiel. Namun, tendangannya masih melebar setelah mengenai pemain PSMS.
Drama VAR kembali terjadi menjelang pertandingan berakhir. Wasit melakukan peninjauan terhadap dugaan handball pemain PSMS di area kotak penalti. Setelah melihat tayangan ulang, wasit akhirnya menunjuk titik putih untuk PSGC.
Ezechiel Ndouassel yang dipercaya sebagai algojo penalti sukses menjalankan tugasnya. Tendangannya mengarah ke sisi kiri gawang, sementara penjaga gawang PSMS bergerak ke arah berlawanan.
Gol tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi PSGC untuk mengejar kedudukan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 1-2 untuk kemenangan PSMS Medan. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu pun berhasil membawa pulang tiga poin dari Stadion Galuh Ciamis.
Bagi PSGC, kekalahan ini menjadi hasil yang harus segera dievaluasi. Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri, Laskar Singacala belum mampu memaksimalkan sejumlah peluang untuk menghindari kekalahan.
Sementara bagi PSMS Medan, kemenangan di Ciamis menjadi modal penting dalam melanjutkan persaingan di Pegadaian Championship 2026/2027. (Nay Sunarti)



















