Dejurnal.com, CIAMIS. PSGC Ciamis menghadapi pekerjaan berat pada babak kedua setelah tertinggal dua gol dari PSMS Medan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (31/10/2026).
Hingga turun minum, Laskar Singacala belum mampu membalas dua gol yang bersarang di gawangnya.
Penyerang PSMS Medan, Phillerson, menjadi sosok yang menggagalkan upaya tuan rumah mengamankan hasil positif pada babak pertama setelah mencetak dua gol pada menit ke-23 dan masa tambahan waktu.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, PSGC sebenarnya mengawali pertandingan dengan mencoba membangun tekanan.
Sejumlah upaya dilakukan untuk membuka ruang di pertahanan PSMS, tetapi penyelesaian akhir belum berjalan sesuai harapan.
Peluang pertama datang pada menit keenam. Ezechiel berusaha mengalirkan bola kepada Ghani, tetapi pemain belakang PSMS mampu memutus serangan tersebut.
Bola liar yang kembali dikuasai pemain PSGC kemudian disambut dengan tendangan, namun arahnya masih melambung di atas mistar.
PSMS merespons melalui Raihan Utama pada menit ke-15. Memanfaatkan umpan datar Phillerson, Raihan melepaskan tembakan jarak jauh. Namun, bola belum mengarah ke sasaran.
PSGC kembali memperoleh kesempatan dua menit kemudian. Bonilla mengirimkan umpan kepada Ghani, tetapi peluang tersebut tidak berlanjut setelah wasit menyatakan posisi Ghani offside.
Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-23. Phillerson berhasil melewati kawalan pemain belakang PSGC sebelum melepaskan tembakan ke arah gawang. Bola sempat membentur tiang, kemudian masuk dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk PSMS Medan.
Gol tersebut membuat PSGC harus bekerja lebih keras mengejar ketertinggalan.
Bonilla mencoba membuka peluang melalui umpan-umpan lambung yang diarahkan kepada Ezechiel pada menit ke-27 dan ke-30. Namun, penjaga gawang PSMS masih mampu mengantisipasi ancaman tersebut.
Kesempatan lain hadir melalui tendangan bebas Ganjar pada menit ke-38. Eksekusinya mengarah ke gawang, tetapi kembali dapat diamankan penjaga gawang tim tamu.
Memasuki menit-menit akhir, PSGC berusaha meningkatkan tekanan. Aliran bola terus diarahkan ke lini depan untuk mencari celah di pertahanan PSMS. Sayangnya, sejumlah upaya tersebut belum menghasilkan gol penyeimbang.
Justru pada masa tambahan waktu, PSMS kembali menghukum pertahanan tuan rumah. Raihan Utama mengirimkan umpan kepada Phillerson yang berada di luar kotak penalti. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, Phillerson melepaskan tembakan ke sudut gawang yang gagal dijangkau Yofandani.
Gol kedua Phillerson sekaligus memperlebar keunggulan PSMS menjadi 2-0.
Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, kedudukan tidak berubah. PSMS Medan membawa keunggulan dua gol ke ruang ganti, sementara PSGC Ciamis harus menyiapkan respons pada paruh kedua pertandingan.
Dengan defisit dua gol, PSGC membutuhkan permainan yang lebih efektif, terutama dalam memaksimalkan peluang di depan gawang.
Dukungan publik Stadion Galuh diharapkan dapat menjadi dorongan bagi Laskar Singacala untuk mengejar ketertinggalan dan mengubah jalannya pertandingan pada babak kedua. (Nay Sunarti)



















