Dejurnal.com,Subang– 03 November 2026, Kepedulian terhadap lingkungan dan kebutuhan masyarakat tidak selalu harus dimulai dari program besar. Perhatian terhadap fasilitas umum yang digunakan sehari-hari juga menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan desa yang lebih baik.
Hal tersebut tercermin dari kegiatan sosial Mas Sugeng, calon Kepala Desa (Kades) Tanggulun Barat nomor urut 1, warga RT 20/05, Kampung Cipanandur, Desa Tanggulun Barat, Subang yang memberikan perhatian terhadap perbaikan dan pemeliharaan jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cipanandur serta jalan gang warga.
Akses jalan menuju TPU merupakan fasilitas yang memiliki arti penting bagi masyarakat. Selain digunakan untuk kepentingan pemakaman, jalan tersebut juga menjadi akses warga ketika berziarah dan mengunjungi makam keluarga. Kondisi jalan yang terawat tentu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sosial dan keagamaan.
Begitu pula dengan jalan gang permukiman. Meski berada di lingkungan kecil, keberadaannya memiliki fungsi besar dalam menunjang aktivitas warga. Jalan yang terpelihara dapat membantu kelancaran mobilitas, meningkatkan kenyamanan, serta mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.
Bagi masyarakat desa, persoalan infrastruktur lingkungan seperti ini bukan sekadar urusan pembangunan fisik. Lebih dari itu, terdapat kebutuhan bersama yang menyangkut kenyamanan, kemudahan akses, dan kepentingan masyarakat luas.
Kegiatan sosial yang dilakukan Mas Sugeng menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kebutuhan lingkungan di wilayah tempat tinggalnya. Hal ini juga membuka ruang pembahasan mengenai pentingnya pemerataan pembangunan, termasuk perhatian terhadap jalan-jalan lingkungan yang terkadang luput dari prioritas pembangunan.
Dalam kontestasi Pilkades Tanggulun Barat, Mas Sugeng dengan nomor urut 1 hadir sebagai salah satu calon yang membawa rekam kegiatan sosial di lingkungan masyarakat sebagai bagian dari profil dirinya.
Ke depan, berbagai persoalan desa, mulai dari infrastruktur jalan, pemeliharaan fasilitas umum, pelayanan masyarakat hingga pemerataan pembangunan, menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Masyarakat pun memiliki ruang untuk mencermati setiap calon, melihat rekam kegiatan, mendengarkan gagasan, serta mempertimbangkan program dan komitmen yang disampaikan masing-masing calon demi masa depan Desa Tanggulun Barat.
Sebab, pembangunan desa bukan hanya tentang siapa yang memimpin, tetapi juga tentang bagaimana kebutuhan masyarakat dapat diperhatikan, aspirasi warga didengar, dan kebersamaan tetap terjaga.***Dudi
















