• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Agustus 31, 2025
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in BumDesa

Kades Godog Tak Sepakat Ada Bumdes Bersama, Mengkebiri Kebijakan Desa

bydejurnalcom
Jumat, 18 September 2020
Reading Time: 2 mins read
Kades Godog Tak Sepakat Ada Bumdes Bersama, Mengkebiri Kebijakan Desa
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan Tim Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut di Desa Godog menuai kisruh. Pasalnya, dalam monev tersebut muncul pernyataan dari pihak Pemerintah Desa Godog dianggap terlalu ikut campur urusan kebijakan Pemerintah Desa Godog atas APBDes yang telah ditetapkan berdasarkan Perubahan APBDes terkait penggunaan anggaran BLT DD untuk penanganan Covid -19 dalam penyediaan pengadaan barang dan jasa masker.

Demikian juga dengan Bumdes Bersama Kecamatan Karangpawitan yang sejatinya terlahir dari kesepakatan para Kepala Desa malah kini jadi bumerang, pasalnya kehadiran Bumdes Bersama terkesan memonopoli dan mengkebiri kebijakan dan terlalu ikut campur kedalam urusan rumah tangga 16 Desa dan 4 Kelurahan se Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut, yang akhirnya menjadi sorotan tajam.

Dikonfirmasi dejurnal.com di kantor Desa Godog, Ketua BPD Desa Godog Andri membenarkan tentang sorotan dan kiritis tajam Pemerintah Desa Godog yang mempertanyakan terkait kebijakan Camat yang dianggap terlalu dalam ikut campur urusan Pemerintah Desa Godog.

BacaJuga :

OKP -RGPI Kabupaten Bandung Menebarkan Kebaikan di Jumat Berkah

Gerakan Kemanusiaan: Yudha Puja Turnawan Dorong Generasi Muda Jadi Donor Darah Pemula

Akhmad Munir Terpilih Jadi Ketua Umum PWI Pusat dalam Kongres Persatuan

Salah satu anggota BPD Desa Godog Sovi yang ikut hadir dengan awak media didampingi Kepala Desa Godog, Babinsa Koramail,
Babinkamtibmas Polsek Karangpawitan memberikan tanggapan dan kejelasan di ruang kerja Kepala Desa, Kamis (17/9/2020).

“Sebenarnya apa yang disampaikan terkait masalah masker kemarin di acara monev benar salah satu anggota BPD Desa Godog menyikapi permasalahan Masker yang ditangani oleh Bumdes Bersama Karangpawitan, sementara Bumdes Desa Godog hanya jadi penonton,” ujarnya.

Lanjut Sovi, kedua terkait alokasi Anggaran 10 % BLT kemana rincian dan jumlahnya. Muncul hal tersebut bahwa Pendaming Desa mengatakan adanya intruksi dari Camat, padahal Camat Rena mengatakan tidak tahu menahu dan tidak ada penunjukan langsung.

“Ini sangat berbeda apa yang disampaikan oleh Pendamping Desa itu awal terjadinya adu mulut. Dan akhirnya diputuskan Bumdes Bersama 1000 Masker dan ke Bumdes Desa Godog 8000 Masker karena warga masyarakat kami mampu menyediakan barang tersebut,” Ungkap Sovi.

Masih kata Sovi, selain itu juga ada pernyataan dan intruksi Camat memberhentikan seluruh kegiatan pembagunan terkait infrarstruktur, Camat mengintruksi kan lebih kearah penangan Covid -19.

“Sebagai skala prioritas utama, bahkan ketika ditanya mengenai rekomendasi camat, jawab camat saya tidak tahu, ada apa ini semua?” tanyanya.

Terkait hal itu, Camat Karangpawitan Rena Sudrajat saat dikonfirmasi dejurnal.com di kantornya menyatakan untuk menunggu hasil tim monev.

“Yah kita lihat saja nanti hasil dari Tim Monev Kecamatan, terkait masalah masker saya tidak pernah menunjuk menjadi keharusan, makanya nanti kita tunggu aja hasilnya gimana,” kata Rena.

Informasi dari salah satu staff mengatakan bahwa Bumdes Bersama Kecamatan Karangpawitan hasil keputusan para Kepala Desa.Ini yang membuat Kepala Desa Godog Ocep Cipto berang pasalnya dirinya merasa di kebiri secara kebijakan selaku Kepala Desa Godog.

“Yah saya kemarin tidak bisa hadir pasalnya karena urgent antar pasien ke Bandung, namun kalau saya hadir bakal lebih rame,” jawab Kades Godog Ocep saat dikonfirm terkait apa yang menyebabkan berang.

Pada prinsipnya selaku Kepala Desa, Ocep mendorong apa yang telah disampaikan oleh BPD Desa Godog.

“Maaf akan saya mendorong apa yang telah disampaikan BPD, ah itu alasan masa Pa Camat ngomong gitu kan sebelum ada pembahasan, walau saat itu saya tidak hadir karena saya tidak mau menyakiti perasaan sendiri, jujur saya sebenarnya orang paling tidak setuju secara pribadi adanya Bumdes bersama, lebih baik memanfaatkan dan memperdayakan perekonomian masyarakat, kan dikita ada Bumdes, saya lebih setuju sudah lah Bumdes atau pihak kecamatan mau minta berapa dari pada begini terkesan ikut campur kedalam kebijakan Desa, ini kita seolah di kebiri,” pungkasnya.***Yohaness

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Polres Garut Selidiki Kasus Penyerangan dan Perusakan Rumah Seorang Wartawan

Next Post

Bupati Ponorogo Sambut Kunker Komisi V DPR RI

Related Posts

Meriah, Jalan Sehat Karang Taruna Jaya Dibuana Kelurahan Kertasari Peringati HUT RI ke-80
deNews

Meriah, Jalan Sehat Karang Taruna Jaya Dibuana Kelurahan Kertasari Peringati HUT RI ke-80

Minggu, 31 Agustus 2025
Bupati Herdiat Himbau Jaga Kondusivitas Ajak Warga Ciptakan Kabupaten yang Aman
deNews

Bupati Herdiat Himbau Jaga Kondusivitas Ajak Warga Ciptakan Kabupaten yang Aman

Minggu, 31 Agustus 2025
Tersangka Kasus Perusakan Gedung DPRD Ditetapkan Kapolres, Bupati dan Ulama Serukan Kondusifitas
deNews

Tersangka Kasus Perusakan Gedung DPRD Ditetapkan Kapolres, Bupati dan Ulama Serukan Kondusifitas

Minggu, 31 Agustus 2025
OKP -RGPI Kabupaten Bandung Menebarkan Kebaikan di Jumat Berkah
deNews

OKP -RGPI Kabupaten Bandung Menebarkan Kebaikan di Jumat Berkah

Minggu, 31 Agustus 2025
Gerakan Kemanusiaan: Yudha Puja Turnawan Dorong Generasi Muda Jadi Donor Darah Pemula
deHumaniti

Gerakan Kemanusiaan: Yudha Puja Turnawan Dorong Generasi Muda Jadi Donor Darah Pemula

Minggu, 31 Agustus 2025
Akhmad Munir Terpilih Jadi Ketua Umum PWI Pusat dalam Kongres Persatuan
Nasional

Akhmad Munir Terpilih Jadi Ketua Umum PWI Pusat dalam Kongres Persatuan

Minggu, 31 Agustus 2025

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

KabarDaerah

PGRI Kabupaten Bandung Berharap Adendum PPPK Guru Menggunakan Data yang Akurat

Selasa, 30 Juli 2024

Jalan Menuju Kawah Darajat Garut Putus Akibat Longsor

Jumat, 19 November 2021

Beli Produk UMKM, Bangkitkan Ekonomi di Masa Pandemi

Selasa, 27 April 2021

Warga Sumrigah, Jalan Rusak Penghubung Tiga Desa di Kecamatan Cikidang Selesai Diperbaiki

Selasa, 30 Juli 2024

Anggran Pilkada Ciamis Tembus 51 Milyar

Selasa, 14 Mei 2024

KPU Jabar Sosialiasi Pendidikan Pemilih Pilgub Jabar Bersama DPD XTC Jawa Barat di Garut

Minggu, 29 September 2024

Kanal

  • Budaya
  • BumDesa
  • deBisnis
  • deEdukasi
  • deHumaniti
  • deNews
  • dePolitik
  • dePraja
  • deSport
  • deWisata
  • GerbangDesa
  • Hukum dan Kriminal
  • Kalam
  • Legislator
  • Nasional
  • OpiniKita
  • Parlementaria
  • Regional
deJurnal.com

PT. MEDIA PANTURA GROUP
Jalan Raya Rawadalem Blok Bunga Rangga
Balongan - Indramayu
Email : redaksi.dejurnal@gmail.com

Dapur Redaksi :
Jl. Mekar Biru II No. 56 Cileunyi - Bandung

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Karir

© 2025 deJURNAL.com. Allright Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste