• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Maret 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Pengetahuan KPM di Desa Tanjungmulya Tentang Program Bantuan Sembako Minim, Dimana Peran TKSK?

bydejurnalcom
Jumat, 20 Agustus 2021
Reading Time: 2 mins read
Pengetahuan KPM di Desa Tanjungmulya Tentang Program Bantuan Sembako Minim, Dimana Peran TKSK?
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Ciamis – Seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak pernah tahu program bantuan apa yang di terimanya, hal itu terjadi di desa Tanjungmulya Kecamatan Panumbangan.

Nining (nama disamarkan) salah satu KPM di desa Tanjungmulya menerangkan bahwa dirinya tidak mengetahui bantuan sembako yang di terimanya setiap bulan itu program atau bantuan apa.

“Saya hanya menerima bantuan dari bank mandiri tapi sembako yang isinya beras, telur, buah jeruk kadang pir sama kacang,” ujarnya.

BacaJuga :

Tebar Kepedulian di Ramadan, KNPI Garut Gelar Jumat Berbagi Bersama Dispora dan Insan Pers

Bupati Ciamis Terbitkan Surat Edaran Ramadan 2026, Warga Diimbau Belanja Bijak demi Kendalikan Inflasi

Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers

Nining juga tidak tahu apa itu program BPNT, ia hanya tahu orang orang di sini menyebutnya BLT.

“Kalau pas penyaluran saya ngambil di ibu komariah, dia itu ketuanya di sini, kartu ATM saya juga ada di ibu komariah,” tuturnya.

Menurut Nining, untuk setiap penyaluran dipinta Rp 6000 oleh ibu Komariah untuk transfortasi dan barangnya di potong kalau kita dapat 12 kg maka 2 kg katanya buat yang tidak kebagian, selain itu yang nerima 2 kg di pinta juga Rp 2000.

“Selama ini saya belum pernah ke warung Jajang (e-warung), jika ada apa apa sama ketua kelompok aja,” tuturnya.

Nining juga mengaku tak tahu TKSK. “Saya tidak tahu apa itu TKSK dan orangnya pun saya ga kenal,” ujarnya polos.

Terkait hal itu, Ketua Kelompok Komariah saat dikonfirmasi membenarkan apa yang diungkapkan KPM Nining, apa yang di lakukannya terhadap Nining dan KPM lain berdasarkan hasil kesepakatan KPM.

“Ia kita melakukan pengelompokan dan itu hasil kesepakatan KPM, karena mengingat di sini para penerima manfaat sudah lansia dan untuk memudahkan mereka mengambil barang,” terangnya.

Komariah mengaku bahwa di setiap penyaluran KPM dipinta untuk transportasinya sebesar Rp 5000 dan untuk setiap kali penyaluran kita potong sebagian untuk diberikan kepada yang tidak menerima.

“Tapi hal itu hasil kesepakatan KPM dan pa kuwu mengapresiasi dengan melontarkan kata bagus yang penting KPM menandatangani kesepakatan tersebut,” ujarnya.

Untuk TKSK, Komariah pun sama tidak mengetahui pasti. “Saya ga tahu, yang tahu ketika pengambilan komoditi di Bumdes suka ngeliat ada orang tapi saya ga kenal dan jarang komunikasi, saya pikir dari bank mandiri untuk pengecekan penyaluran,” akunya.

Komariah pun mengaku bahwa selama ini dirinya selaku ketua kelompok dan anggotanya belum pernah di kasih arahan dari TKSK secara langsung, jika ada apa apa paling ke warung Jajang.

“Untuk penggesekan itu dilakukan oleh ibu Yayah selaku pemilik e-warung jajang dan melakukan pengambilan di Bumdes,” ujarnya.

Di tempat terpisah Yayah selaku pemilik e-warung Jajang menuturkan bahwa dirinya sejauh ini sudah berusaha melayani KPM dengan baik, dari segi pelayanan atau pun komoditi.

“Untuk pengambilan dan transaksi kita lakukan tidak disini tapi di bumdes, karena mengingat lokasi di sini jadi sempit karena GORnya di bongkar jadi saya menyewa tempat di bumdes,” ujarnya.

Yayah membenarkan bahwa di sini pengambilan komoditi diambil oleh ketua kelompok yang di bentuk per kampung namun hal itu dilakukan hasil kesepakatan KPM karena melihat situasi kondisi sekarang lagi pandemi tidak boleh berkerumun.

“Namun saya menyarankan ketika pengambilan untuk membuat surat kuasa, atau pengambilan alangkah baiknya di ambil oleh anaknya atau saudaranya,” ucapnya.

Saat dejurnal.com sedang mewawancara, banyak KPM yang berdatangan memberikan amplop dari bank mandiri berserta kartu ATMya, Yayah mengatakan bahwa hal itu karena ketidaktahuan KPM tentang letak No PIN dan mau dicek apakah sudah ada saldonya atau belum.

Salah satu KPM ikut nimbrung dalam pembicaraan. “Kata petugas dari bank bahwa nanti bakal di tarik lagi oleh agen,” celetuknya yang dibenarkan Yayah.

Ketika disoal peran TKSK dalam memberikan edukasi apalagi sekarang banyak KPM perluasan dampak PPKM yang mana banyak dari mereka tidak mengetahui program ini, Yayah menjawab bahwa TKSK sering ke sini ketika penyaluran dan memberikan edukasi terhadap Ketua KPM.

“Untuk Pre order (PO) tersebut saya berikan ke TKSK lalu TKSK memberikannya kepada suplayer, karena PO tersebut harus di tandatangani oleh TKSK,” terangnya.***Jepri Tio

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Hadiri Santunan Yatim Di Blok R, Kades Sukaluyu Ingatkan Warga Jaga Silaturahmi dan Peduli Sesama

Next Post

Kampung Tajur Masuk 100 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Related Posts

Seorang Pria Yang Diduga Pengedar Obat-Obatan Terlarang Berhasil Diamankan Satres Narkoba Polres Garut
deNews

Seorang Pria Yang Diduga Pengedar Obat-Obatan Terlarang Berhasil Diamankan Satres Narkoba Polres Garut

Sabtu, 7 Maret 2026
Rangkaian HPN 2026, JITU Gelar Bukber dan Dialog Membangun Bangsa
deNews

Rangkaian HPN 2026, JITU Gelar Bukber dan Dialog Membangun Bangsa

Jumat, 6 Maret 2026
Disdukcapil dan Dinkes Ciamis Integrasikan Layanan Kelahiran, Bayi Baru Lahir Bisa Langsung Dapat KK, Akta dan KIA
deNews

Disdukcapil dan Dinkes Ciamis Integrasikan Layanan Kelahiran, Bayi Baru Lahir Bisa Langsung Dapat KK, Akta dan KIA

Jumat, 6 Maret 2026
Tebar Kepedulian di Ramadan, KNPI Garut Gelar Jumat Berbagi Bersama Dispora dan Insan Pers
deHumaniti

Tebar Kepedulian di Ramadan, KNPI Garut Gelar Jumat Berbagi Bersama Dispora dan Insan Pers

Jumat, 6 Maret 2026
Kawal Program Sekolah Rakyat, Ciamis Siapkan Lahan Demi Pendidikan Anak Miskin
deNews

Bupati Ciamis Terbitkan Surat Edaran Ramadan 2026, Warga Diimbau Belanja Bijak demi Kendalikan Inflasi

Jumat, 6 Maret 2026
Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers
dePraja

Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers

Jumat, 6 Maret 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

KabarDaerah

Banjir Jadek Margahayu Masih Jadi PR Besar. Ini Kata Mantan Anggota DPRD H. Dadan Konjala

Sabtu, 24 Mei 2025

PSBB Tekan Angka Warga Terpapar Covid-19

Selasa, 12 Mei 2020

Mobil Desa Harus Berplat Merah, Tanda Bukan Milik Pribadi Kepala Desa

Sabtu, 10 April 2021

Anggota Komisi III DPRD Cianjur Minta BKAD Buka Siapa Oknum Pemotong Anggaran Pisew

Rabu, 14 Oktober 2020

Dinkes Garut Turun Tangani Wanita Alami Cacat Kaki Korban PMI Diduga Ilegal

Sabtu, 19 April 2025

Bupati Purwakarta Lantik Pengurus Dewan Pendidikan Periode 2019-2024

Senin, 14 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste