• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Januari 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in GerbangDesa

Menguak Asal Usul Sejarah Desa Pameuntasan dan Dinamikanya

bydejurnalcom
Jumat, 4 November 2022
Reading Time: 2 mins read
Kades Pameuntasan, H. Suganda

Kades Pameuntasan, H. Suganda

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Desa Pameuntasan termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung.

Sebelah utara berbatasan dengan Sungai Citarum,sebelah timur berbatasan dengan Walungan Ciwidey,sebelah selatan berbatasan dengan Desa Kopo dan sebelah barat berbatasan dengan Desa Gajah Mekar.

Jarak ke ibukota kabupaten mencapai 7 km. Mata pencaharian penduduknya ada yang menjadi petani,pengrajin, pedagang, karyawan, TNI, Polri dan ASN.

BacaJuga :

Sambut Tahun Baru 2026, Pemdes Bumiwangi Gelar Tabligh Akbar

Ini Besaran UMK 2026 se-Jawa Barat Beserta Daftar Kabupaten dan Kota

DPMD Kabupaten Bandung Gelar Monev Bantuan Keuangan Desa di Kecamatan Pacet

Berdasarkan data yang diperoleh, Desa Pameuntasan berdiri pada tahun 1850, dengan Kepala Desa pertama bernama Surawijaya,yang di angkat langsung oleh pemerintah kolonial Belanda.

Tentang asal usul nama Pameuntasan, zaman dulu warga setempat dan warga yang berada di luar Desa Pameuntasanhh
,jika ingin bepergian ke luar daerah dengan cara menyebrang atau “meuntas” Sungai Citarum karena belum ada jembatan penyebrangan. Atau menggunakan eretan (rakit yang terbuat dari bambu) sebagai alat transportasi penyebrangan saat itu. Warga sudah terbiasa memilih lokasi tempat pameuntasan atau penyebrangan di tempat yang sekarang dibangun jembatan, dikawasan Kp. Sukalilah.

Dari kebiasaan orang-orang menyebut lokasi tersebut sebagai tempat pameuntasan maka kata “pameuntasan” dijadikan sebagai nama desa,yakni Desa Pameuntasan. Itulah asal usul sejarah berdirinya Desa Pameuntasan.

Pada tahun 2008 mulai dibangun jembatan yang menghubungkan antara Desa Pameuntasan dengan Desa Mekar Rahayu menuju Kota Bandung.

Sejak dibangun jembatan mobilitas warga semakin lancar hal ini membawa dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat dan membuka akses bagi pertumbuhan pembangunan di Desa Pameuntasan.

Seiring laju pertumbuhan penduduk dan perkembangan zaman mau tidak mau berdampak terhadap adanya perubahan sosial dan pesatnya laju pertumbuhan ekonomi dikalangan masyarakat Desa Pameuntasan. Roda perekonomian di Desa Pameuntasan terus menggeliat. Warung dan pertokoan makin marak. Yang paling menarik setiap hari Minggu muncul pasar dadakan di bawah jembatan Pemeuntasan dan sepanjang jalur oxbow Sungai Citarum.

Beberapa permasalahan yang dihadapi ; pertama masalah alih fungsi lahan. Berdasarkan hasil penelusuran bahwa hektaran sawah di Desa Pameuntasan kepemilikannya sudah berpindah tangan ke pihak investor. Bisa jadi kedepannya areal sawah tersebut akan berubah jadi kawasan pemukiman.

“Sembilan puluh persen diperkirakan lahan sawan di Desa Pameuntasan sudah jatuh ke tangan investos,hal tersebut berdampak terhadap kondisi warga Desa Pameuntasan,yang dulunya sebagai tuan tanah kini jadi petani penggarap.”Ujar Kades Pameuntasan, H. Suganda di Kantor Desa Pameuntasan belum lama ini.

Permasalahan kedua yang dihadapi pemerintahan Desa Pameuntasan adalah masalah sampah. Menurut Kades pihaknya belum memiliki tempat pembuangan atau tempat pengolahan sampah. Diakuinya, sampah di Desa Pameuntasan belum dikelola dengan baik.

“Kami mencoba mengajukan proposal ke dinas terkait keinginan kami ingin memiliki tempat pembuangan atau tempat pengelolaan sampah,” Tandas Kades.***
(LG/CLN)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: Bandungpameuntasan
Previous Post

Ciamis Raih Tiga Penghargaan Platform Merdeka Belajar dari BBPMP

Next Post

Ketua Komisi C Kabupaten Bandung Akhiri Reses di Desa Marteng, Berterimakasih Kepada Warga

Related Posts

Kades Mandalahaji Bangga Warganya Senang dan Gembira Dapat Bantuan BLTS – Kesra
deNews

Kades Mandalahaji Bangga Warganya Senang dan Gembira Dapat Bantuan BLTS – Kesra

Kamis, 1 Januari 2026
Kabupaten Bandung Raih Juara 2 dan 3 Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat
deNews

Kabupaten Bandung Raih Juara 2 dan 3 Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat

Rabu, 31 Desember 2025
Bupati Bandung Komitmen Perkuat Kaderisasi  Ulama Desa untuk Pemulasaraan Jenazah
Kalam

Bupati Bandung Komitmen Perkuat Kaderisasi Ulama Desa untuk Pemulasaraan Jenazah

Selasa, 30 Desember 2025
Sambut Tahun Baru 2026, Pemdes Bumiwangi Gelar Tabligh Akbar
GerbangDesa

Sambut Tahun Baru 2026, Pemdes Bumiwangi Gelar Tabligh Akbar

Sabtu, 27 Desember 2025
deBisnis

Ini Besaran UMK 2026 se-Jawa Barat Beserta Daftar Kabupaten dan Kota

Rabu, 24 Desember 2025
DPMD Kabupaten Bandung Gelar Monev Bantuan Keuangan Desa di Kecamatan Pacet
deNews

DPMD Kabupaten Bandung Gelar Monev Bantuan Keuangan Desa di Kecamatan Pacet

Rabu, 24 Desember 2025

ADVERTISEMENT

DeepReport

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Ketua Panitia HPN 2025 PWI Kabupaten Bandung Edi Kusnaedi.

Seminar Kehumasan PWI Kabupaten Bandung, Begini Harapan Ketua Panitia

Selasa, 20 Mei 2025
Tampilan e-KTP atas nama Dedi dengan status perkawinan cerai hidup padahal belum ada akta cerai yang menjadi polemik, karena klaim BPJS Ketenagakerjaan jadi sulit dicairkan.

Camat Cilaku Dipandang Tak Serius Sikapi Polemik e-KTP Resmi Status Abal-Abal

Minggu, 18 April 2021

Atalia Praratya Kamil Kunjungi Korban Susur Sungai di Ciamis

Minggu, 17 Oktober 2021

Masyarakat Cimaragas Usulkan Lahan Eks Kecamatan Pangatikan Jadi Kantor Desa, Sekda Garut : Dikaji Dulu

Selasa, 9 September 2025

Pemdes Sukatani Upayakan Warga Terima Bantuan Dari Berbagai Pintu, Bukan Dengan Dipotong

Minggu, 17 Mei 2020

Sengkarut Politik Desa Sindangraja Berbuntut Kantor Desa Digembok, Pelayanan Umum Terganggu?

Selasa, 4 Mei 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste