Dejurnal.com, Garut – Sebuah kios yang berjualan ciki di pasar Bayongbong Garut, Jawa Barat terbakar pada Jumat pagi (30/6/2023).
Diketahui kios ciki yang terbakar pada pukul 03.49 WIB tersebut milik Endang. “Informasi pukul 03.49 WIB, saksi yang melihat, api tiba-tiba sudah besar di kios ciki tersebut,” kata Dani, Kepala Seksi Operasi Disdamkar Garut, Jumat (30/6/2023).
Indra menambahkan, jarak tempuh ke TKP sekitar 14 KM dan dalam waktu 19 menit, kendaraan Dinas Damkar Garut sudah tiba di TKP untuk memadamkan api dibantu warga sekitar dan pukul 05.00 WIB api berhasil dipadamkan.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dalam kejadian kebakaran tersebut ditandai ada suara letupan yang cukup keras sehingga api langsung merembet ke sejumlah kios yang ada di lokasi kejadian.
“Regu 2 Mako dan Pos Sektor Cikajang meluncurkan 3 unit pemadam diantaranya 1 unit kendaraan Pemadam Pancar, 1 Unit kendaraan Pemadam Supply dan 1 unit kendaraan Pemadam Pancar milik Pos Sektor Damkar Cikajang dan kami melakukan pemadaman di TKP dengan menggunakan pola 4 A” ungkapnya.
Ia menjelaskan api cepat dikendalikan, sehingga tak merembet ke kios lain. Sementara kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.
“Jenis bangunan semi permanen, perkiraan nominal kerugian Rp 500 jutaan. Jadi kios yang terselamatkan di bagian samping kiri kios plastik, di bagian depan kios gula merah, di bagian belakang gudang plastik,” tambahnya.
Saat insiden kebakaran, sejumlah kios di pasar tersebut belum buka, sehingga belum diketahui secara persis api berasal dari mana.
“Belum (tahu api dari mana), karena saat pertama ditemukan terbakar kios masih tutup, dan saksi melihat api sudah besar,” tutupnya.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja pemilik kios ciki yang terbakar di Pasar Bayongbong Garut diperkirakan merugi hingga Rp 500 juta.***Red