• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Januari 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Budaya

Jamasan Pusaka Galuh, Ngamumule Warisan Budaya Ciamis

bydejurnalcom
Rabu, 25 September 2024
Reading Time: 3 mins read
Jamasan Pusaka Galuh, Ngamumule Warisan Budaya Ciamis
ShareTweetSend

Dejurnal.com, CIAMIS – Tradisi Jamasan (Tradisi membersihkan benda-benda pusaka) Kerajaan Galuh menjadi tradisi budaya rutin di Tatar Galuh Ciamis. Khususnya, digelar setiap tahun di bulan Rabiul Awal atau Maulud. Kali ini, Tradisi Jamasan berlangsung di Situs Jambansari Ciamis. Selasa (24/09/2024)

Benda-benda pusaka peninggalan Kerajaan Galuh yang disimpan di Museum Galuh Pakuan (Pendopo Selagangga) di Jalan K.H Ahmad Dahlan, Kecamatan Ciamis ini diarak oleh para Keturunan Kerajaan Galuh dari Museum ke Jambansari.

Sebelum prosesi Jamasan dimulai, semua Keturunan Kerajaan Galuh menggelar doa bersama di halaman Makam Raden Adipati Aria Kusumadiningrat Bupati Ciamis ke-16 yang memerintah dari tahun 1839-1886. Setelah itu, barulah benda-benda pusaka peninggalan Kerajaan Galuh itu dibersihkan. Pada Jamasan kali ini hanya 8 benda pusaka inti yang dibersihkan. Terdiri dari Keris Betok, tumbak, keris,dan pedang.

BacaJuga :

Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet

Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

Kedelapan benda pusaka tersebut satu persatu dibersihkan oleh petugas dengan air yang diambil dari 8 sumber mata air, yaitu dari Air Salawe, Air Pulau Majeti, Air Panjalu, Air Gunung Padang, Air Karang Kamulyan, Air Putrapingan, Air Imbanagara dan Air Jambansari. Adapun prosesinya selesai dibersihkan dengan air lalu dikeringkan dengan di lap menggunakan wewangian dan seterusnya di asapi dengan dupa lalu disimpan kembali ketempat penyimpanan.

Ketua Yayasan Kusumadiningrat, Adi Garjita menyampaikan tradisi Jamasan merupakan agenda khusus bagi keluarga Raden Adipati Arya kusumadiningrat setiap tahun di bulan Maulud untuk merawat bendahara pusaka.

“Pertama memang tradisi Jamasan ini untuk ajang kita bisa bersitulahturahmi dengan warga Tatar Galuh dan juga kita merawat barang-barang peninggalan Kerajaan Galuh,” ujarnya.

Dikatakan Adi tradisi juga bentuk dari ngamumule merawat benda pusaka dan melestarikan budaya warga Tatar Galuh Ciamis. Pelestarian kebudayaan ini juga merupakan amanat undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan,

“Tradisi Jamasan juga merupakan kekayaan tradisi budaya yang memiliki nilai filosofis tinggi. Maka, tradisi ini juga terpelihara sebagai investasi budaya supaya anak cucu kita mengetahui ternyata di Tatar Galuh ini masih banyak budaya yang harus kita lestarikan,” ujarnya.

Adi juga berharap dirinya dan beberapa tokoh kebudayaan lainnya bisa bersinergi dengan pemerintah daerah untuk lebih intens lagi dalam masalah kebudayaan.

“Sinergitas antara Pegiat Kebudayaan dan Pemerintah harus terjalin, agar tercipta masyarakat Tatar Galuh yang menjunjung tinggi kearifan lokal dan nilai budaya. Karena sudah menjadi ciri khas dari Galuh itu sendiri,” harapnya

Sementara itu Sekretaris Dinas (Sekdis) Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Budpora) Rd. Ega Anggara Al Kautsar, SH., MM mengapresiasi kegiatan Jamasan sebagai bentuk ngamumule budaya adat tradisi yang harus tetap terpelihara.

“Dengan memelihara adat tradisi atau ritual budaya yang ada di Jambansari ini minimal masyarakat Ciamis mengetahui sejarah Galuh atau Ciamis yang cukup panjang sehingga nanti akan menjadi sebuah kebanggaan dan motivasi untuk generasi mendatang” ucapnya.

Ega menjelaskan Ciamis dikatakan kota seribu situs karena hampir seluruh pelosoknya ada kabuyutan dan di bulan Maulud banyak kegiatan-kegiatan ritual budaya tradisi yang dilakukan bukan hanya Jamasan Jambansari.

“Sebenarnya tradisi atau ritual kebudayaan seperti ini adalah sumber kekayaan dan sebuah aset Ciamis yang harus terus dikembangkan, Isyaallah dari Pemerintah Daerah akan terus mendorong masyarakat untuk melestarikan budaya ya,” katanya

Ega pun menekankan pelestarian budaya tersebut tidak memiliki makna lain hanya ngamumule (budaya) saja. Bukan migusti (menuhankan) tapi mupusti (melestarikan).

“Kita hanya mengambil nilai-nilai intisari dari hal-hal baik yang sudah diberikan sebagai simbol dan sebuah identitas yang harus coba dikaji untuk diterjemahkan dalam proses kehidupan kekinian,” pungkasnya.

Kegiatan Jamasan ini dihadiri oleh Keluarga Keraton Galuh itu sendiri, Kabuyutan-kabuyutan, para siswa, dari unsur Forkompinda antara lain dari Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan, BPBD, Disbudpora, dna lainnya.(Nay)**

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Mulai Besok Bupati Dadang Supriatna Cuti Masa Kampanye

Next Post

Dicekoki Miras, Siswi MTs Ciamis Diduga Jadi Korban Rudapaksa Siswa SMA

Related Posts

Pedagang Lokasana Pertanyakan Data Dishub, Klaim 299 Pengunjung Dinilai Tak Sesuai Fakta Lapangan
deNews

Pedagang Lokasana Pertanyakan Data Dishub, Klaim 299 Pengunjung Dinilai Tak Sesuai Fakta Lapangan

Senin, 5 Januari 2026
Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang
deNews

Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang

Senin, 5 Januari 2026
Budaya

Dalang Khanha Giri Harja 2 Putu di Bulan Perdana 2026 Baru Punya Tiga Agenda Manggung

Senin, 5 Januari 2026
Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet
deNews

Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet

Senin, 5 Januari 2026
Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih
deNews

Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih

Minggu, 4 Januari 2026
27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis
GerbangDesa

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

Minggu, 4 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

KabarDaerah

Receh Jadi Berkah: Baznas Ciamis Himpun Rp7 Miliar dari Kencleng Warga Desa

Kamis, 24 April 2025

Amuk Massa Nelayan Pangandaran Mereda di Tangan Kapolres

Kamis, 24 Juli 2025

Komisi IV DPRD Purwakarta Terima Naskah Usulan Guru MGMP Bahasa Sunda

Kamis, 10 Februari 2022

48 Desa Tercepat Pelunasan PBB Mendapatkan Kado Dari Pemkab dan Bapenda di Hari Jadi Ciamis Ke-383

Rabu, 11 Juni 2025
Ketua GIPS, Ade Sudrajat

GIPS Ingatkan Revisi RTRW Garut Jangan Dijadikan Celah Melegalkan Pelanggaran Tata Ruang

Senin, 15 Desember 2025

Dorong Transformasi Digital Layanan Publik, Disdukcapil Ciamis Gencarkan Perekaman e-KTP untuk Pelajar

Kamis, 22 Mei 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste