• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Juli 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Aliansi Mahasiswa Ciamis Bersatu Gelar Aksi Tuntut Kinerja BPS Ciamis

bydejurnalcom
Rabu, 2 Oktober 2024
Reading Time: 2 mins read
Foto: Ist/ Aliansi Mahasiswa Ciamis Bersatu Melakukan Aksi Menuntuk Kinerja BPS Ciamis Dalam Pengolahan Dan Keakuratan Data

Foto: Ist/ Aliansi Mahasiswa Ciamis Bersatu Melakukan Aksi Menuntuk Kinerja BPS Ciamis Dalam Pengolahan Dan Keakuratan Data

ShareTweetSend

CIAMIS,- Aliansi Mahasiswa Ciamis Bersatu melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Ciamis, Selasa (01/10/2024).

Para pengunjuk rasa meminta BPS untuk segera memperbaiki pengelolaan dan pengolahan data yang menurut mereka tidak sinkron antara pemerintah pusat dan daerah

Foto: Aliansi Mahasiswa Ciamis Bersama Saat menyampaikan Orasinya dalam Aksi di BPS Ciamis
Foto: Aliansi Mahasiswa Ciamis Bersama Saat menyampaikan Orasinya dalam Aksi di BPS Ciamis

Korlap Aksi, Ipan Soparudin Jauharidan (Ije) mengatakan BPS sebagai organ institusi pemerintah yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan, pengolahan dan penyusunan data yang berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap pemerintah pusat maupun masyarakat, sudah seharusnya mempunyai data yang akurat dan real.

BacaJuga :

Tim BAZNAS Kabupaten Bandung Evakuasi Seorang Penderita TBC dari Ruang Sempit

Sekolah Inklusi di Kabupaten Bandung Sudah Mendesak, Kata Ketua Komisi D DPRD Cecep Suhendar

Komitmen Kelurahan Sukamentri Wujudkan Zero Stunting, Penguatan Kader Posyandu dan PHBS Jadi Prioritas

Menurutnya, data BPS tidak menjadi tolak ukur atau dasar bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan seakan-akan tidak bermanfaat karena data kependudukan dilaksanakan oleh Kemendagri di pusat. Untuk data kemiskinan dilakukan oleh Kemensos di pusat, dan daerah.

“Sekarang setiap dinas teknis itu mempunyai data sendiri, lalu untuk apa data BPS dilakukan,” ungkapnya.

Ije pun mengungkapkan, jika BPS menggunakan anggaran yang sangat besar dalam melakukan sensus dan survei yang dilakukan oleh BPS dengan hal tersebut maka mereka meminta untuk dilakukan audit.

Dalam melakukan sensus serta survei BPS menggunakan anggaran pemerintah yang sangat besar, awalnya itu dari pajak masyarakat harusnya ada sinkronisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam bentuk data baik itu data untuk kemiskinan maupun data kependudukan lainnya.

“Kita ketahui setiap beberapa tahun sekali itu selalu ada sensus dan survei yang menggunakan anggaran yang sangat besar dari BPS sedangkan fakta di lapangan jika ada bantuan dari pusat itu menggunakan data-data yang lama tidak menggunakan data yang baru, kejadian terakhir kemarin di lapangan adalah banyak bantuan-bantuan seperti orang yang sudah meninggal tapi masih menerima bantuan tetapi dasarnya itu menggunakan data BPS lalu untuk apa data BPS yang dilakukan setiap beberapa tahun sekali itu nah makanya ini harus segera di audit,” tegasnya.

Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Ciamis Bersatu berencana akan melanjutkan aksi dengan jumlah massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak segera direspon.

Menanggapi aksi unjuk rasa tersebut, Kepala BPS Ciamis, Dadang Darmansyah, menyambut massa dengan sikap terbuka. Ia menyatakan bahwa pihaknya menghormati setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat.

“Kami menghormati dan menyambut mereka dengan ramah. Bahkan, kami sudah siapkan aula untuk berdiskusi dengan tenang dan nyaman. Ini ekspresi kepedulian terhadap data, semakin banyak yang peduli, kualitas data kita semakin baik,” ujarnya

Terkait tudingan adanya kesalahan dalam pengelolaan data, Dadang menjelaskan bahwa BPS hanya bertugas sebagai penyedia data, sementara penggunaannya berada di bawah kewenangan instansi lain.

“Data terkait penanggulangan kemiskinan misalnya, setelah dikumpulkan, data diserahkan ke pusat dan penggunaannya berada di bawah kewenangan Kemendagri atau dinas terkait,” jelasnya.

Dadang juga mengakui bahwa dalam proses statistik selalu ada kemungkinan error, tetapi kesalahan tersebut diminimalisir melalui metode validasi yang ketat.

“Kalau ada error, itu wajar. Yang tidak boleh itu bohong. Kami selalu berusaha meminimalkan error, tapi margin error selalu ada dalam statistik,” tambahnya.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam melaporkan ketidaktepatan data ke dinas terkait agar bisa dilakukan perbaikan.

“Jika ada kesalahan sasaran bantuan, bisa dilaporkan ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya (Nay)**

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Galakkan Pertanian Ramah Lingkungan DPKP Ciamis Gelar Penyuluhan

Next Post

Pemkab Bandung Monitoring Puskesmas Lapangan dan Pembongkaran Tenda Pengungsi

Related Posts

Ketua DPW PAN Jawa Barat Optimistis Target “Jabar 100 Persen” Dapat Tercapai
deNews

Ketua DPW PAN Jawa Barat Optimistis Target “Jabar 100 Persen” Dapat Tercapai

Selasa, 7 Juli 2026
Tanggapi Provinsi Jabar Ganti Nama, Ketua DPW PAN Jawa Barat Ahmad Najib Qodratullah : Sunda Tak Lagi Hanya Dipahami Sebagai Identitas Etnis
deNews

Tanggapi Provinsi Jabar Ganti Nama, Ketua DPW PAN Jawa Barat Ahmad Najib Qodratullah : Sunda Tak Lagi Hanya Dipahami Sebagai Identitas Etnis

Selasa, 7 Juli 2026
Hadiri Rakerda DPD PAN Se Kabupaten Bandung Bupati Sampaikan Ini
deNews

Hadiri Rakerda DPD PAN Se Kabupaten Bandung Bupati Sampaikan Ini

Selasa, 7 Juli 2026
Tim BAZNAS Kabupaten Bandung  Evakuasi Seorang Penderita TBC dari Ruang Sempit
deNews

Tim BAZNAS Kabupaten Bandung Evakuasi Seorang Penderita TBC dari Ruang Sempit

Selasa, 7 Juli 2026
Sekolah Inklusi di Kabupaten Bandung Sudah Mendesak, Kata Ketua Komisi D DPRD Cecep Suhendar
deNews

Sekolah Inklusi di Kabupaten Bandung Sudah Mendesak, Kata Ketua Komisi D DPRD Cecep Suhendar

Selasa, 7 Juli 2026
Komitmen Kelurahan Sukamentri Wujudkan Zero Stunting, Penguatan Kader Posyandu dan PHBS Jadi Prioritas
deNews

Komitmen Kelurahan Sukamentri Wujudkan Zero Stunting, Penguatan Kader Posyandu dan PHBS Jadi Prioritas

Selasa, 7 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Gantikan Almarhumah Hj. Tiktik Kartika Khoiril Anwar Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bandung

Senin, 27 Oktober 2025

Perumda Tirta Galuh Ciamis Tanam 1.000 Pohon dalam Rangka Hari Jadi ke-37  

Selasa, 30 September 2025

GNPK RI Garut : Ada Bau Tak Sedap Dalam Pelaksanaan Proyek Penataan Wisata Situ Bagendit

Jumat, 19 Maret 2021

Laksanakan TKA PKBM Hidayah Galuh Ciamis Dorong Siswa Miliki Sertifikat Kompetensi

Minggu, 9 November 2025

Guru Lulusan PPG Garut Mengadu ke DPRD : Kami Sudah Bersertifikat, Tapi Tak Diakui Sistem

Kamis, 6 November 2025

Pembangunan Pasar Inpres Pagaden Kabupaten Subang Rampung Akhir Bulan Agustus 2024

Rabu, 24 Juli 2024

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste