• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, April 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Bupati Garut Serukan Gerakan Mitigasi Lingkungan Terpadu untuk Cegah Bencana Alam

bydejurnalcom
Senin, 26 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
Bupati Garut Serukan Gerakan Mitigasi Lingkungan Terpadu untuk Cegah Bencana Alam

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah.

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Pemerintah Kabupaten Garut semakin memperkuat komitmen dalam upaya pencegahan bencana alam melalui pendekatan mitigasi lingkungan yang terstruktur dan masif. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (26/1/2026).

Dalam arahannya, Bupati Garut menegaskan bahwa kerusakan lingkungan menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko bencana alam, seperti longsor, banjir, dan tanah bergerak. Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan wilayah, mulai dari Camat hingga Kepala Desa, untuk memperkuat peran aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengintensifkan langkah-langkah mitigasi bencana secara berkelanjutan.

Menurutnya, mitigasi bukan sekadar program seremonial, melainkan ikhtiar nyata yang harus dijalankan secara konsisten demi melindungi keselamatan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa bencana tidak hanya terjadi karena faktor alam semata, tetapi juga akibat ulah manusia yang merusak keseimbangan lingkungan.

BacaJuga :

Halal Bihalal Pendidikan Ciamis, Bupati Herdiat Ajak Guru Tetap Semangat Dalam Keterbatasan 

Fokus Perbaiki Pengelolaan Sampah, DPRKPLH Ciamis Tertibkan TPS Bermasalah

Dukung MBG, Disnakkan Ciamis Jamin Pasokan Telur, Ayam dan Daging Aman

“Kita tidak boleh hanya bersandar pada takdir (Qudrah dan Iradah Allah SWT), lalu bersikap pasif. Justru itu harus dibarengi dengan ikhtiar maksimal. Pencegahan adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Bupati Garut secara khusus menyoroti fenomena alih fungsi lahan yang terjadi di sejumlah wilayah, terutama kawasan hutan dan perbukitan yang sebelumnya memiliki tegakan pohon keras dengan sistem perakaran kuat. Perubahan fungsi tersebut dinilai sangat berbahaya karena tanaman pengganti umumnya tidak memiliki kemampuan mengikat tanah secara optimal, sehingga meningkatkan potensi terjadinya longsor dan banjir.

“Salah satu yang diduga menjadi penyebab bencana kemarin adalah alih fungsi lahan. Kalau kita tidak hati-hati, bukan tidak mungkin bencana serupa terjadi di wilayah kita. Ini harus jadi pelajaran serius,” ujarnya.

Ia pun meminta para Camat dan Kepala Desa untuk tidak lelah melakukan edukasi kepada masyarakat, baik melalui pendekatan persuasif, sosialisasi langsung, maupun kebijakan konkret di tingkat desa.

“Saya minta Camat dan Kepala Desa tidak bosan-bosannya menghimbau, mengajak, bahkan bila perlu memerintahkan warga untuk menjaga lingkungan. Jangan merusak alam. Jangan menunggu ada bencana atau korban dulu baru kita bergerak,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Garut juga mendorong perubahan pola pikir dalam penggunaan anggaran, agar tidak hanya difokuskan pada penanganan pascabencana, tetapi lebih diarahkan pada pencegahan dan mitigasi sejak dini.

“Lebih baik dana itu dikumpulkan dan diupayakan untuk mitigasi pencegahan. Ini mohon jadi pengingat bagi kita semua. Jaga lingkungan kita sebelum alam ‘menegur’ kita,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Garut dalam waktu dekat akan meluncurkan gerakan penanaman pohon keras secara masif di berbagai wilayah rawan bencana. Program ini dirancang sebagai upaya rehabilitasi lingkungan sekaligus penguatan daya dukung alam terhadap potensi bencana.

“Dalam waktu dekat kita akan banyak menghimbau untuk melakukan penanaman pohon-pohon keras. Insyaallah bibitnya sudah bisa kita dapatkan, saya sudah berkomunikasi dengan lembaga terkait,” pungkasnya.

Melalui gerakan ini, Pemkab Garut berharap tercipta kesadaran kolektif antara pemerintah dan masyarakat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga investasi jangka panjang untuk keselamatan generasi mendatang.***Willy/Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha Pariwisata, Garut Siapkan Arah Baru Pengembangan Wisata Berbasis Event dan UMKM

Next Post

Bupati Bandung Turut Belasungkawa Atas Bencana Longsor di KBB

Related Posts

Aksi Cepat Muspika! Warung Penjual Obat Terlarang di Pagaden Ditutup Mendadak
Hukum dan Kriminal

Aksi Cepat Muspika! Warung Penjual Obat Terlarang di Pagaden Ditutup Mendadak

Selasa, 7 April 2026
Polres Subang Ungkap Kasus Pestisida Palsu,Ribuan Produk Disita,Tiga Orang Tersangka Diamankan
deNews

Polres Subang Ungkap Kasus Pestisida Palsu,Ribuan Produk Disita,Tiga Orang Tersangka Diamankan

Selasa, 7 April 2026
Razia dan Tes Urine Lapas Ciamis, Semua Negatif Narkoba
deNews

Razia dan Tes Urine Lapas Ciamis, Semua Negatif Narkoba

Selasa, 7 April 2026
Halal Bihalal Pendidikan Ciamis, Bupati Herdiat Ajak Guru Tetap Semangat Dalam Keterbatasan 
deNews

Halal Bihalal Pendidikan Ciamis, Bupati Herdiat Ajak Guru Tetap Semangat Dalam Keterbatasan 

Selasa, 7 April 2026
Fokus Perbaiki Pengelolaan Sampah, DPRKPLH Ciamis Tertibkan TPS Bermasalah
deNews

Fokus Perbaiki Pengelolaan Sampah, DPRKPLH Ciamis Tertibkan TPS Bermasalah

Selasa, 7 April 2026
Dukung MBG, Disnakkan Ciamis Jamin Pasokan Telur, Ayam dan Daging Aman
deNews

Dukung MBG, Disnakkan Ciamis Jamin Pasokan Telur, Ayam dan Daging Aman

Selasa, 7 April 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

KabarDaerah

Tindaklanjuti Edaran Mendagri, Bupati Purwakarta Tegaskan Tak Ada Open House Lebaran

Sabtu, 8 Mei 2021

Seorang Pria Jatuh Ke Dalam Sumur Sedalam 12 Meter di Rancabungur Bogor

Senin, 16 Januari 2023
Ceng Aam

Isi Maklumat Ramadan, Dibalik Aksi Razia Warung di Garut Berujung Ricuh lalu Viral

Selasa, 11 Maret 2025

Komunitas GACCOR Siap Jadikan Ciamis Menuju Kabupaten Organik

Selasa, 20 Mei 2025

Tertipu Investasi Bodong Berkedok MBG, Warga Ciamis Rugi Rp25 Juta

Rabu, 15 Oktober 2025

Milangkala Kabupaten Bandung Ke- 384 Pemcam Majalaya Gelar Seni Budaya, Unjuk Kabisa

Kamis, 8 Mei 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste