Dejurnal.com, CIAMIS. Euforia kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand terasa hingga kawasan depan Stadion Galuh Ciamis, Senin malam, (05/10/2026).
Ribuan warga yang mengikuti nonton bareng (nobar) larut dalam kegembiraan setelah skuad Garuda memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia memastikan kemenangan setelah menundukkan Thailand melalui adu penalti. Setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit, Garuda akhirnya menang 4-2 dalam babak tos-tosan.
Kemenangan tersebut langsung disambut sorak-sorai warga yang sejak awal memadati kawasan depan Stadion Galuh.
Teriakan, tepuk tangan dan kibaran atribut merah putih pecah begitu tendangan penentu memastikan Indonesia mengangkat trofi.
Namun, di balik kemeriahan kemenangan Garuda, ada pemandangan lain yang turut menarik perhatian.
Sejumlah Teman Tuli dan penyandang disabilitas ikut berbaur bersama masyarakat dalam kegiatan nobar tersebut.
Kegiatan nonton bareng bersama Bupati Ciamis menjadi momen kebersamaan antara pemerintah daerah, masyarakat dan Teman Disabilitas.
Mereka berada dalam ruang yang sama, menyaksikan pertandingan dan menikmati euforia kemenangan tanpa sekat.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ciamis turut hadir di tengah masyarakat.
Suasana berlangsung cair, dengan warga dan jajaran pemerintah daerah menyaksikan pertandingan dari kawasan yang sama.
Ketua DPC Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Ciamis, Aris, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut bersama sejumlah Teman Tuli.
Menurutnya, suasana nobar yang berlangsung tanpa sekat menunjukkan pentingnya kesetaraan dan kebersamaan dalam ruang publik.
“Senang dan bangga bisa melihat Bupati Ciamis duduk bersama Teman Disabilitas tanpa ada sekat. Ini menunjukkan bahwa semua warga memiliki hak yang sama untuk berinteraksi dan menikmati kegiatan bersama,” ujar Aris.
Aris mengatakan, kehadiran Teman Tuli dalam kegiatan tersebut memang tidak dalam jumlah banyak. Sebagian lainnya tidak dapat mengikuti kegiatan karena kesibukan dan memilih pulang.
“Betul, tapi saya sama teman Tuli sedikit orang, ya, tanpa banyak-banyak,” katanya.
Ia berharap kebersamaan dan ruang inklusif seperti yang terlihat dalam kegiatan nobar tersebut dapat terus dilakukan dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Ciamis.
Menurutnya, keterlibatan penyandang disabilitas dalam kegiatan publik bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga bagaimana mereka mendapatkan ruang yang sama untuk berinteraksi dan menjadi bagian dari masyarakat.
Di sisi lain, Aris berharap aspek aksesibilitas bagi Teman Tuli dan penyandang disabilitas terus mendapat perhatian dalam berbagai kegiatan publik di Kabupaten Ciamis.
Ia mengatakan DPC Gerkatin Ciamis berencana melakukan audiensi dengan Bupati Ciamis. Sebelumnya, Gerkatin juga telah melakukan audiensi dengan Kapolres Ciamis di Mapolres Ciamis.
Dalam audiensi tersebut, kata Aris, pihak kepolisian turut memberikan perhatian terhadap kebutuhan aksesibilitas bagi Teman Tuli.
“Sudah audiensi dengan Bapak Kapolres Ciamis di kantor Polres Ciamis. Ada bareng Bapak Kapolres memberikan aksesibilitas,” katanya.
Aris juga menyoroti penyampaian informasi mengenai aksesibilitas dalam kegiatan publik. Menurutnya, informasi tersebut penting disampaikan secara terbuka sejak awal agar Teman Tuli maupun penyandang disabilitas lainnya mengetahui bahwa mereka dapat ikut berpartisipasi.
Ia menyebut poster kegiatan nobar yang diunggah melalui Instagram pemerintah daerah Ciamis belum mencantumkan keterangan khusus mengenai akses atau keterbukaan kegiatan bagi penyandang disabilitas dan Teman Tuli.
Meski demikian, sejumlah Teman Tuli tetap hadir dan berbaur bersama masyarakat di depan Stadion Galuh.
Bagi Gerkatin, keterbukaan informasi mengenai aksesibilitas sejak awal dapat memberikan kepastian sekaligus membuat penyandang disabilitas lebih nyaman ketika hendak mengikuti kegiatan masyarakat.
Sementara itu, kemeriahan nobar semakin terasa setelah Indonesia memastikan kemenangan. Warga yang sebelumnya tegang mengikuti pertandingan langsung meluapkan kegembiraan.
Bupati Herdiat juga membagikan doorprize kepada penonton, salah satunya berupa jersey original PSGC Ciamis. Hadiah tersebut menambah semarak suasana di tengah warga yang masih larut dalam euforia kemenangan Garuda.
Nobar di depan Stadion Galuh akhirnya bukan hanya menjadi tempat masyarakat menyaksikan pertandingan.
Ruang publik tersebut mempertemukan warga dari berbagai latar belakang dalam satu suasana, termasuk Teman Tuli yang ikut berbaur di tengah kerumunan. (Nay Sunarti)



















